Bye-bye Kulit Jeruk! Cara Efektif Basmi Bruntusan Sampai Akar
Elsa - Thursday, 30 April 2026 | 03:30 PM


Berdamai dengan Bruntusan: Panduan Survival Biar Kulit Nggak Kayak Aspal Rusak
Bruntusan itu ibarat tamu tak diundang yang masuk ke kosan tanpa permisi, nggak bikin ribut tapi keberadaannya sangat mengganggu pemandangan. Dia nggak kayak jerawat batu yang sakitnya minta ampun dan kelihatan membara, tapi dia bikin kita kehilangan kepercayaan diri, apalagi kalau lagi kena cahaya dari samping. Mau ditutupin pakai foundation tebal sekalipun, teksturnya bakal tetap "nongol" dan malah bikin makeup kelihatan cakey. Jadi, sebenarnya gimana sih cara ngusir makhluk halus—eh, maksudnya bintik halus ini—secara ampuh?
Kenali Dulu Lawannya: Kenapa Sih Dia Betah di Muka Kita?
Sebelum kita bahas "senjata" buat membasminya, kita harus tahu dulu kenapa dia bisa muncul. Bruntusan atau yang dalam bahasa medis sering disebut komedo tertutup (closed comedones) ini biasanya muncul karena pori-pori kita tersumbat. Penyumbatnya macam-macam, mulai dari tumpukan sel kulit mati, minyak berlebih (sebum), sisa-sisa debu polusi Jakarta yang jahat, sampai sisa sunscreen yang nggak dibersihkan dengan benar.
Kadang, gaya hidup kita juga jadi komplotannya. Sering begadang sambil nonton drakor, makan gorengan yang minyaknya bisa buat goreng kerupuk se-RT, sampai malas ganti sarung bantal yang sudah jadi sarang bakteri. Kalau kita cuma fokus pakai skincare mahal tapi masih malas cuci muka setelah seharian di luar, ya sama saja bohong. Bruntusan bakal tetap nangkring dengan bahagianya di sana.
Double Cleansing: Ritual Suci yang Nggak Boleh Ditawar
Kalau kamu tanya ke skincare enthusiast mana pun tentang cara paling ampuh mengatasi bruntusan, jawaban nomor satunya pasti: Double Cleansing. Ini bukan sekadar tren biar kelihatan ribet, tapi memang kebutuhan primer kulit kita. Mencuci muka pakai sabun (facial wash) saja itu nggak cukup buat mengangkat sisa makeup atau sunscreen yang sifatnya tahan air.
Coba deh mulai sekarang pakai cleansing oil, cleansing balm, atau micellar water sebelum cuci muka pakai sabun. Anggap saja ini cara kamu minta maaf ke kulit karena sudah diajak tempur seharian. Dengan double cleansing, pori-pori kamu benar-benar "napas" dan nggak ada lagi residu yang terjebak di dalamnya yang bisa memicu bruntusan baru.
Eksfoliasi: Jangan Kasih Kendor, Tapi Jangan Galak-Galak
Bruntusan itu sering kali terjadi karena sel kulit mati yang mager alias malas lepas dari permukaan kulit. Makanya, kita butuh dorongan ekstra berupa eksfoliasi. Tapi ingat, jangan pakai scrub yang butirannya kasar banget sampai muka terasa kayak diampelas. Bukannya halus, kulit malah bisa iritasi dan makin beruntusan.
Pilihlah chemical exfoliator yang mengandung AHA (Alpha Hydroxy Acid) atau BHA (Salicylic Acid). BHA ini juara banget buat urusan bruntusan karena dia bisa masuk ke dalam pori-pori dan "nyapu" minyak serta kotoran di dalamnya. Pakainya pun nggak usah tiap hari, cukup 2-3 kali seminggu saja di malam hari. Percaya deh, kalau telaten, tekstur kulit yang kayak parutan keju itu perlahan bakal jadi halus kayak jalan tol yang baru diresmikan.
Kelembapan Itu Kunci, Bukan Musuh
Sering ada anggapan keliru kalau kulit bruntusan atau berminyak itu nggak butuh pelembap. "Nanti malah makin minyakan, Min!" Begitu biasanya protes netizen. Padahal, kalau kulit kita dehidrasi, dia bakal otomatis memproduksi minyak lebih banyak buat kompensasi. Minyak makin banyak, pori-pori makin tersumbat, dan—tebak apa?—bruntusan makin subur.
Carilah pelembap yang teksturnya ringan kayak gel atau yang ada label non-comedogenic. Pelembap ini berfungsi buat mengunci air di dalam kulit dan menjaga skin barrier kamu tetap sehat. Kulit yang sehat dan lembap punya kemampuan lebih baik buat "nendang" masalah-masalah kecil kayak bruntusan ini.
Sunscreen: Satpam yang Sering Dilupakan
Nggak peduli seberapa mahal serum atau exfoliator-mu, kalau kamu nggak pakai sunscreen di pagi hari, semuanya bakal sia-sia. Sinar UV itu bisa bikin iritasi kulit makin parah dan memperlambat proses penyembuhan bruntusan. Selain itu, beberapa bahan aktif dalam produk eksfoliasi bikin kulit kita jadi lebih sensitif sama matahari. Jadi, jangan malas pakai sunscreen meskipun kamu cuma di rumah saja atau lagi mendung-mendungnya cuaca galau.
Gaya Hidup: Rahasia di Balik Layar
Selain urusan oles-mengoles di muka, faktor internal juga pegang peran penting. Pernah nggak kamu perhatiin, habis makan cokelat atau susu berlebihan terus tiba-tiba dahi jadi rame? Beberapa orang memang sensitif sama makanan tertentu yang bisa memicu peradangan kulit. Cobalah buat lebih banyak minum air putih—klise memang, tapi air putih itu detoks alami paling murah yang pernah ada.
Terus, tolong banget, jangan hobi pegang-pegang muka pakai tangan kotor. Tangan kita itu magnet kuman. Apalagi kalau kamu tipe yang suka gemas pengen mencetin bruntusan itu satu-satu. Jangan! Bukannya hilang, malah bisa jadi jerawat meradang atau meninggalkan bekas luka (PIH/PIE) yang lebih susah hilangnya daripada kenangan sama mantan.
Satu lagi tips sederhana yang sering dilupakan: ganti sarung bantal! Kita tidur sekitar 7-8 jam menempel di bantal. Bayangkan kotoran, keringat, dan sisa produk rambut yang nempel di sana terus kena muka tiap malam. Ganti sarung bantal minimal seminggu sekali itu hukumnya wajib kalau mau kulit bersih.
Kesimpulan: Sabar Adalah Koentji
Mengatasi bruntusan itu bukan proses semalam jadi kayak bangun candi Prambanan. Butuh konsistensi dan kesabaran. Jangan gonta-ganti produk setiap dua hari sekali cuma karena nggak langsung kelihatan hasilnya. Kulit itu butuh waktu buat beradaptasi dan melakukan regenerasi.
Nikmati saja prosesnya. Kalau hari ini masih ada satu atau dua bintik yang membandel, ya sudahlah, nggak usah terlalu dipikirin sampai stres. Stres sendiri malah bisa bikin hormon berantakan dan memicu bruntusan makin banyak. Fokus saja pada rutinitas dasar yang benar, jaga kebersihan, dan yang paling penting, cintai kulitmu apa pun kondisinya. Karena kulit yang cantik itu bukan kulit yang sempurna tanpa pori-pori kayak filter Instagram, tapi kulit yang sehat dan terawat. Semangat glowing!
Next News

Tips Tampil Fresh dengan Tren Makeup Pink yang Lagi Viral
in 6 hours

Gymnastic Anak: Wadah Tepat untuk Si Kecil yang Super Aktif
in 5 hours

Mengapa Retinol Jadi Skincare Wajib untuk Usia 20-an ke Atas?
in 5 hours

Dari 10 Langkah Jadi 3: Cara Sederhanakan Skincare Biar Nggak Boros
in 4 hours

Makeup Tetap Flawless Walau Cuaca Terik? Ini Rahasianya
in 4 hours

Bye-bye Tangan Tua! Tips Rawat Tangan Tetap Halus di Usia 20-an
in 2 hours

Akhirnya! Cinema XXI Izinkan Penonton Bawa Tumbler ke Dalam Studio, Simak Syarat Khususnya
6 days ago

Meja Bundar Lapangan Banteng: Saat Para Mantan Panglima TNI Bedah Strategi Pertahanan Udara Nasional
6 days ago

Selat Hormuz Membara, Indonesia Tetap Tenang: Bedah Strategi 'Benteng' Energi Nasional 2026
7 days ago

Listrik Padam di Sejumlah Wilayah Jakarta, Aktivitas Warga Terganggu
7 days ago


