Jalan-Jalan ke China dan Korsel Kini Tak Perlu Ribet Tukar Uang di Money Changer
Nisrina - Thursday, 22 January 2026 | 01:15 PM


Kabar gembira bagi para pelancong Indonesia yang hobi wara-wiri ke Asia Timur, khususnya China dan Korea Selatan. Mulai kuartal pertama tahun 2026, Anda tidak perlu lagi pusing memikirkan sisa uang receh mata uang asing sepulang liburan. Bank Indonesia atau BI telah memastikan bahwa sistem pembayaran QRIS akan segera berlaku penuh di kedua negara tersebut dalam waktu dekat.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari ekspansi agresif layanan QRIS antarnegara yang sebelumnya sudah sukses diterapkan di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang. Targetnya sangat jelas yakni mempermudah warga Indonesia untuk bertransaksi secara digital tanpa harus menukar uang tunai di money changer yang sering kali memiliki nilai tukar kurang bersahabat.
Bayangkan kenyamanan saat Anda ingin membeli jajanan kaki lima di Myeongdong atau suvenir di Shanghai tanpa perlu repot menghitung uang kembalian. Anda cukup membuka aplikasi mobile banking atau dompet digital dari ponsel, memindai kode QR yang tersedia di kasir, dan transaksi selesai dalam hitungan detik. Saldo Rupiah di rekening Anda akan otomatis terpotong sesuai dengan nilai tukar saat itu secara real-time.
Kerja sama ini tidak hanya menguntungkan wisatawan Indonesia yang bepergian ke luar negeri, tetapi juga sebaliknya. Turis dari China dan Korea Selatan yang berkunjung ke Bali atau Yogyakarta juga bisa menggunakan aplikasi pembayaran negara asal mereka untuk memindai QRIS di warung-warung lokal kita. Ini adalah simbiosis mutualisme yang akan mendongkrak devisa pariwisata sekaligus memberdayakan UMKM di tanah air agar lebih melek digital.
Sistem yang mendasari kemudahan ini dikenal dengan nama Local Currency Transaction atau LCT yang mengurangi ketergantungan pada mata uang Dolar Amerika Serikat. Dengan skema ini, transaksi dikonversi langsung antara Rupiah dengan Yuan atau Won, sehingga biaya administrasi bisa ditekan menjadi lebih murah dan efisien bagi kedua belah pihak.
Bank Indonesia sendiri menargetkan volume transaksi QRIS mencapai angka fantastis sebesar 17 miliar transaksi pada tahun 2026 dengan jangkauan kerja sama hingga delapan negara mitra. Ekspansi ke China dan Korea Selatan ini hanyalah awal dari visi besar untuk menyatukan sistem pembayaran di kawasan Asia di bawah satu standar yang praktis.
Jadi bagi Anda yang sudah merencanakan liburan musim semi ke Negeri Ginseng atau Tembok Besar, siapkan aplikasi pembayaran Anda dari sekarang. Era dompet tebal berisi uang kertas asing sudah mulai ditinggalkan, berganti dengan kemudahan satu genggaman ponsel yang membuat pengalaman traveling jadi jauh lebih ringan dan menyenangkan.
Next News

Bosan Main Monopoli yang Itu-itu Aja? Cobain 6 Edisi Unik Ini Biar Nongkrong Gak Garing
3 days ago

Gak Perlu Malu Lagi! Cara Tenxi Mengubah Dangdut Jadi "Swag" dan Mendunia
3 days ago

Warna Pink dalam Perspektif Sejarah: Dari Simbol Maskulinitas hingga Identitas Feminitas
4 days ago

Mengapa Sebagian Orang Justru Mengantuk Setelah Minum Kopi?
4 days ago

Fenomena Efek Proust: Ketika Aroma Menghidupkan Kembali Kenangan
4 days ago

Dilema Lemari Penuh: Strategi Mengelola Pakaian Lama agar Tetap Bernilai Guna
4 days ago

Bedah House Music: Fondasi Ritmis di Balik Estetika Lagu K-pop yang Adiktif
4 days ago

Asal Usul Pepatah "An Apple a Day Keeps the Doctor Away"
4 days ago

Mengapa Bayi Perlu Menangis Saat Baru Lahir?
4 days ago

Mengapa Wanita Menjadi Lebih Sensitif Saat Menstruasi?
7 days ago




