Ceritra
Ceritra Warga

Met Gala: Arisan Sosialita Level Dewa atau Sekadar Karnaval Baju Aneh?

Nizar - Tuesday, 05 May 2026 | 11:45 AM

Background
Met Gala: Arisan Sosialita Level Dewa atau Sekadar Karnaval Baju Aneh?
Diana Ross (putih) saat berada di Met Gala 2025 (usatoday/)

Pernah nggak sih lo lagi enak-enak scrolling media sosial, terus tiba-tiba timeline penuh sama foto artis-artis Hollywood yang bajunya nggak masuk akal? Ada yang dandan jadi kucing raksasa, ada yang bawa replika kepalanya sendiri, sampai ada yang pakai gaun sepanjang lapangan futsal yang butuh lima orang buat ngangkat ekornya. Kalau lo ngerasa asing tapi penasaran, selamat datang di dunia Met Gala.

Buat orang awam, Met Gala mungkin kelihatan kayak pesta kostum Halloween, tapi versi jauh lebih mahal dan glamor. Padahal, kalau ditarik ke akarnya, acara ini jauh lebih "serius" dari sekadar ajang pamer outfit nyeleneh. Jadi, sebenarnya Met Gala itu apa sih? Kenapa semua orang dari Jakarta sampai New York heboh banget tiap bulan Mei datang? Yuk, kita bedah pelan-pelan biar lo nggak FOMO lagi pas nongkrong.

Bukan Sekadar Pesta, Tapi Donasi yang Dikemas Cantik

Secara teknis, Met Gala itu adalah acara penggalangan dana atau fundraising tahunan buat Metropolitan Museum of Art's Costume Institute di New York City. Gampangnya gini: museum itu punya departemen khusus kostum atau fashion, dan departemen ini nggak dapet subsidi pemerintah. Jadi, buat bertahan hidup, mereka bikin acara makan malam mewah ini.

Nah, duit yang terkumpul dari penjualan tiket dan meja itu dipake buat operasional museum dan bikin pameran fashion tahunan. Jadi, meskipun kelihatannya hura-hura, ada misi mulia di baliknya. Cuma ya itu, misi mulianya dibalut pakai berlian, sutra, dan makeup yang harganya mungkin setara cicilan rumah kita selama sepuluh tahun.

Siapa yang Mengatur Segalanya? Kenalin, Anna Wintour

Kalau di sekolah ada kepala sekolah yang galak, di Met Gala ada Anna Wintour. Dia adalah Editor-in-Chief majalah Vogue yang legendaris. Sejak tahun 1995, Anna-lah yang pegang kendali penuh. Lo punya duit miliaran? Belum tentu bisa masuk. Lo artis terkenal dengan jutaan followers? Belum tentu diundang.

Daftar tamu di Met Gala itu rahasia negara dan dijaga ketat banget. Anna punya hak veto buat nentuin siapa yang boleh dateng dan siapa yang harus gigit jari di rumah. Inilah yang bikin Met Gala beda sama acara red carpet lainnya kayak Oscar atau Grammy. Eksklusivitasnya itu lho yang bikin gengsinya naik ke langit ketujuh. Kalau lo dapet undangan Met Gala, itu artinya lo udah dianggap "relevan" di industri pop culture saat ini.

Tema: Kenapa Bajunya Harus Aneh Begitu?

Pasti banyak yang nanya, "Ngapain sih dandan kayak gitu? Emang nggak risih?" Nah, ini dia poin pentingnya. Setiap tahun, Met Gala punya tema tertentu yang ngikutin pameran yang lagi dibuka di museum tersebut. Para tamu diharapkan (atau lebih tepatnya diwajibkan) buat pakai baju yang sesuai sama tema itu.

Misalnya, ada tema tentang teknologi, tema tentang agama (Heavenly Bodies), sampai tema yang paling ikonik sekaligus membingungkan: "Camp: Notes on Fashion". Di tema Camp ini, para artis ditantang buat tampil se-ekstrem, se-ironis, dan se-berlebihan mungkin. Makanya jangan heran kalau lo lihat Lady Gaga ganti baju empat kali di karpet merah atau Katy Perry dandan jadi lampu gantung.

Bagi para desainer, Met Gala itu adalah panggung buat unjuk gigi. Ini bukan tempat buat pakai gaun cantik standar yang biasa lo lihat di kondangan. Ini adalah tempat buat seni. Jadi, kalau bajunya kelihatan "aneh" di mata kita, mungkin itu karena kita melihatnya pakai standar pakaian sehari-hari, padahal mereka lagi pakai karya seni berjalan.

Berapa Sih Harga Tiketnya? (Siapkan Mental)

Jangan harap ada tiket presale di loket dot com buat acara ini. Harga satu tiket per orang kabarnya mencapai angka $50.000 atau sekitar 700-800 juta rupiah. Itu baru tiket masuknya aja. Kalau mau beli satu meja (biasanya buat brand-brand besar kayak Gucci, Chanel, atau Versace buat bawa muse mereka), harganya bisa tembus miliaran rupiah.

Tapi ya gitu, meskipun mahal, orang tetep antre buat masuk. Kenapa? Karena ini adalah ajang networking paling mentereng di dunia. Di dalam sana, lo bisa makan malam bareng Elon Musk, bisik-bisik sama Beyonce, atau ngerumpi bareng keluarga Kardashian. Meskipun, denger-denger sih, makanan di sana porsinya kecil banget dan seringkali para artis ini malah pesen pizza begitu acara selesai karena laper.

Ritual "First Monday in May" dan Netizen Indonesia

Met Gala selalu diadakan pada hari Senin pertama di bulan Mei. Di Amerika, ini udah kayak ritual suci. Di Indonesia, karena perbedaan waktu, biasanya kita bakal dapet update fotonya di Selasa pagi. Di sinilah peran kita sebagai "hakim" fashion dadakan dimulai.

Sambil sarapan bubur atau lagi di dalam KRL, netizen kita bakal asyik nge-judge: "Duh, ini baju apa kemoceng?", "Coba kalau dia pakai hijab pasti lebih anggun," atau "Ini mah mirip bungkus permen." Serunya Met Gala emang bukan cuma buat yang dateng, tapi buat kita yang nonton lewat layar HP. Kita semua mendadak jadi pengamat fashion paling ahli di dunia, ngalahin Anna Wintour sendiri.

Kesimpulan: Penting Nggak Sih?

Sebenernya, kalau ditanya penting atau nggak, jawabannya tergantung sudut pandang lo. Buat industri fashion dan seni, Met Gala itu vital banget buat pendanaan dan inovasi. Buat para selebriti, ini ajang validasi status sosial. Buat kita rakyat jelata? Ini adalah hiburan visual yang seru buat diomongin di grup WhatsApp.

Met Gala ngingetin kita kalau fashion itu nggak selalu soal fungsionalitas (bisa dipake buat jalan ke mall atau nggak), tapi juga soal ekspresi dan keberanian buat tampil beda. Jadi, kalau tahun depan lo lihat ada artis pakai baju yang bentuknya mirip tumpeng, jangan langsung emosi. Coba cari tahu temanya apa. Siapa tahu, ada makna mendalam di balik tumpeng itu.

Gimana? Udah mulai paham kan kenapa acara ini bikin heboh tiap tahun? Intinya, Met Gala itu adalah perpaduan antara seni tinggi, bisnis kelas atas, dan drama Hollywood yang diaduk jadi satu. Sebuah perayaan yang bikin dunia terasa sedikit lebih berwarna, meskipun isi dompet kita tetap nggak berubah.

Logo Radio
🔴 Radio Live