Kaget! Ternyata Bandara Juanda Bukan Milik Kota Surabaya
Shannon - Friday, 26 June 2026 | 02:30 PM


Bandara Juanda: Gerbang Jawa Timur yang Sebenernya Bukan di Surabaya
Kalau kita bicara soal Jawa Timur, pikiran orang pasti langsung tertuju ke Surabaya. Dan kalau ngomongin akses masuk ke Surabaya lewat udara, ya apalagi kalau bukan Bandara Internasional Juanda. Tapi, jujur-jujuran aja nih, salah satu "kebohongan publik" yang paling awet dan kita terima dengan lapang dada adalah menyebut Juanda itu ada di Surabaya. Padahal, secara administratif, kaki kita itu napak di tanah Sidoarjo, lho. Tapi ya sudahlah, demi kemudahan branding, warga Sidoarjo kayaknya sudah ikhlas berbagi identitas sama tetangganya yang lebih besar itu.
Buat kalian yang sering mondar-mandir naik pesawat, Juanda itu punya aura yang beda dibanding Soekarno-Hatta yang ribet atau bandara baru kayak YIA yang luasnya bikin betis gempor. Juanda itu terasa lebih "compact" tapi tetap sibuknya minta ampun. Nah, di balik kesibukannya sebagai bandara tersibuk ketiga di Indonesia, ada banyak fakta unik yang mungkin sering luput dari perhatian kita pas lagi buru-buru ngejar boarding time.
Nama Besar di Balik Deklarasi Djuanda
Pernah nggak sih kepikiran, siapa sih sosok Juanda ini? Nama lengkapnya adalah Ir. H. Djuanda Kartawidjaja. Beliau bukan sekadar tokoh nasional biasa, tapi pahlawan yang berjasa banget buat keutuhan wilayah laut Indonesia. Lewat Deklarasi Djuanda tahun 1957, beliau menegaskan kalau laut di antara pulau-pulau kita itu adalah milik Indonesia, bukan perairan internasional yang bebas dilewati kapal asing seenak jidat. Jadi, tiap kali kalian mendarat di sini, inget ya, namanya diambil dari orang yang bikin Indonesia nggak "bolong-bolong" secara teritorial.
Awalnya, bandara ini bukan buat komersial. Dulu, ini adalah pangkalan udara milik TNI Angkatan Laut (Lanudal). Makanya, jangan kaget kalau pas kalian lagi nunggu pesawat di ruang tunggu, tiba-tiba ngelihat pesawat militer atau helikopter milik TNI AL lagi parkir atau latihan. Atmosfer militernya masih terasa kuat karena memang Juanda adalah bandara enclave civil, alias bandara sipil yang "numpang" di pangkalan militer.
Dilema Terminal 1 dan Terminal 2
Satu hal yang sering bikin traveler pemula (atau yang kurang kopi) terjebak adalah urusan terminal. Juanda punya dua terminal utama yang lokasinya itu... ya lumayan jauh kalau harus lari-lari. Terminal 1 (T1) itu vibes-nya lebih merakyat, biasanya buat penerbangan domestik kayak Lion Air, Citilink, dan kawan-kawan. Sementara Terminal 2 (T2) lebih terasa "wah" dan modern karena melayani penerbangan internasional dan Garuda Indonesia.
Tragedi paling sering terjadi adalah ketika orang salah terminal. Jarak antara T1 dan T2 itu harus muterin landasan pacu, dan kalau kalian nggak pakai kendaraan pribadi atau taksi, ya harus sabar nunggu bus shuttle. Penulis sendiri pernah punya pengalaman hampir ketinggalan pesawat gara-gara pede banget langsung ke T1, padahal tiketnya tertulis keberangkatan dari T2. Rasanya itu kayak mau nangis tapi malu dilihatin bapak-bapak yang lagi asyik ngopi di kantin.
Surganya Kuliner (Buat yang Dompetnya Siap)
Kalau kalian lapar di Juanda, pilihannya sebenarnya banyak. Tapi ya namanya juga bandara, harga satu porsi makanan di sini bisa buat makan tiga hari di warteg deket kosan. Tapi ada satu hal yang unik: Juanda itu gerbangnya kuliner Jawa Timur. Begitu keluar dari pintu kedatangan, aroma rawon atau soto sering kali sudah menyapa (atau minimal ada fotonya di iklan-iklan).
Ngomongin soal fasilitas, Juanda juga terus berbenah. Area komersialnya sekarang udah kayak mall kecil. Buat yang hobi last minute shopping buat oleh-oleh kayak Lapis Kukus Surabaya atau Sambal Bu Rudy, tenang aja, stoknya melimpah. Tapi ya itu tadi, siapkan mental kalau harganya sedikit lebih "premium" dibanding harga toko aslinya di tengah kota.
Akses yang Kadang Bikin Elus Dada
Menuju Juanda itu gampang-gampang susah. Kalau lewat jalan tol, jalurnya relatif lancar meski kadang ada drama truk mogok. Tapi kalau kalian lewat jalan biasa dari arah Sidoarjo atau Surabaya Selatan, kalian harus berhadapan dengan kemacetan legendaris di Bundaran Waru. Bundaran itu adalah ujian kesabaran sesungguhnya bagi setiap orang yang mau pergi ke bandara.
Salah satu fakta yang bikin orang luar Jatim kaget adalah betapa panasnya udara di sini. Begitu keluar dari AC bandara, hawa panas Sidoarjo-Surabaya langsung "menampar" wajah. Ini adalah sambutan paling jujur dari Jawa Timur. Tapi ya itulah seninya. Nggak panas, nggak Surabaya namanya.
Pencapaian yang Nggak Main-main
Meskipun kadang terasa padat dan penuh sesak, Bandara Juanda ini sering dapet penghargaan internasional, lho. Mereka pernah dinobatkan sebagai salah satu bandara paling tepat waktu (on-time performance) di dunia untuk kategori bandara menengah. Ini prestasi yang membanggakan, mengingat betapa riuhnya lalu lintas udara di Jawa Timur.
Jadi, meskipun kita sering ngeluh soal antrean check-in yang panjang atau harga parkir yang makin naik, Juanda tetap punya tempat spesial. Ia bukan sekadar tempat transit, tapi saksi bisu banyak pertemuan dan perpisahan. Tempat di mana rindu orang Surabaya yang merantau akhirnya tuntas, atau tempat di mana para mahasiswa baru memulai petualangannya di tanah Jawa.
Akhir kata, buat kalian yang bakal mendarat di Juanda dalam waktu dekat: jangan lupa cek terminal di tiket, siapkan tenaga buat jalan jauh di T2, dan jangan kaget kalau pas turun pesawat langsung pengen cari es teh manis. Selamat datang di Sidoarjo... eh, Surabaya!
Next News

Menjelajahi Sudut Terangker Surabaya yang Melegenda Sejak Dulu
8 days ago

Cari Oleh-oleh Surabaya? Ini Daftar Jajanan yang Wajib Dibeli
9 days ago

Dibuang Hari Ini, Bisa Sampai Laut Besok: Surabaya Jadi Pilot Project Pengurangan Sampah Plastik
18 days ago

Beli Atau Pinjam? Menelusuri Ruang Literasi Favorit Anak Surabaya
24 days ago

Rek! Ini Lho Alasan Kenapa Surabaya Ulang Tahun Tiap 31 Mei.
24 days ago

Ibukota Boleh Jakarta, Tapi Gudang Hits Tetap Jawa Timur: Menelusuri Jejak Dewa 19 hingga Letto
a month ago

Kelezatan Bebek Goreng di Surabaya: Simbol Kuliner Kota Pahlawan
a month ago

Eksplorasi Sudut Estetik Jalan Untung Suropati Lewat Lensa Analog
a month ago

Pesona Organik Jalan MERR Surabaya Menjelang Idul Adha
a month ago

Perjalanan Ke Surabaya Lewat Jalur Kereta? Berikut Deretan Lokasi Stasiun yang Ada Di Surabaya
a month ago






