Dia Naksir atau Cuma Ramah? Cek Tanda-Tandanya Biar Gak Geer Duluan
Refa - Tuesday, 30 December 2025 | 01:00 PM


Fase pendekatan atau PDKT sering kali menjadi fase paling membingungkan. Di satu sisi hati rasanya berbunga-bunga tiap kali notifikasi pesan darinya muncul, tapi di sisi lain otak dipenuhi tanda tanya besar. "Ini dia beneran suka, atau emang aslinya ramah ke semua orang?"
Salah menafsirkan kode bisa berakibat fatal. Kalau terlalu agresif padahal dia cuma anggap teman, kamu bisa malu dan merusak pertemanan. Tapi kalau terlalu pasif padahal dia nunggu respons, kamu bisa kehilangan kesempatan. Sebelum kamu terlanjur baper (bawa perasaan) terlalu jauh, mari kita bedah tanda-tanda halus yang membedakan antara ketertarikan romantis dan keramahan biasa.
Dia Ingat Hal Kecil yang Kamu Lupakan
Teman biasa mungkin ingat hari ulang tahunmu karena notifikasi Facebook. Tapi seseorang yang naksir kamu akan mengingat detail-detail remeh yang pernah kamu ucapkan sambil lalu. Misalnya, dia ingat kalau kamu gak suka daun bawang di mie ayam, dia ingat nama kucingmu, atau dia ingat band indie antah berantah yang pernah kamu rekomendasikan minggu lalu.
Ini menunjukkan bahwa saat kamu bicara, dia tidak sekadar mendengar, tapi menyimak. Otaknya menyimpan informasi tentangmu karena dia menganggap itu penting. Jika dia tiba-tiba membawakan kopi favoritmu dengan takaran gula yang pas tanpa kamu minta, itu bukan kebetulan. Itu adalah tanda dia memperhatikanmu lebih dari teman biasa.
Mencari Alasan untuk Tetap Terhubung
Perhatikan isi chat-nya. Kalau dia cuma menghubungi saat ada butuhnya saja (tugas, kerjaan, atau pinjam barang), kemungkinan besar itu murni profesional atau pertemanan. Namun, tanda ketertarikan muncul lewat pesan-pesan "sampah" yang sebenarnya tidak penting.
Dia akan mengirim meme lucu, foto makan siangnya, atau sekadar bertanya "lagi apa?" di jam-jam santai. Tujuannya bukan untuk bertukar informasi penting, melainkan hanya ingin mengobrol denganmu. Dia berusaha memperpanjang percakapan. Kalau obrolan sudah mau mati tapi dia melempar topik baru yang agak maksa, itu tandanya dia belum rela percakapan kalian berakhir.
Bahasa Tubuh yang "Mendekat"
Saat bertemu langsung, perhatikan bahasa tubuhnya. Secara psikologis, manusia akan memiringkan tubuhnya ke arah orang yang dia sukai. Dia akan menatap matamu sedikit lebih lama dari durasi kontak mata wajar teman biasa.
Tanda paling valid di era digital ini adalah soal HP. Jika saat bersamamu dia sering mengabaikan HP-nya, jarang membalas chat orang lain, dan fokus mendengarkan ceritamu, itu adalah sinyal emas. Di dunia di mana atensi kita gampang teralihkan, memberikan fokus penuh pada satu orang adalah bentuk ketertarikan yang paling jujur. Sebaliknya, kalau dia lebih asyik scroll TikTok saat kamu bicara, mundurlah perlahan.
Dia Ingin Tahu Statusmu
Orang yang naksir pasti ingin memastikan medannya aman. Dia akan mencari cara halus untuk mengetahui apakah kamu lagi dekat dengan orang lain atau tidak. Pertanyaannya mungkin tidak frontal seperti "Kamu jomblo gak?", tapi lebih terselubung.
Misalnya, dia memancing dengan candaan, "Malam minggu kok di rumah aja, pacarnya gak ngapel?" atau "Nanti dimarahin pacarmu lho kalau pulang malem." Dia sedang memancing responsmu. Dia berharap kamu menyangkal dan bilang kalau kamu single. Selain itu, dia mungkin mulai kepo soal tipe pasangan idealmu, sekadar untuk mengukur apakah dia masuk kriteria kamu atau tidak.
Next News

Kamu Kecewa Sama Dia… atau Sama Versi Dia di Kepalamu Sendiri?
2 days ago

Pacar Baru Kok Mirip Mantan? Ternyata Ini Ulah Otak Bawah Sadarmu
2 days ago

Menikah Itu Komitmen Seumur Hidup, Tapi Kenapa Banyak yang Terburu-buru?
2 days ago

Alasan di Balik Sulitnya Menyampaikan Isi Hati yang Sebenarnya
2 days ago

5 Love Languages Tak Lagi Soal Fisik, Ini Adaptasinya di Dunia Digital
4 days ago

“Cintai Diri Sendiri Sebelum Orang Lain”, Ini Makna yang Sering Disalahpahami
4 days ago

Jangan Salah Kirim, Ini Arti Sebenarnya di Balik Warna-warni Emoji Hati
4 days ago

Menghidupkan Kembali Romansa di Tengah Rutinitas dengan Kalimat Jenaka
4 days ago

People Pleaser Syndrome: Berhenti Bilang 'Iya' Saat Hatimu Berteriak 'Tidak', Ini Cara Menolak Tanpa Rasa Bersalah
10 days ago

Tanda-tanda Kamu Sering Memanipulasi Diri Sendiri Demi Menjaga Perasaan Orang Lain
10 days ago






