Ceritra
Ceritra Teknologi

Vivo X300 Muncul ke Permukaan, Kamera Zeiss + AI Jadi Senjata Utama

Refa - Monday, 19 January 2026 | 12:00 PM

Background
Vivo X300 Muncul ke Permukaan, Kamera Zeiss + AI Jadi Senjata Utama
Ilustrasi Vivo X300 (Pinterest/KabarTerdepan)

Persaingan pasar smartphone kelas flagship kembali memanas di awal tahun ini. Vivo, pabrikan teknologi asal Tiongkok yang dikenal dengan inovasi kameranya, dikabarkan telah menyelesaikan tahap akhir pengembangan seri terbarunya, Vivo X300. Ponsel pintar ini diprediksi akan menjadi penerus takhta seri X yang selama ini dikenal sebagai "raja fotografi" di kancah seluler.

Bocoran mengenai spesifikasi dan desain Vivo X300 mulai bertebaran di dunia maya, membuat para penggemar gadget antusias. Fokus utama dari perangkat ini tampaknya masih berkutat pada sektor optik, namun dengan peningkatan signifikan pada integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan teknologi baterai generasi terbaru.

Berikut adalah rangkuman bocoran fitur unggulan yang membuat Vivo X300 layak dinantikan kehadirannya di pasar tanah air.

Revolusi Kamera dengan Zeiss dan Sensor BlueImage

Nilai jual utama seri X selalu terletak pada kameranya. Pada Vivo X300, kolaborasi dengan pabrikan optik legendaris asal Jerman, Zeiss, berlanjut ke level yang lebih serius. Ponsel ini dikabarkan akan mengusung lensa Zeiss APO Telephoto generasi terbaru yang mampu melakukan zoom optik jarak jauh tanpa penurunan kualitas warna atau ketajaman, bahkan dalam kondisi minim cahaya.

Selain itu, Vivo juga disebut akan membenamkan sensor gambar racikan mereka sendiri, yakni BlueImage. Teknologi ini diklaim mampu memproses cahaya lebih baik daripada sensor konvensional, mengurangi noise secara drastis, dan menghasilkan rentang dinamis (HDR) yang setara dengan kamera profesional. Fitur telephoto macro yang menjadi ciri khas Vivo juga akan ditingkatkan, memungkinkan pengambilan foto detail objek kecil dari jarak jauh dengan efek bokeh yang creamy.

Dapur Pacu Kelas Dewa

Untuk urusan performa, Vivo X300 tidak akan kompromi. Perangkat ini diprediksi akan ditenagai oleh chipset terkuat saat ini, yakni Dimensity 9500 (atau setara Snapdragon 8 Gen 5 tergantung wilayah pemasaran). Prosesor ini menawarkan peningkatan efisiensi daya dan kecepatan pemrosesan grafis yang jauh melampaui generasi sebelumnya.

Kekuatan prosesor tersebut akan didukung oleh konfigurasi memori yang masif. Varian tertinggi diperkirakan akan membawa RAM hingga 16GB atau bahkan 24GB berjenis LPDDR5X, serta penyimpanan internal berteknologi UFS 4.0 hingga 1TB. Kombinasi ini menjamin pengalaman multitasking, gaming berat, dan penyuntingan video 4K berjalan mulus tanpa hambatan.

Desain Layar Imersif

Beralih ke bagian muka, Vivo X300 akan memanjakan mata pengguna dengan layar LTPO AMOLED beresolusi 2K. Layar ini mendukung refresh rate adaptif 1-120Hz yang bisa menyesuaikan kebutuhan konten untuk menghemat daya. Tingkat kecerahan layar juga diprediksi akan menembus angka 4500 nits, menjadikannya tetap terlihat jelas meski di bawah terik matahari langsung.

Desain bodi kemungkinan akan mempertahankan estetika elegan dengan modul kamera melingkar besar di bagian belakang yang menjadi identitas seri X. Material kaca atau keramik di bagian belakang serta bingkai logam akan memberikan kesan kokoh sekaligus mewah saat digenggam.

Baterai BlueVolt yang Lebih Tipis dan Awet

Salah satu inovasi yang paling ditunggu adalah teknologi baterai. Vivo X300 kabarnya akan mengadopsi teknologi baterai Semi-Solid State atau yang sering disebut Vivo sebagai teknologi BlueVolt. Teknologi ini memungkinkan kapasitas baterai yang lebih besar dalam ukuran fisik yang lebih tipis.

Kapasitas baterai diprediksi mencapai 6.000 mAh, sebuah angka yang fantastis untuk ukuran ponsel flagship yang biasanya boros daya. Dukungan pengisian daya cepat (FlashCharge) 120W juga tetap dipertahankan, memungkinkan pengisian dari kosong hingga penuh hanya dalam waktu kurang dari 30 menit. Tidak ketinggalan, fitur pengisian daya nirkabel (wireless charging) 50W juga akan tersedia.

Integrasi AI yang Lebih Dalam

Mengikuti tren teknologi global, Vivo X300 akan berjalan dengan antarmuka Funtouch OS (atau OriginOS di Tiongkok) terbaru yang berbasis Android 16. Sistem operasi ini akan terintegrasi penuh dengan BlueLM, model bahasa besar milik Vivo.

Fitur AI ini tidak hanya sekadar asisten suara, melainkan mampu membantu produktivitas harian. Mulai dari merangkum artikel panjang, menerjemahkan panggilan telepon secara real-time, hingga fitur penyuntingan foto pintar (AI Eraser) yang bisa menghilangkan objek pengganggu dalam foto dengan sangat rapi dan natural.

Logo Radio
🔴 Radio Live