Taylor Swift Cs Tergeser? K-Pop Mendominasi 10 Besar Album Terlaris AS
Refa - Tuesday, 20 January 2026 | 02:30 PM


Siapa bilang demam K-Pop sudah mereda? Justru di awal tahun 2026 ini, gelombang Hallyu semakin ganas menghantam pasar musik Amerika Serikat! Laporan data penjualan terbaru membuat banyak pengamat musik di Negeri Paman Sam terbelalak. Pasalnya, bukan cuma musisi lokal seperti Taylor Swift atau Drake yang menguasai tangga lagu, tapi gerombolan musisi Korea Selatan kini duduk manis di singgasana Top 10 Album Terlaris.
Dua nama yang sukses bikin heboh adalah boygroup fenomenal Stray Kids dan sebuah album soundtrack (OST) misterius yang tiba-tiba meroket. Berikut fakta-faktanya:
Stray Kids Raja Penjualan Fisik
Grup asuhan JYP Entertainment, Stray Kids, kembali membuktikan bahwa fandom mereka, STAY, adalah kekuatan yang menakutkan. Album terbaru mereka sukses menembus daftar 10 besar album terlaris di AS.
Kekuatan utama mereka bukan dari streaming semata, melainkan penjualan album fisik (CD). Di era digital ini, fans K-Pop adalah satu-satunya kelompok yang masih rela antre dan merogoh kocek dalam-dalam untuk memborong CD demi koleksi photocard dan mendukung idola mereka. Strategi ini sukses besar mengalahkan angka penjualan musisi barat lainnya.
Kejutan dari OST Demon Hunters
Yang lebih mengejutkan lagi adalah masuknya album soundtrack dari serial populer "Demon Hunters". Jarang sekali ada album kompilasi OST yang bisa bersaing dengan album studio artis besar, apalagi sampai masuk 10 besar di pasar seketat Amerika.
Kesuksesan ini menandakan bahwa kolaborasi antara Drama Korea (Drakor) atau webtoon dengan musik K-Pop telah menciptakan pasar raksasa baru. Fans tidak hanya menonton ceritanya, tapi juga memburu musiknya secara agresif.
Dominasi Total K-Pop
Masuknya dua perwakilan Korea ini ke jajaran elit penjualan album AS mengirim sinyal kuat: K-Pop bukan lagi sekadar tren sesaat (fad), melainkan sudah menjadi pemain utama dalam industri musik global yang mendikte pasar.
Jadi, bagi para haters yang bilang K-Pop akan segera punah, sepertinya kalian harus menelan ludah dan melihat data penjualan yang fantastis ini!
Next News

Kenapa Petinggi Korporat Sekarang Lebih Pilih Ransel daripada Pakai Koper?
3 days ago

Keren Sejak Dulu! Intip Skena Musik Indonesia Zaman Kolonial
3 days ago

Penyelamat Nasi Putih: Bagaimana Sambal Menjadi Simbol Kemewahan Paling Murah di Indonesia
3 days ago

Kenapa Radang Tenggorokan Lebih Sering Menyerang Anak-Anak Daripada Orang Dewasa?
3 days ago

Lebih dari Sekadar "Jamet": Membedah Filosofi di Balik Gaya Rambut Sasuke dan Subkultur Emo
5 days ago

Jangan Kaget Dulu! Membedah Kenapa "Jancok" Jadi Bahasa Cinta Arek Suroboyo
5 days ago

Tren Jorts dan Baggy Jeans 2026: Alasan Mengapa Celana Lebar Lebih Disukai daripada Skinny Jeans
6 days ago

Emang Masih Jaman Baca Koran? Alasan Koran Masih Tetap Layak Untuk Dibeli di Era Digital
6 days ago

Bukan Sekadar Mendayu, Ini Alasan Politis di Balik Vibe Melayu pada Lagu Nasional Indonesia
9 days ago

Bukan Sekadar Lomba 17-an, Egrang adalah "Life Lesson" Tentang Keseimbangan dan Ego
10 days ago





