Strategi Pemprov Jatim Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan 2026 Lewat Gelaran Pasar Murah
Nisrina - Thursday, 29 January 2026 | 02:15 PM


Menjelang datangnya bulan suci Ramadan tahun 2026 suasana kebatinan masyarakat sering kali bercampur aduk. Di satu sisi ada kebahagiaan menyambut bulan penuh berkah namun di sisi lain ada kecemasan soal harga pangan. Fenomena kenaikan harga bahan pokok memang seolah menjadi siklus tahunan yang sulit dihindari setiap kali hari besar keagamaan tiba.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyadari betul potensi gejolak ekonomi yang bisa memberatkan rakyat kecil di momen krusial ini. Sebagai langkah antisipatif yang nyata mereka kembali menggelar program andalan yaitu pasar murah di berbagai titik strategis. Langkah taktis ini diambil untuk memastikan stabilitas harga tetap terkendali meski permintaan pasar sedang tinggi tingginya.
Memangkas Rantai Distribusi yang Panjang
Program pasar murah ini sejatinya bukan sekadar kegiatan seremonial belaka melainkan instrumen ekonomi makro yang vital. Tujuannya adalah memangkas rantai distribusi pangan yang sering kali terlalu panjang dan memicu lonjakan harga di tingkat eceran. Dengan mempertemukan produsen atau distributor langsung dengan konsumen maka harga jual bisa ditekan sedemikian rupa agar lebih terjangkau.
Mekanisme ini terbukti ampuh untuk mengoreksi harga pasar yang terkadang tidak wajar akibat permainan oknum. Ketika masyarakat memiliki alternatif tempat belanja dengan harga miring maka pedagang di pasar konvensional mau tidak mau akan menyesuaikan harga. Ini adalah bentuk intervensi pasar yang sehat tanpa harus merusak ekosistem perdagangan yang sudah ada.
Ketersediaan Komoditas Pokok Berkualitas
Fokus utama dari gelaran pasar murah ini adalah ketersediaan komoditas pangan yang paling krusial bagi dapur rumah tangga. Beras dengan kualitas medium hingga premium menjadi primadona utama yang paling dicari oleh ibu ibu rumah tangga. Pemerintah menjamin kualitas beras yang dijual tetap terjaga meski harganya di bawah standar pasar retail modern.
Selain beras komoditas penting lainnya seperti minyak goreng dan gula pasir juga tersedia dalam jumlah yang melimpah. Dua bahan ini sangat vital untuk kebutuhan memasak hidangan berbuka maupun pembuatan kue lebaran nantinya. Subsidi harga yang diberikan pada item ini sangat membantu meringankan kalkulasi belanja bulanan warga.
Telur ayam ras dan daging ayam potong juga sering kali masuk dalam daftar subsidi yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Komoditas sumber protein ini sangat penting untuk menjaga asupan gizi masyarakat selama menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Pemerintah ingin memastikan setiap keluarga di Jawa Timur bisa menikmati hidangan sahur dan berbuka dengan layak tanpa pusing memikirkan biaya.
Sinergi Kuat Lintas Sektoral
Pengendalian inflasi daerah memang menjadi pekerjaan rumah besar bagi Tim Pengendali Inflasi Daerah atau TPID Jawa Timur. Jika harga pangan dibiarkan bergerak liar maka daya beli masyarakat akan tergerus habis secara perlahan. Hal ini bisa berdampak domino pada melambatnya pertumbuhan ekonomi regional secara keseluruhan yang tentu merugikan banyak pihak.
Dalam pelaksanaan teknisnya Pemprov Jatim tidak bekerja sendirian melainkan menggandeng berbagai mitra strategis yang kompeten. Perum Bulog Divre Jatim menjadi garda terdepan dalam penyediaan stok beras yang melimpah dan berkualitas. Kerja sama lintas sektoral ini menjamin bahwa stok barang tidak akan habis meski diserbu antusiasme ribuan warga.
Selain Bulog peran BUMD pangan dan distributor lokal juga sangat signifikan dalam kesuksesan operasi pasar ini. Sinergi yang kuat ini membuktikan kekompakan pemerintah dalam melayani kebutuhan dasar warganya. Rantai pasok yang kokoh adalah kunci utama untuk melawan permainan harga dari oknum spekulan nakal yang ingin mengambil untung sesaat.
Akses Mudah Menjangkau Pelosok
Lokasi pasar murah biasanya sengaja disebar di area yang padat penduduk atau dekat dengan pasar pasar tradisional utama. Pendekatan jemput bola ini terbukti efektif memudahkan masyarakat untuk mengakses barang murah tanpa perlu mengeluarkan ongkos transportasi mahal. Pemerintah ingin pemerataan akses pangan murah bisa dirasakan hingga ke pelosok desa dan bukan hanya di pusat kota.
Jadwal pelaksanaan pasar murah ini juga diatur sedemikian rupa agar beriringan dengan momen puncak permintaan masyarakat. Biasanya frekuensi gelaran akan semakin ditingkatkan mendekati hari H puasa dan seminggu sebelum Lebaran. Strategi waktu ini sangat krusial untuk meredam lonjakan harga yang biasanya terjadi di detik detik terakhir.
Bagi masyarakat sendiri keberadaan pasar murah ini adalah angin segar yang sangat dinantikan di tengah himpitan ekonomi global. Penghematan belanja sekecil apa pun akan sangat berarti untuk dialokasikan ke kebutuhan lebaran lainnya yang juga mendesak. Antusiasme warga yang rela antre dengan tertib menjadi bukti valid betapa dibutuhkannya program pro rakyat seperti ini.
Imbauan Agar Tidak Panic Buying
Meskipun harga murah sangat menggoda namun pemerintah juga terus tak henti hentinya memberikan edukasi pada warga. Masyarakat diimbau keras agar tidak melakukan aksi borong berlebihan atau yang dikenal dengan istilah panic buying. Membeli barang dalam jumlah yang tidak wajar justru akan merusak mekanisme pasar dan merugikan tetangga yang membutuhkan.
Belanjalah secukupnya sesuai kebutuhan konsumsi keluarga yang wajar selama bulan puasa berlangsung. Stok pangan di seluruh wilayah Jawa Timur dipastikan dalam kondisi aman hingga melewati Hari Raya Idulfitri 2026 nanti. Gudang gudang penyimpanan milik pemerintah dan mitra swasta penuh dengan cadangan beras serta kebutuhan pokok lainnya.
Jaminan ketersediaan stok ini seharusnya membuat masyarakat bisa lebih tenang dalam menghadapi bulan Ramadan tanpa rasa waswas. Kepanikan yang tidak perlu hanya akan memicu kenaikan harga psikologis yang sebenarnya bisa dihindari. Mari menjadi konsumen cerdas yang turut membantu menjaga stabilitas ekonomi lingkungan sekitar.
Selain menggelar lapak fisik pemantauan harga secara real time juga terus dilakukan di berbagai pasar induk. Satgas pangan diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengawasi agar tidak ada penimbunan barang oleh oknum tidak bertanggung jawab. Penegakan hukum yang tegas siap menanti mereka yang berani bermain curang di atas penderitaan rakyat.
Harapan besar digantungkan agar angka inflasi di Jawa Timur tetap berada di level yang aman dan terkendali sepanjang tahun. Stabilitas ekonomi yang terjaga akan menciptakan suasana ibadah yang lebih kondusif dan khusyuk bagi umat muslim. Masyarakat tidak perlu lagi dipusingkan memikirkan harga cabai rawit atau bawang merah yang meroket tajam di pasaran.
Mari kita dukung upaya pemerintah provinsi ini dengan memanfaatkan fasilitas pasar murah sebaik baiknya. Semoga Ramadan 2026 ini membawa keberkahan rezeki dan ketenangan hati bagi seluruh warga Jawa Timur.
Next News

Lukisan Kuda Api SBY dan Deretan Karya Seni Fenomenalnya
12 hours ago

Berburu Sembako Murah di Gebyar Ramadhan Disperindag Jatim 2026
17 hours ago

6 Film Bioskop Indonesia Siap Tayang Lebaran 2026
3 days ago

Aturan Baru Inggris Larang Anak di Bawah 16 Tahun Main Media Sosial
3 days ago

Fakta Menarik Film Minions Monsters Tayang Juli 2026
4 days ago

Mengapa Cuaca Ekstrem Mengamuk dengan Angin Kencang dan Petir yang Menyambar Belakangan Ini
9 days ago

Cara Daftar dan Syarat Lengkap Mudik Gratis BUMN 2026
9 days ago

Fenomena Unik Draco Malfoy Mendadak Jadi Ikon Keberuntungan Imlek 2026
10 days ago

4 Cara Mudah Cek Status BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Cukup Pakai NIK
11 days ago

Kirim Namamu Untuk Terbang Mengelilingi Bulan Bersama NASA!
12 days ago






