5 Penyakit ini Haruskan Hindari Konsumsi Garam Berlebih
Nisrina - Wednesday, 28 January 2026 | 10:45 AM


Garam memang menjadi bumbu dapur utama yang membuat masakan terasa lezat dan gurih. Hampir semua hidangan membutuhkan sentuhan mineral ini agar tidak terasa hambar di lidah.
Namun konsumsi garam yang berlebihan ternyata menyimpan bahaya serius bagi kesehatan tubuh jangka panjang. Natrium dalam garam memiliki sifat mengikat cairan yang dapat membebani kinerja organ vital.
Bagi orang sehat mungkin dampaknya tidak langsung terasa saat itu juga. Tetapi bagi penderita kondisi medis tertentu asupan garam bisa menjadi racun yang mematikan. Mereka dituntut untuk melakukan diet rendah natrium demi menjaga kestabilan kondisi tubuhnya. Berikut adalah lima penyakit yang mewajibkan penderitanya menjauhi garam.
Penyakit pertama yang menjadi musuh bebuyutan garam adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Kandungan natrium yang tinggi akan menyerap air ke dalam pembuluh darah secara agresif.
Akibatnya volume darah meningkat dan menekan dinding pembuluh darah dengan sangat kuat. Jantung dipaksa bekerja ekstra keras untuk memompa beban darah yang semakin berat tersebut.
Jika dibiarkan terus menerus kondisi ini bisa memicu komplikasi fatal seperti serangan jantung mendadak. Penderita hipertensi wajib membatasi garam demi menjaga tekanan darah tetap stabil di angka normal.
Mengurangi makanan asin adalah langkah pertama dan terpenting dalam manajemen hipertensi. Obat-obatan penurun tensi tidak akan bekerja efektif jika pola makan masih sembarangan.
Selanjutnya adalah penyakit gagal jantung yang sangat sensitif terhadap perubahan cairan tubuh. Jantung yang sudah lemah akan semakin kewalahan memompa cairan tubuh yang menumpuk akibat natrium.
Penumpukan cairan ini sering kali menyebabkan pembengkakan pada kaki dan sesak napas yang menyiksa. Diet rendah garam bukan lagi pilihan melainkan keharusan mutlak bagi pasien penyakit jantung.
Ginjal kronis menjadi penyakit ketiga yang menuntut kewaspadaan tinggi terhadap asupan garam. Ginjal berfungsi sebagai filter alami tubuh untuk menyaring racun dan membuang kelebihan cairan.
Ketika asupan garam tinggi ginjal yang sudah rusak harus bekerja lembur untuk membuang natrium. Beban kerja yang berlebihan ini akan mempercepat kerusakan fungsi ginjal menuju tahap akhir.
Penyakit keempat yang sangat dipengaruhi oleh garam adalah stroke. Stroke erat kaitannya dengan kesehatan pembuluh darah yang mengalirkan oksigen vital ke otak.
Tekanan darah tinggi akibat garam adalah faktor risiko utama pecahnya pembuluh darah di otak. Mengurangi garam berarti menurunkan risiko terjadinya serangan stroke yang melumpuhkan sebagian tubuh.
Terakhir adalah osteoporosis atau pengeroposan tulang yang sering kali tidak disadari kaitannya dengan garam. Konsumsi garam yang tinggi ternyata memicu tubuh untuk membuang kalsium melalui urine secara berlebihan.
Padahal kalsium adalah mineral utama yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kepadatan tulang manusia. Semakin banyak kalsium yang terbuang maka tulang akan semakin rapuh dan mudah patah.
Wanita yang memasuki masa menopause sangat rentan terhadap risiko pengeroposan tulang ini. Mengurangi garam adalah cara sederhana menjaga tulang tetap kuat hingga usia senja nanti.
Mulailah membiasakan lidah dengan rasa masakan yang lebih tawar dan alami mulai sekarang. Anda bisa mengganti peran garam dengan aneka rempah dan bumbu dapur aromatik lainnya agar tetap lezat.
Next News

Misteri Bunga Wijaya Kusuma Mekar Tengah Malam yang Dianggap Sakral
in 6 hours

Cukup Sudah! 5 Tanda Lingkungan Kerja Toxic yang Mengharuskanmu Segera Resign
in 7 hours

Terbangun Lapar Tengah Malam Sebaiknya Makan Dulu atau Paksa Tidur
in 5 hours

Rekan Kerja Suka Cari Muka? Inilah 5 Cara Profesional Menghadapinya Tanpa Perlu Emosi
in 6 hours

Mengenal Ular Siput Jerapah Si Ahli Kamuflase Hutan Jawa
in 4 hours

Panduan Lengkap Jenis Kerjasama Ekonomi Syariah dan Pengertiannya
in 3 hours

Jam Kerja Habis, Notifikasi Tetap Bunyi? Saatnya Pasang Boundaries
in 5 hours

Managing Up: Strategi Menghadapi Atasan Micromanagement Tanpa Konflik
in 4 hours

Tahu Nilai Dirimu! Panduan Taktis Meminta Kenaikan Gaji dan Benefit Secara Profesional
in 3 hours

Rahasia Bikin Mi Instan Lebih Sehat dengan Modifikasi Bumbu
in 2 hours






