Shopee Hadirkan Pengalaman Belanja Baru Bersama Meta, Dorong Kreator Kembangkan Potens


Lewat kemitraan ini, Shopee dan Meta meluncurkan sejumlah fitur terkini, termasuk integrasi produk langsung di konten media sosial dan opsi pembelian melalui tautan dari konten kreator. Kreator dengan akun afiliasi kini bisa menautkan produk ke dalam konten Feed dan Reels mereka di platform Meta, dan pembeli dapat langsung melakukan checkout di Shopee.
Menurut Peggy Zhu, Head of Brand and Growth Marketing Shopee, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Shopee untuk memperkuat ekosistem dan meningkatkan pengalaman belanja daring. “Melalui kerja sama dengan Meta ini, kami memberikan kemudahan bagi kreator, brand, dan penjual untuk menghubungkan komunitas Facebook mereka dengan beragam produk dan platform tepercaya milik Shopee.”
Salah satu fitur unggulan adalah program Kemitraan Afiliasi Facebook yang disediakan oleh Shopee sebagai mitra pertama secara global. Program ini memungkinkan kreator memilih produk secara langsung, menautkan tautan afiliasi ke dalam konten mereka, dan memperoleh insentif seperti komisi, sampel produk, serta voucher khusus pelanggan.
Selain itu, kolaborasi ini juga memperkuat kemampuan fitur siaran langsung (Live) di Facebook melalui penambahan “Collaborative Ads”. Brand dan penjual dapat menampilkan katalog produk Shopee selama sesi Live, sehingga penonton bisa langsung diarahkan ke aplikasi Shopee untuk checkout — meningkatkan daya tarik dan konversi penjualan.
Kreator dari berbagai negara Asia Tenggara bahkan telah merasakan manfaatnya. Kreator asal Thailand bernama Suparat yang menyalurkan kecintaannya terhadap bonsai mengaku bahwa dalam waktu sekitar sepuluh hari sejak bergabung program ini, ia sudah mulai meraih penghasilan dari tautan produk yang diterbitkannya.
Dengan meluncurkan rangkaian fitur baru bersama Meta, Shopee tidak hanya memperluas jangkauan belanja daring bagi pengguna, tetapi juga secara aktif memberdayakan kreator dan pelaku usaha kecil menengah untuk tumbuh di era digital.
Transformasi ini mencerminkan bahwa ekosistem belanja saat ini tidak lagi sekadar transaksi, melainkan juga kolaborasi antara platform, kreator, dan komunitas. Ke depan, sinergi seperti ini bisa menjadi pondasi bagi pengalaman belanja yang lebih terhubung, otentik, dan berkelanjutan baik bagi konsumen maupun pelaku ekonomi kreatif.
Next News

Tak Punya Pohon Kakao, Tapi Swiss Jadi Raja Cokelat Dunia, Ini Rahasianya
7 hours ago

Di Balik Keputusan Elon Musk Membungkam Sisi Liar Grok
9 hours ago

Strategi Evelyn Afnilia Membidik Momen Emas Lebaran 2026 Lewat 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
10 hours ago

FIX! Jakarta Masuk Daftar, BTS Resmi Gelar Tur Dunia 2026!
10 hours ago

Kim Hye Yoon dan Park Solomon Hadirkan Romansa Fantasi Segar dalam 'No Tail to Tell'
12 hours ago

Selamat Tinggal Konten Toxic! Fitur Reset Instagram Ini Jadi Penyelamat Mental Health Kamu
14 hours ago

Donald Trump Mau Beli Greenland, NATO Diancam Bubar: Emangnya Ini Jual Beli Tanah Kavling di Citayam?
13 hours ago

Awas Tertipu! Video dari Google Veo 3.1 Saking Realistisnya Sampai Butuh Tanda Khusus
16 hours ago

Era Baru TikTok Shop 2026, Awas Kerkun 'Shadowban Duit'!
a day ago

Bangkit dari Sorotan Miring, Go Min Si Siap Mengguncang Bioskop Lewat Film 'Moral Family'
a day ago





