Ceritra
Ceritra Warga

Kenali 5 Tanda Tanaman Hidroponik Kurang Nutrisi Lewat Warna Daun

Refa - Tuesday, 03 February 2026 | 09:30 PM

Background
Kenali 5 Tanda Tanaman Hidroponik Kurang Nutrisi Lewat Warna Daun
Ilustrasi hidroponik (Pinterest/survivallife)

Dalam sistem hidroponik, air dan nutrisi adalah "nyawa" utama bagi tanaman karena tidak adanya tanah sebagai penyangga unsur hara. Di tahun 2026, meskipun teknologi sensor nutrisi sudah semakin canggih, kemampuan mata telanjang investor kebun rumah dalam mendeteksi perubahan fisik tanaman tetap menjadi keterampilan yang paling krusial.

Tanaman sering kali memberikan sinyal melalui perubahan warna dan bentuk daun ketika mereka merasa "lapar" atau kekurangan unsur tertentu. Memahami tanda-tanda defisiensi ini sejak dini akan menyelamatkan seluruh populasi kebun

dari gagal panen.

1. Daun Menguning secara Merata (Defisiensi Nitrogen/N)

Nitrogen adalah mesin penggerak pertumbuhan daun dan batang. Jika tanaman terlihat pucat secara keseluruhan, itu adalah sinyal darurat pertama.

  • Tanda: Daun bagian bawah (daun tua) mulai menguning pucat, kemudian perlahan merambat ke daun bagian atas. Pertumbuhan tanaman menjadi kerdil dan lambat.
  • Solusi: Tingkatkan konsentrasi nutrisi AB Mix secara bertahap atau periksa apakah nilai PPM (Parts Per Million) sudah sesuai dengan standar jenis tanaman tersebut.

2. Tulang Daun Hijau, Daun Menguning (Defisiensi Magnesium/Mg)

Ini adalah kondisi unik yang sering membingungkan pemula, sering disebut dengan istilah interveinal chlorosis.

  • Tanda: Bagian di antara tulang daun berubah menjadi kuning, sementara tulang daunnya sendiri tetap berwarna hijau segar. Biasanya muncul pada daun-daun yang lebih tua di bagian bawah.
  • Solusi: Periksa kadar pH air nutrisi. Jika pH terlalu rendah, akar kesulitan menyerap Magnesium. Gunakan penstabil pH (pH Up atau pH Down) agar berada di angka ideal 5.5 – 6.5.

3. Ujung Daun Seperti Terbakar (Defisiensi Kalsium/Ca)

Defisiensi Kalsium sering terjadi pada tanaman jenis selada (lettuce) dan dikenal dengan istilah tip burn.

  • Tanda: Ujung daun muda terlihat cokelat, kering, dan mengerut seperti terbakar, padahal cuaca tidak terlalu terik. Daun baru seringkali tumbuh cacat atau terpilin.
  • Solusi: Periksa sirkulasi udara di sekitar kebun. Kelembapan yang terlalu tinggi menghambat penguapan (transpirasi) tanaman, sehingga Kalsium tidak bisa naik ke ujung daun. Gunakan kipas kecil untuk membantu pergerakan udara.

4. Daun Berwarna Keunguan (Defisiensi Fosfor/P)

Fosfor berperan vital dalam pembentukan akar dan transfer energi di dalam sel tanaman.

  • Tanda: Bagian bawah daun atau batang menunjukkan warna keunguan atau kemerahan yang tidak wajar. Tanaman terlihat sangat lemah dan sistem akarnya tidak berkembang dengan baik.
  • Solusi: Pastikan suhu air nutrisi tidak terlalu dingin. Suhu air yang rendah sering kali menghambat penyerapan Fosfor meskipun nutrisi di dalam air sebenarnya mencukupi.

5. Daun Muda Sangat Pucat/Putih (Defisiensi Besi/Fe)

Berbeda dengan Nitrogen yang menyerang daun tua, kekurangan unsur besi langsung terlihat pada pucuk tanaman.

  • Tanda: Daun-daun yang baru tumbuh di bagian paling atas terlihat kuning sangat muda atau bahkan hampir putih, sementara tulang daunnya tetap sedikit hijau.
  • Solusi: Ini adalah tanda klasik bahwa pH air terlalu tinggi (basa). Besi tidak dapat larut pada pH di atas 7.0. Turunkan segera pH air nutrisi ke angka 5.8.

Penutup: Jangan Asal Tambah Nutrisi

Langkah pertama saat melihat tanda-tanda di atas bukanlah langsung menuangkan nutrisi lebih banyak, melainkan mengecek pH meter dan TDS meter. Sering kali, nutrisi sebenarnya melimpah di dalam air, namun tanaman tidak bisa "memakannya" karena pH yang tidak tepat atau air yang terlalu panas. Jadilah "dokter tanaman" yang teliti agar kebun hidroponik di lahan sempit tetap menghasilkan sayuran yang renyah dan berkualitas tinggi.

Logo Radio
🔴 Radio Live