Ceritra
Ceritra Warga

Cara Ampuh Menghilangkan Plak Gigi Secara Alami dan Medis

Nisrina - Sunday, 15 February 2026 | 07:15 PM

Background
Cara Ampuh Menghilangkan Plak Gigi Secara Alami dan Medis
Ilustrasi plak gigi yang menumpuk (Shutterstock/)

Cobalah Anda raba permukaan gigi Anda menggunakan ujung lidah saat ini juga. Apakah permukaannya terasa halus dan licin atau justru terasa kasar bertekstur dan seperti ada lapisan lengket yang menempel. Jika Anda merasakan tekstur yang kasar dan lengket maka Anda sedang berhadapan dengan musuh utama kesehatan rongga mulut yaitu plak gigi.

Menurut tinjauan medis yang dilansir dari Alodokter plak adalah lapisan tipis lengket dan tidak berwarna yang terbentuk dari kumpulan jutaan bakteri bercampur dengan sisa sisa makanan serta air liur. Pembentukan plak adalah proses alami yang terjadi setiap hari di dalam mulut setiap manusia. Namun meskipun prosesnya alami membiarkan plak menumpuk tanpa dibersihkan adalah sebuah kesalahan fatal yang akan mengundang berbagai macam penyakit mulut.

Bakteri yang bersarang di dalam plak sangat menyukai sisa karbohidrat dan gula dari makanan yang kita konsumsi. Saat bakteri memakan sisa gula tersebut mereka akan menghasilkan zat asam. Asam inilah yang secara perlahan akan mengikis lapisan pelindung gigi luar atau enamel yang memicu gigi berlubang hingga peradangan gusi yang menyakitkan. Artikel ini akan membedah secara tuntas langkah langkah paling efektif untuk menghilangkan plak sebelum ia mengeras dan menghancurkan senyum indah Anda.

Mengenal Bahaya Tersembunyi Membiarkan Plak Menumpuk

Sebelum membahas solusinya sangat penting untuk memahami mengapa plak sangat berbahaya jika diabaikan. Plak yang baru terbentuk memiliki tekstur yang sangat lunak dan sebenarnya sangat mudah dihilangkan. Masalah besar akan muncul jika plak ini dibiarkan menempel di permukaan gigi selama lebih dari empat puluh delapan jam.

Bila tidak dibersihkan plak yang lunak tersebut akan menyerap mineral mineral yang terkandung di dalam air liur Anda. Proses mineralisasi ini akan membuat plak mengeras dan berubah wujud menjadi karang gigi atau yang dalam istilah medis disebut kalkulus. Berbeda dengan plak yang lunak karang gigi memiliki tekstur sekokoh batu karang dan menempel sangat erat pada permukaan gigi terutama di area batas antara gigi dan gusi.

Jika plak sudah berubah menjadi karang gigi Anda tidak akan bisa lagi menghilangkannya hanya dengan menyikat gigi sekeras apa pun di rumah. Karang gigi akan mendorong gusi ke arah bawah menyebabkan gusi mudah berdarah memicu bau mulut kronis hingga membuat gigi goyah dan tanggal sebelum waktunya. Oleh karena itu menghilangkan plak selagi masih lunak adalah kunci utama pencegahan.

Terapkan Teknik Menyikat Gigi yang Tepat dan Disarankan Dokter

Langkah pertama dan paling mendasar untuk menghilangkan plak adalah dengan menyikat gigi secara rutin. Namun rajin menyikat gigi saja tidak cukup jika teknik yang Anda gunakan masih salah. Banyak orang yang menyikat gigi dengan gerakan maju mundur secara kasar dan terburu buru. Teknik ini tidak hanya gagal mengangkat plak tetapi juga bisa merusak enamel dan melukai gusi.

Teknik menyikat gigi yang direkomendasikan oleh para dokter gigi adalah memosisikan bulu sikat pada sudut empat puluh lima derajat menghadap ke arah batas gusi. Lakukan gerakan memutar atau sirkular yang lembut pada setiap permukaan gigi. Sikatlah permukaan luar permukaan dalam yang menghadap lidah dan langit langit serta permukaan kunyah gigi secara merata.

Lakukan proses menyikat gigi ini minimal selama dua menit penuh setiap pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Gunakanlah pasta gigi yang mengandung fluoride karena zat ini sangat ampuh untuk memperkuat enamel dan memperbaiki kerusakan mikroskopis akibat serangan asam dari bakteri plak. Selain itu pastikan Anda menggunakan sikat gigi berbulu lembut dan rutin menggantinya setiap tiga hingga empat bulan sekali atau ketika bulunya sudah mulai mekar.

Wajib Membersihkan Celah Sempit Menggunakan Benang Gigi

Sehebat apa pun sikat gigi yang Anda miliki bulu sikatnya tidak didesain untuk bisa menyelinap masuk ke celah celah sempit di antara dua gigi yang saling berdempetan rapat. Padahal celah antar gigi ini adalah tempat persembunyian paling favorit bagi sisa makanan dan bakteri plak. Menyikat gigi tanpa membersihkan sela sela gigi sama halnya dengan mandi namun tidak membersihkan area lipatan tubuh.

Oleh karena itu penggunaan benang gigi atau dental floss adalah rutinitas pendamping yang sifatnya wajib dan tidak bisa ditawar. Gunakan benang gigi setidaknya satu kali sehari idealnya pada malam hari sebelum Anda menyikat gigi agar sisa makanan yang terangkat bisa langsung tersapu oleh sikat dan pasta gigi.

Ambil benang gigi secukupnya lilitkan pada jari tengah Anda lalu selipkan secara perlahan ke celah gigi. Bentuk benang menyerupai huruf C mengelilingi sisi satu gigi lalu gerakkan naik turun dengan lembut hingga menyentuh batas gusi. Jangan memaksa atau menarik benang secara kasar karena bisa melukai gusi Anda. Jika gusi Anda sedikit berdarah pada beberapa percobaan pertama jangan panik karena itu adalah tanda bahwa gusi Anda sedang meradang akibat plak. Perdarahan akan berhenti seiring dengan semakin bersihnya area tersebut.

Lengkapi Pertahanan dengan Obat Kumur Antiseptik

Untuk memastikan tidak ada satupun bakteri plak yang tertinggal Anda bisa menyempurnakan rutinitas pembersihan dengan menggunakan cairan obat kumur atau mouthwash. Obat kumur sangat efektif untuk menjangkau area area lunak di dalam rongga mulut yang tidak bisa disikat seperti dinding pipi bagian dalam langit langit mulut hingga pangkal tenggorokan.

Pilihlah obat kumur yang memiliki kandungan antibakteri yang telah teruji klinis seperti cetylpyridinium chloride (CPC) atau minyak esensial yang mampu membunuh bakteri pembentuk plak secara instan. Jika Anda memiliki kondisi mulut yang mudah kering atau sensitif sangat disarankan untuk memilih obat kumur yang tidak mengandung alkohol.

Cara penggunaannya sangat mudah. Berkumurlah dengan takaran yang disarankan pada kemasan selama kurang lebih tiga puluh detik setelah Anda selesai menyikat gigi. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal hindari berkumur menggunakan air putih makan atau minum selama tiga puluh menit setelah menggunakan obat kumur agar zat aktif di dalamnya memiliki waktu yang cukup untuk bekerja membunuh bakteri dan melindungi gigi Anda.

Hindari Konsumsi Berlebih Makanan Manis dan Lengket

Menghilangkan plak dari luar harus diimbangi dengan pencegahan dari dalam. Bakteri penyebab plak sangat bergantung pada asupan gula dan karbohidrat yang Anda konsumsi untuk bisa bertahan hidup dan berkembang biak. Oleh karena itu membatasi asupan makanan manis adalah langkah pencegahan yang sangat krusial.

Kurangi kebiasaan mengonsumsi camilan manis seperti permen kue cokelat biskuit hingga minuman bersoda dan boba yang tinggi gula. Makanan yang memiliki tekstur lengket seperti permen karamel atau keripik kentang juga sangat berbahaya karena sisanya akan menempel kuat di permukaan dan celah gigi dalam waktu yang sangat lama.

Sebagai gantinya perbanyaklah mengonsumsi buah buahan dan sayuran yang bertekstur renyah dan kaya serat seperti apel pir wortel dan seledri. Makanan makanan berserat ini bertindak layaknya sikat gigi alami yang akan membantu menggosok dan membersihkan permukaan gigi dari sisa kotoran saat Anda mengunyahnya.

Terapi Air Putih dan Permen Karet Bebas Gula

Air liur atau saliva adalah senjata pertahanan alami tubuh yang paling hebat untuk melawan plak. Air liur mengandung enzim dan mineral yang berfungsi untuk mencuci sisa makanan menetralkan asam yang diproduksi oleh bakteri serta memperbaiki lapisan enamel gigi yang terkikis.

Anda bisa merangsang produksi air liur dengan sangat mudah yaitu dengan memperbanyak minum air putih. Air putih akan membantu membilas sisa sisa makanan yang menempel di gigi setelah Anda selesai makan. Biasakan untuk selalu berkumur dengan air putih setelah Anda mengonsumsi makanan manis atau minum kopi.

Selain itu mengunyah permen karet juga bisa menjadi terapi yang menyenangkan untuk meningkatkan produksi air liur. Namun pastikan permen karet yang Anda pilih adalah permen karet yang bebas gula atau sugar free. Pilihlah permen karet yang menggunakan pemanis alami seperti xylitol karena bakteri di dalam mulut tidak bisa mencerna xylitol sehingga mereka tidak akan bisa memproduksi zat asam perusak gigi.

Pentingnya Pemeriksaan Rutin ke Dokter Gigi

Perawatan mandiri di rumah yang disiplin adalah fondasi utama kesehatan mulut. Namun seperti yang telah dijelaskan di awal tidak semua plak bisa dibersihkan dengan sempurna. Plak yang terlewat dan tersembunyi di area yang sulit dijangkau pada akhirnya akan mengeras menjadi karang gigi.

Hanya dokter gigi profesional yang memiliki peralatan medis khusus berbasis gelombang ultrasonik yang mampu menghancurkan dan mengikis karang gigi tanpa merusak lapisan enamel di bawahnya. Prosedur pembersihan karang gigi ini dikenal dengan istilah scaling.

Sangat disarankan untuk melakukan kunjungan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Kunjungan rutin ini tidak hanya berguna untuk membersihkan karang gigi secara total tetapi juga untuk mendeteksi potensi gigi berlubang atau penyakit gusi sejak stadium sangat awal sehingga penanganannya menjadi jauh lebih mudah cepat dan tidak memakan biaya yang mahal. Kombinasi antara kedisiplinan menjaga kebersihan di rumah dan pemeriksaan medis yang rutin adalah resep rahasia untuk memiliki senyum sehat bebas plak seumur hidup.

Logo Radio
🔴 Radio Live