Ceritra
Ceritra Update

Tembus 10 Juta Penonton, Agak Laen 2 Siap Kudeta Puncak Box Office

Nisrina - Sunday, 04 January 2026 | 09:15 AM

Background
Tembus 10 Juta Penonton, Agak Laen 2 Siap Kudeta Puncak Box Office
Salah satu adegan pada film Agak Laen: Menyala Pantiku! (IMDb/)

Jagat sinema tanah air kembali diguncang oleh sejarah baru yang mencengangkan tepat di hari pertama tahun 2026. Film komedi besutan kuartet podcaster ternama, Agak Laen: Menyala Pantiku, secara resmi mencatatkan diri sebagai film ketiga dalam sejarah Indonesia yang berhasil menembus angka keramat 10 juta penonton. Berdasarkan data per Kamis, 1 Januari 2026, film ini telah meraup total 10.010.635 penonton. Capaian fantastis ini sekaligus menggeser posisi pendahulunya sendiri, film Agak Laen pertama yang rilis 2024, dari jajaran tiga besar film terlaris sepanjang masa. Kini, "pasukan bermarga" ini sedang menempel ketat dua raksasa di atasnya, yakni KKN di Desa Penari dan sang pemuncak klasemen saat ini, film animasi Jumbo.

Persaingan di papan atas box office nasional pun menjadi sangat dramatis dan emosional. Jumbo yang saat ini bertahta dengan 10.233.002 penonton dan KKN di Desa Penari dengan 10.061.033 penonton kini harus waspada. Dengan selisih angka yang semakin tipis dan status film yang masih tayang di bioskop, peluang Agak Laen: Menyala Pantiku untuk menyalip keduanya dan menjadi raja baru perfilman Indonesia sangatlah terbuka lebar. Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa gairah masyarakat untuk menonton film lokal di bioskop sedang berada di titik didih tertinggi, di mana genre komedi yang merakyat mampu bersaing head-to-head dengan genre horor dan animasi yang lebih dulu mapan.

Kunci kesuksesan sekuel ini tidak lepas dari chemistry organik para pemainnya yang sudah terbangun kuat lewat siniar mereka. Kelucuan yang mereka sajikan terasa natural, tidak berjarak, dan mewakili keresahan sehari-hari masyarakat biasa. Judul "Menyala Pantiku" yang unik seolah menjadi mantra yang menyihir penonton untuk penasaran dan akhirnya ikut tertawa lepas di dalam studio. Di tengah tekanan hidup yang semakin berat, masyarakat tampaknya menjadikan film ini sebagai pelarian paling mujarab untuk melupakan sejenak masalah hidup dengan tertawa bersama satu studio, terbukti dari laju penonton yang tetap stabil meski sudah berminggu-minggu tayang.

Dampak dari masuknya film ini ke klub "10 Juta Penonton" sangat positif bagi ekosistem perfilman Indonesia. Kita kini melihat variasi yang indah di puncak klasemen: ada Jumbo yang mewakili kemajuan teknologi animasi, KKN yang mewakili horor mistis, dan kini Agak Laen 2 yang membawa bendera komedi. Ini menunjukkan bahwa pasar film kita sudah sangat dewasa. Penonton Indonesia tidak lagi terpaku pada satu genre saja, melainkan siap mengapresiasi karya apa pun asalkan digarap dengan hati dan kualitas yang mumpuni. Sinyal bagus ini tentu akan memacu para investor dan produser untuk terus berani bereksperimen dengan ide-ide liar lainnya.

Keberhasilan IP (Intellectual Property) Agak Laen yang berawal dari obrolan santai di depan mikrofon hingga menjadi raksasa layar lebar adalah inspirasi bagi banyak kreator konten. Kini, seluruh mata tertuju pada layar bioskop dalam beberapa pekan ke depan. Apakah Agak Laen: Menyala Pantiku akan memiliki "bensin" yang cukup untuk mengejar sisa 200 ribu penonton dan menumbangkan Jumbo? Mari kita nantikan sejarah apa lagi yang akan diukir oleh karya anak bangsa ini. Satu hal yang pasti, perfilman Indonesia di awal 2026 ini benar-benar sedang menyala!

Logo Radio
🔴 Radio Live