Ceritra
Ceritra Warga

Cara Mengetahui Tubuh Kurang Air Meski Berada di Ruangan Dingin

Refa - Monday, 09 February 2026 | 02:30 PM

Background
Cara Mengetahui Tubuh Kurang Air Meski Berada di Ruangan Dingin
Ilustrasi dehidrasi (Freepik/KamranAydinov)

Banyak pekerja kantoran menganggap bahwa dehidrasi hanya terjadi saat tenggorokan terasa sangat kering atau setelah aktivitas fisik berat. Padahal, di lingkungan kantor yang sejuk karena AC, sinyal haus sering kali teredam, sehingga tubuh mengalami dehidrasi terselubung. Kondisi ini tidak memicu rasa haus yang hebat, namun secara perlahan menggerogoti performa kerja dan kenyamanan fisik tanpa disadari.

Mengenali sinyal halus dari tubuh adalah kunci untuk menjaga produktivitas tetap stabil. Berikut adalah tanda-tanda dehidrasi terselubung yang sering diabaikan oleh para profesional.

1. Keinginan Mengonsumsi Makanan Manis (Sugar Craving)

Saat tubuh kekurangan cairan, organ hati akan kesulitan melepaskan glikogen (cadangan energi) ke dalam aliran darah. Akibatnya, otak mengirimkan sinyal lapar yang mendesak, terutama keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan manis atau camilan tinggi karbohidrat. Jika Anda merasa ingin sekali makan cokelat atau boba di sore hari, cobalah minum segelas besar air putih terlebih dahulu; bisa jadi itu adalah sinyal haus yang "menyamar" menjadi rasa lapar.

2. Bau Mulut yang Tidak Biasa (Halitosis)

Air liur memiliki sifat antibakteri alami. Dehidrasi menghambat produksi air liur, sehingga mulut menjadi lebih kering dan bakteri berkembang biak lebih cepat. Jika Anda merasa napas terasa kurang segar meskipun sudah menyikat gigi, itu bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan cairan untuk memproduksi saliva yang cukup guna membersihkan rongga mulut secara alami.

3. Kulit Kehilangan Elastisitas (Skin Pinch Test)

Pekerja di ruangan ber-AC sering mengalami kulit kering, namun dehidrasi terselubung menyerang elastisitas kulit secara keseluruhan. Coba cubit punggung tangan Anda selama beberapa detik lalu lepaskan. Jika kulit membutuhkan waktu lama untuk kembali ke posisi semula (tidak langsung rata), itu adalah tanda nyata bahwa sel-sel kulit Anda sedang kekurangan hidrasi dari dalam.

4. Sakit Kepala Ringan atau Perasaan "Brain Fog"

Pernahkah Anda merasa sulit fokus, sulit mengingat kata-kata sederhana, atau merasakan denyut ringan di pelipis saat menatap layar? Otak dikelilingi oleh kantung cairan yang melindunginya dari benturan. Saat dehidrasi, volume cairan ini menyusut, menyebabkan otak sedikit tertarik menjauh dari tengkorak yang memicu rasa sakit kepala. Ini bukan tanda Anda butuh parasetamol, melainkan tanda Anda butuh dua gelas air.

5. Kram Otot Padahal Hanya Duduk Diam

Kram otot tidak hanya terjadi pada pelari. Ketidakseimbangan elektrolit (natrium dan kalium) akibat kurangnya air dapat menyebabkan saraf otot menjadi sangat sensitif. Jika Anda sering merasakan kedutan pada kelopak mata (eye twitching) atau kram tiba-tiba pada betis saat duduk di meja kerja, itu adalah cara otot memprotes kurangnya pelumasan dan keseimbangan mineral dalam tubuh.

Penutup: Jangan Tunggu Haus untuk Bertindak

Dehidrasi terselubung adalah pencuri fokus yang bekerja dalam diam. Di ruang kantor yang dingin, tubuh tetap kehilangan cairan melalui pernapasan dan penguapan kulit tanpa kita sadari. Menjadikan minum air sebagai ritual rutin—bukan sekadar respons terhadap haus—akan memastikan mesin biologis Anda tetap bekerja pada performa puncaknya hingga jam pulang kantor tiba.

Logo Radio
🔴 Radio Live