Gorden Kusam Bikin Rumah Suram? Yuk, Ganti Gaya Pinterest!
Refa - Saturday, 21 February 2026 | 08:00 AM


Dilema Kain Jendela: Mengupas Tuntas Linen, Polyester, dan Beludru Biar Nggak Salah Pilih
Pernah nggak sih kamu merasa kalau rumah kamu itu kayak ada yang kurang, padahal furnitur sudah lengkap dan cat dinding sudah estetik ala-ala Pinterest? Coba cek jendela kamu. Jangan-jangan, jendela kamu masih polos atau malah cuma ditutup pakai gorden sisa zaman kuliah yang warnanya sudah mulai pudar. Memilih gorden itu sebenarnya gampang-gampang susah. Gorden bukan cuma soal nutupin sinar matahari atau biar tetangga nggak kepo sama aktivitas kita di dalam rumah, tapi gorden itu "jiwa" dari sebuah ruangan.
Masalahnya, pas kita pergi ke toko kain atau scrolling di marketplace, kita langsung disuguhkan dengan istilah bahan yang beragam. Ada linen, polyester, beludru, satin, sampai kain-kain yang namanya susah dieja. Nah, biar kamu nggak boncos karena salah beli kain yang ternyata nggak cocok sama kepribadian atau budget kamu, mari kita bedah tiga kasta tertinggi bahan gorden yang paling sering dicari: Linen, Polyester, dan Beludru. Siapkan kopi, mari kita bahas satu per satu dengan santai.
1. Linen: Si Paling Estetik dan Breathable
Kalau kamu penganut sekte rumah minimalis, Japandi, atau Skandinavia, kemungkinan besar hati kamu bakal berlabuh ke bahan linen. Linen ini ibaratnya kopi manual brew di tengah gempuran kopi sachet; ada seninya, ada teksturnya, dan punya prestise tersendiri. Terbuat dari serat alami tanaman rami, linen punya pori-pori yang besar. Efeknya? Ruangan kamu bakal terasa lebih adem karena sirkulasi udara tetap terjaga meski gorden ditutup.
Tapi, ada satu hal yang perlu kamu tahu soal linen: dia ini "si paling jujur". Linen itu gampang banget kusut. Kalau kamu tipe orang yang perfeksionis dan nggak tahan lihat sedikit lipatan di kain, linen mungkin bakal bikin kamu darah tinggi. Tapi bagi kaum estetik, kusutnya linen itu justru seninya. Istilahnya, effortless beauty. Cahaya matahari yang masuk lewat sela-sela serat linen itu lembut banget, bikin suasana kamar jadi dramatis ala-ala film indie.
Satu lagi, linen cenderung lebih mahal dibanding polyester. Perawatannya pun sedikit manja; nggak bisa asal cemplung ke mesin cuci terus diperas sekuat tenaga. Kalau salah urus, gorden linen kesayangan kamu bisa menciut alias menyusut. Jadi, pastikan kamu siap dengan komitmennya sebelum memutuskan buat meminang kain ini.
2. Polyester: Si Paling Masuk Akal dan Anti Ribet
Nah, kalau linen adalah si seni yang manja, polyester adalah sahabat sejati semua umat. Ini adalah bahan gorden yang paling umum kita temui. Kenapa? Karena polyester itu praktis banget. Di dunia di mana kita semua sibuk kerja berangkat pagi pulang malam, kita butuh sesuatu yang nggak nambah beban pikiran, dan gorden polyester adalah jawabannya.
Kelebihan utama polyester adalah daya tahannya yang luar biasa. Dia nggak gampang kusut, warnanya nggak gampang pudar kena sinar matahari yang galak, dan yang paling penting: harganya ramah di kantong mahasiswa maupun pekerja kantoran yang cicilannya banyak. Kamu bisa mencucinya pakai mesin cuci biasa, jemur, dan langsung pasang lagi tanpa harus capek-capek nyetrika berjam-jam.
Tapi, jangan bayangkan polyester itu cuma kain murah yang tampilannya membosankan. Sekarang teknologi tekstil sudah canggih. Ada banyak campuran polyester yang bisa meniru tekstur linen atau bahkan sutra. Kelemahannya cuma satu, yaitu dia nggak "bernapas" seoptimal bahan alami. Kalau kamu tinggal di tempat yang sirkulasi udaranya buruk, polyester mungkin bakal terasa sedikit agak gerah. Selain itu, polyester cenderung menyerap bau. Jadi kalau kamu hobi masak terasi di dekat ruang tamu yang pakai gorden polyester, siap-siap aja aromanya bakal nempel agak lama.
3. Beludru (Velvet): Si Mewah yang Mengintimidasi
Pernah masuk ke hotel bintang lima atau teater tua yang kesannya megah banget? Nah, gorden yang mereka pakai biasanya berbahan beludru atau velvet. Beludru ini kasta tertinggi kalau urusannya soal privasi dan kemewahan. Bahannya tebal, berat, dan punya tekstur lembut yang kalau diusap rasanya memuaskan banget.
Kalau kamu tipe orang yang nggak bisa tidur kalau ada setitik pun cahaya masuk ke kamar, beludru adalah penyelamatmu. Kemampuannya memblokir cahaya (blackout) dan meredam suara dari luar itu juara banget. Jadi, kalau rumah kamu di pinggir jalan raya yang berisik, gorden beludru bisa membantu bikin suasana jadi lebih tenang. Secara visual, beludru langsung menaikkan "derajat" ruangan. Ruangan yang tadinya biasa saja bisa langsung terasa seperti ruang tamu bangsawan Eropa hanya dengan memasang gorden ini.
Tapi tunggu dulu, jangan langsung tergiur. Beludru ini punya musuh bebuyutan, yaitu debu. Serat-serat halusnya itu ibarat magnet buat debu dan bulu anabul. Kalau kamu punya alergi debu yang parah, kamu harus ekstra rajin buat membersihkannya pakai vacuum cleaner. Beludru juga berat banget, jadi pastikan batang gorden (rod) di rumah kamu cukup kuat buat menopang bebannya. Jangan sampai pas lagi asyik tidur, tiba-tiba gordennya ambruk karena saking beratnya.
Kesimpulan: Mana yang Cocok Buat Kamu?
Memilih bahan gorden itu sebenarnya mencerminkan gaya hidup kamu. Kalau kamu orangnya santai, suka suasana alam, dan punya budget lebih buat perawatan, silakan ambil Linen. Kamu bakal dapet suasana rumah yang sejuk dan sangat Instagrammable.
Kalau kamu kaum mendang-mending yang mengutamakan fungsi, durabilitas, dan nggak mau pusing soal cuci-mencuci, Polyester adalah jalan ninja terbaik. Variasi motif dan warnanya pun paling banyak di pasaran, jadi kamu bebas berkreasi tanpa takut dompet nangis.
Terakhir, kalau kamu adalah penganut paham "rumahku istanaku" yang suka kemewahan, butuh privasi maksimal, dan hobi drakoran di kamar gelap gulita, Beludru nggak akan pernah mengecewakan. Meskipun ya, kamu harus siap sedikit lebih rajin bersih-bersih debu.
Jadi, sudah tahu mau beli yang mana? Apapun pilihannya, yang penting sesuaikan dengan kebutuhan ruangan dan tentu saja, kondisi kantong masing-masing. Karena pada akhirnya, gorden yang paling bagus adalah gorden yang bikin kamu merasa betah pas lagi rebahan di rumah. Selamat memilih!
Next News

Tips Berani Solo Traveling Buat Kamu yang Sering Ragu
in 6 hours

Talenan Kayu Kayak Properti Horor? Ini Tips Membersihkannya
in 5 hours

Rahasia Talenan Kayu Wangi ala Home Cafe, Bye Bau Amis!
in 4 hours

Ilusi Mata! Ubah Suasana Kamar Sempit Lewat Gorden
in 10 minutes

Gorden Berdebu dan Bau? Ini Tips Membersihkannya Tanpa Ribet
an hour ago

Cara Elegan Jawab Pertanyaan Kapan Nikah saat Buka Puasa
9 hours ago

Tips Usir Kerak Purba di Kamar Mandi Tanpa Capek Menyikat
14 hours ago

Kurangi Obesitas Informasi dengan Digital Detox Sejak Pagi
10 hours ago

Kaki Terendam Air Keruh? Ini Solusi Cepat Saluran Air Mampet
15 hours ago

Cara Terapkan Frugal Living yang Benar Tanpa Dicap Orang Kikir
12 hours ago






