Sering Terobos Banjir? Waspada 4 Komponen Motor Ini Bisa Rusak Parah
Refa - Friday, 23 January 2026 | 11:30 AM


Hujan deras di awal tahun 2026 menyebabkan genangan air di sejumlah titik langganan banjir Surabaya seperti Mayjen Sungkono, Rungkut, hingga Dharmawangsa. Kondisi ini sering kali memaksa pengendara roda dua untuk menerobos banjir agar bisa tetap beraktivitas.
Tindakan menerjang banjir setinggi knalpot atau dek pijakan kaki motor matik sangat berisiko merusak komponen mesin. Saat ini, banyak bengkel di Surabaya yang menerima perbaikan motor mogok akibat kemasukan air. Biaya perbaikan untuk kerusakan berat (turun mesin) bisa mencapai jutaan rupiah.
Agar kerusakan tidak semakin parah, mekanik bengkel menyarankan pemeriksaan 4 komponen vital berikut ini segera setelah motor melewati banjir:
1. Cek Warna Oli Mesin dan Gardan
Segera periksa kondisi oli melalui dipstick. Jika warna oli berubah menjadi putih keruh atau abu-abu, berarti air sudah masuk ke dalam ruang mesin.
Jangan menyalakan mesin dalam kondisi ini karena oli yang tercampur air kehilangan kemampuan pelumasannya. Jika dipaksakan, piston dan dinding silinder akan bergesekan langsung, menyebabkan goresan (baret) parah. Solusinya, segera kuras dan ganti oli baru (flushing) hingga warnanya kembali normal.
2. Jangan Nyalakan Mesin Jika Mogok (Water Hammer)
Jika motor tiba-tiba mati saat melewati genangan, jangan menekan tombol starter atau menggunakan kick starter. Ini adalah kesalahan fatal yang dapat menyebabkan Water Hammer.
Water Hammer terjadi ketika air masuk ke ruang bakar dalam jumlah banyak. Karena air tidak bisa dikompresi, tekanan piston akan menghantam stang seher (batang piston) hingga bengkok atau patah. Langkah yang benar adalah dorong motor ke tempat kering, buka busi, dan engkol perlahan untuk mengeluarkan air dari lubang busi.
3. Bersihkan Komponen CVT
Pada motor matik, air yang masuk ke bak CVT akan menyebabkan V-Belt basah dan selip. Gejala yang muncul biasanya motor terasa berat saat digas atau timbul getaran kasar pada putaran rendah.
Segera bawa ke bengkel untuk membuka bak CVT. Komponen harus dibersihkan dari sisa air dan lumpur, serta bagian pulley perlu diberi pelumas ulang (grease) untuk mencegah karat dan kerusakan fungsi.
4. Segera Cuci Motor untuk Cegah Karat
Air banjir mengandung kotoran, limbah, dan bersifat asam yang dapat mempercepat proses korosi (karat). Bagian yang paling rentan adalah rantai, standar tengah/samping, dan leher knalpot. Segera cuci motor dengan air bersih dan sabun setelah sampai di rumah untuk menghilangkan sisa air banjir yang menempel.
Next News

Birthday Blues: Mengapa Sebagian Orang Justru Merasa Sedih Saat Ulang Tahun?
7 days ago

Mengapa Kita Senang Mendapat Ucapan Ulang Tahun?
7 days ago

Kue Ulang Tahun: Bagaimana Tradisi Ini Berawal?
7 days ago

Kenapa Tiup Lilin Menjadi Tradisi Saat Ulang Tahun?
7 days ago

Ulang Tahun: Mengapa Momen Bertambah Usia Selalu Terasa Istimewa?
7 days ago

Rumah Sebagai Safe Space: Mengapa Lingkungan Tempat Tinggal yang Bersih Memengaruhi Kesejahteraan Kita?
13 days ago

Menjemur di Bawah Matahari atau Di Tempat Teduh, Mana yang Lebih Baik?
13 days ago

Kebiasaan yang Tanpa Sadar Mengundang Kecoak, Tikus, dan Hama Lainnya Ke Rumah
13 days ago

Dari Mana Asal Debu di Rumah? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
13 days ago

Jangan Asal Campur Bahan Pembersih Ini Risiko Fatalnya
13 days ago

