Ceritra
Ceritra Update

Bukan Hanya Susu, Inilah Deretan Makanan dan Minuman Sumber Kalsium bagi Penderita Intoleransi Laktosa

Kayla - Thursday, 09 April 2026 | 05:45 PM

Background
Bukan Hanya Susu, Inilah Deretan Makanan dan Minuman Sumber Kalsium bagi Penderita Intoleransi Laktosa

Bagi sebagian orang, mengonsumsi susu sapi dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan, seperti perut kembung, nyeri, atau gangguan lainnya. Kondisi ini dikenal sebagai Intoleransi Laktosa, yaitu ketidakmampuan tubuh dalam mencerna laktosa, gula alami yang terdapat dalam produk susu. Situasi tersebut kerap menimbulkan dilema, mengingat susu sering dianggap sebagai sumber utama kalsium untuk menjaga kesehatan tulang. Namun, pada kenyataannya, terdapat berbagai alternatif makanan yang kaya kalsium dan dapat dikonsumsi tanpa menimbulkan gangguan pencernaan. Berikut adalah beberapa pilihan makanan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium tanpa bergantung pada susu sapi.


1. Ikan Teri dan Sarden

Ikan teri merupakan salah satu sumber kalsium yang sangat baik, terutama karena dikonsumsi bersama tulangnya. Kandungan kalsium pada tulang ikan teri cukup tinggi dan mudah diserap oleh tubuh. Selain itu, ikan sarden, khususnya yang dikemas dalam kaleng, juga memiliki kandungan kalsium yang signifikan. Proses pengolahan membuat tulang ikan menjadi lunak sehingga dapat dikonsumsi dengan mudah, sekaligus memberikan asupan kalsium tambahan.


2. Tahu dan Tempe

Tahu dan tempe merupakan sumber protein nabati yang juga kaya akan kalsium. Pada proses pembuatan tahu, sering digunakan kalsium sulfat sebagai bahan penggumpal, sehingga meningkatkan kandungan kalsium di dalamnya. Sementara itu, tempe yang melalui proses fermentasi memiliki tingkat keterserapan nutrisi yang lebih baik. Kedua makanan ini tidak hanya terjangkau, tetapi juga mudah ditemukan dan diolah dalam berbagai hidangan.


3. Sayuran Hijau

Sayuran berdaun hijau seperti brokoli, bok choy, dan sawi hijau merupakan sumber kalsium yang baik. Selain itu, sayuran ini juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting lainnya. Perlu diperhatikan bahwa tidak semua sayuran hijau memiliki tingkat penyerapan kalsium yang sama. Beberapa, seperti bayam, mengandung oksalat yang dapat menghambat penyerapan kalsium. Oleh karena itu, pemilihan jenis sayuran menjadi hal yang penting.


4. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Kacang almond serta biji wijen merupakan contoh makanan yang kaya kalsium dan cocok dijadikan camilan sehat. Kandungan kalsium dalam biji wijen cukup tinggi meskipun ukurannya kecil. Kedua jenis makanan ini dapat dikonsumsi secara langsung atau ditambahkan ke dalam berbagai hidangan, seperti salad, roti, atau makanan lainnya.


5. Minuman Nabati yang Difortifikasi

Sebagai alternatif susu sapi, minuman berbahan dasar nabati seperti susu kedelai, susu almond, dan susu oat dapat menjadi pilihan. Banyak produk yang telah difortifikasi dengan kalsium sehingga kandungannya setara dengan susu sapi. Dalam memilih produk, disarankan untuk memperhatikan label kemasan, khususnya kandungan kalsium serta kadar gula tambahan.


Intoleransi laktosa bukanlah hambatan untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian. Beragam sumber makanan alami tersedia dan dapat menjadi alternatif yang sehat serta aman bagi sistem pencernaan. Dengan memilih makanan yang tepat dan menjaga pola konsumsi yang seimbang, kesehatan tulang tetap dapat terjaga tanpa harus bergantung pada produk susu.

Logo Radio
🔴 Radio Live