Tidur Lebih Nyenyak Saat Haid dengan Posisi Ini
Refa - Friday, 23 January 2026 | 03:30 PM


Nyeri haid sering kali memuncak pada malam hari, membuat banyak wanita mengalami gangguan tidur atau insomnia. Salah posisi tidur sedikit saja bisa membuat kram perut terasa makin menyiksa.
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan merekomendasikan posisi janin (fetal position) sebagai solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini. Posisi ini tidak hanya nyaman, tetapi juga memiliki dasar medis yang kuat untuk meredakan ketegangan otot.
Berikut adalah 3 alasan mengapa harus tidur dengan posisi menyamping dan menekuk kaki saat sedang haid:
1. Merelaksasi Otot Perut Secara Maksimal
Posisi janin dilakukan dengan cara tidur menyamping (kiri atau kanan) dan menekuk kedua lutut ke arah dada, mirip seperti bayi dalam kandungan.
Secara anatomis, posisi ini membuat otot-otot di sekitar perut dan rahim menjadi kendur (rileks). Berbeda dengan posisi telentang lurus yang justru menarik otot perut menjadi tegang. Dengan mengendurkan otot perut, tekanan pada rahim berkurang dan rasa nyeri kram akan mereda secara perlahan.
2. Mencegah Kebocoran Pembalut
Kekhawatiran pembalut bocor sering membuat wanita tidur dengan posisi kaku dan tidak nyenyak. Posisi janin terbukti paling aman untuk mencegah kebocoran.
Saat kedua kaki ditekuk merapat, posisi paha akan menjepit pembalut dengan lebih baik sehingga tidak mudah bergeser. Hal ini meminimalkan risiko darah merembes ke samping atau belakang kasur, terutama saat volume darah sedang banyak-banyaknya.
3. Hindari Tidur Tengkurap
Dokter sangat melarang posisi tidur tengkurap saat sedang nyeri haid. Tidur tengkurap akan memberikan tekanan langsung pada rahim yang sedang berkontraksi.
Tekanan beban tubuh pada perut ini justru akan memicu rasa sakit yang lebih hebat dan bisa menyebabkan kesulitan bernapas. Jika tidak bisa tidur menyamping, posisi telentang masih diperbolehkan asalkan diganjal dengan bantal di bawah lutut untuk menjaga lengkungan punggung tetap netral.
Next News

Bahaya Nasi yang Salah Masak: Bisa Melumpuhkan Pencernaan
20 hours ago

Ketemu Kucing Hitam Saat Berkendara? Simak Fakta dan Mitosnya
a day ago

Budaya Makan Visual: Ketika Kamera Lebih Lapar dari Perut
a day ago

Dilema Rak Dekorasi: Tanaman Hidup vs Palsu Mana yang Lebih Oke?
3 days ago

Alasan Mengapa Kamu Harus Selalu Bawa Tas Belanja Sendiri
4 days ago

Bekal Cepat Basi? Ini 5 Rahasia Packing Bekal Makan Siang Agar Tetap Enak
4 days ago

Mengenal Sejarah Teddy Bear: Kenapa Harus Pakai Nama Teddy?
5 days ago

Misteri Earworm: Kenapa Lagu yang Kita Benci Malah Susah Hilang?
8 days ago

Membedah Lebih Dalam: Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Dalam Kepercayaan Diri Individu
9 days ago

Bukan Kebetulan, Ini Asal Usul Nama Makanan Berawalan Bak
10 days ago





