Ceritra
Ceritra Warga

Panduan Lengkap Mengenal Visa Schengen dan Daftar Negaranya

Nisrina - Monday, 16 February 2026 | 08:37 PM

Background
Panduan Lengkap Mengenal Visa Schengen dan Daftar Negaranya
Ilustrasi visa schengen (iStockphoto/)

Berlibur ke benua Eropa adalah impian bagi banyak orang di seluruh dunia termasuk para wisatawan asal Indonesia. Membayangkan diri berjalan jalan di bawah megahnya Menara Eiffel di Paris menikmati pelayaran romantis di kanal kanal kota Venesia atau mendaki pegunungan es yang menakjubkan di Swiss tentu akan membuat siapa saja merasa bersemangat. Namun merencanakan perjalanan melintasi berbagai negara di Eropa sering kali memunculkan satu pertanyaan besar terkait dokumen keimigrasian yaitu bagaimana cara mengurus visanya.

Pada masa lalu seorang wisatawan yang ingin melakukan perjalanan keliling Eropa harus mengurus visa dari masing masing negara yang ingin dikunjungi. Proses ini tentu saja sangat memakan waktu menguras tenaga dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Beruntunglah saat ini dunia pariwisata telah dimudahkan dengan hadirnya sebuah dokumen sakti yang dikenal luas dengan nama Visa Schengen.

Berdasarkan panduan edukasi perjalanan yang dilansir oleh asuransi perjalanan Travelsafe ACA memiliki Visa Schengen adalah kunci utama untuk membuka gerbang eksplorasi ke puluhan negara di daratan Eropa tanpa perlu repot mengurus dokumen perbatasan berulang kali. Artikel ini akan membedah secara mendalam dan komprehensif mengenai apa itu Visa Schengen keuntungan memilikinya daftar negara anggotanya hingga tips penting agar permohonan visa Anda disetujui oleh pihak kedutaan.

Sejarah Singkat dan Pengertian Visa Schengen

Untuk memahami keistimewaan dokumen ini kita perlu mundur sejenak melihat sejarah pembentukannya. Nama Schengen sendiri sebenarnya diambil dari nama sebuah desa kecil yang asri di negara Luksemburg. Di desa inilah pada tahun 1985 sebuah perjanjian bersejarah ditandatangani oleh lima negara anggota Komunitas Ekonomi Eropa pada masa itu. Perjanjian tersebut bertujuan untuk menghapuskan pengawasan perbatasan internal di antara negara negara pesertanya.

Berawal dari kesepakatan lima negara tersebut wilayah Schengen terus berkembang pesat hingga saat ini. Secara sederhana Visa Schengen adalah sebuah dokumen izin masuk yang dikeluarkan oleh salah satu negara anggota wilayah Schengen yang memungkinkan pemegangnya untuk bepergian secara bebas melintasi perbatasan internal seluruh negara anggota lainnya.

Dengan memiliki visa ini Anda tidak akan lagi dihentikan di pos pemeriksaan perbatasan saat Anda berpindah dari satu negara Schengen ke negara Schengen lainnya baik itu menggunakan jalur udara pesawat terbang jalur darat menggunakan kereta api antarnegara maupun menyewa mobil melintasi jalan raya lintas batas. Seluruh wilayah ini telah dianggap sebagai satu kesatuan yurisdiksi perjalanan domestik.

Keuntungan Maksimal Memiliki Visa Schengen

Memegang stiker Visa Schengen di dalam paspor Anda memberikan berbagai keuntungan yang luar biasa besar bagi efisiensi perjalanan Anda. Keuntungan pertama dan yang paling nyata tentu saja adalah penghematan biaya administrasi. Anda hanya perlu membayar biaya permohonan visa satu kali saja di satu kedutaan untuk bisa mengunjungi puluhan negara sekaligus.

Keuntungan kedua adalah fleksibilitas dan kebebasan menyusun rencana perjalanan. Anda bisa mendarat di kota Amsterdam Belanda lalu melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api menuju Brussels di Belgia dan mengakhiri liburan Anda dengan penerbangan pulang dari kota Roma Italia. Semua perpindahan ini dilakukan dengan sangat mulus tanpa perlu mencetak paspor Anda berulang kali di setiap pos perbatasan negara.

Keuntungan ketiga adalah penghematan waktu. Proses pemeriksaan imigrasi sering kali menjadi bagian paling melelahkan dari sebuah perjalanan internasional karena antrean yang sangat panjang. Dengan Visa Schengen Anda hanya akan melewati pemeriksaan imigrasi ketat pada saat titik pertama kedatangan Anda di wilayah tersebut dan pada saat titik terakhir keberangkatan Anda keluar dari wilayah Schengen.

Daftar Lengkap Negara Anggota Wilayah Schengen

Banyak orang yang masih keliru menyamakan antara Uni Eropa dengan Wilayah Schengen. Sangat penting untuk dipahami bahwa tidak semua negara anggota Uni Eropa adalah anggota wilayah Schengen dan sebaliknya ada beberapa negara anggota Schengen yang bukan merupakan bagian dari Uni Eropa.

Hingga tahun 2026 wilayah bebas batas ini telah beranggotakan dua puluh sembilan negara di Eropa. Ekspansi terbaru memasukkan negara Rumania dan Bulgaria yang kini semakin meluaskan area penjelajahan para pelancong. Berikut adalah daftar lengkap negara negara anggota yang bisa Anda kunjungi secara bebas hanya dengan menggunakan satu Visa Schengen.

Negara negara tersebut meliputi Austria Belgia Bulgaria Ceko Denmark Estonia Finlandia Prancis Jerman Yunani Hungaria Islandia Italia Kroasia Latvia Liechtenstein Lithuania Luksemburg Malta Belanda Norwegia Polandia Portugal Rumania Slovakia Slovenia Spanyol Swedia dan Swiss.

Sebagai catatan tambahan beberapa negara kecil yang terkurung daratan di Eropa seperti Monako San Marino dan Vatikan memang secara teknis bukan anggota perjanjian Schengen namun mereka memiliki perbatasan terbuka dengan negara tetangganya. Ini berarti Anda tetap bisa mengunjungi negara negara kecil tersebut secara bebas saat Anda berada di Prancis atau Italia menggunakan Visa Schengen yang sah.

Aturan Tinggal dan Jenis Visa Schengen

Sebelum mengajukan permohonan Anda wajib memahami aturan durasi tinggal yang berlaku. Visa Schengen untuk keperluan pariwisata atau bisnis jangka pendek dikenal dengan istilah visa tipe C. Aturan baku yang ditetapkan oleh pihak otoritas adalah aturan sembilan puluh per seratus delapan puluh hari.

Artinya Anda diizinkan untuk tinggal di dalam wilayah Schengen maksimal selama sembilan puluh hari dalam periode seratus delapan puluh hari berturut turut. Anda tidak diizinkan untuk bekerja mencari nafkah secara legal menggunakan visa turis jenis ini.

Visa tipe C ini juga terbagi menjadi beberapa kategori frekuensi kunjungan. Kategori Single Entry mengizinkan Anda masuk ke wilayah Schengen hanya satu kali. Jika Anda keluar dari wilayah Schengen menuju negara non Schengen seperti Inggris lalu ingin masuk kembali ke Prancis visa ini sudah tidak berlaku meskipun durasi sembilan puluh harinya belum habis.

Kategori kedua adalah Double Entry yang mengizinkan dua kali masuk. Kategori yang paling diburu adalah Multiple Entry yang mengizinkan Anda untuk keluar dan masuk wilayah Schengen berkali kali sesuka hati Anda selama masa berlaku visa tersebut masih aktif dan Anda tidak melanggar batas aturan tinggal maksimal sembilan puluh hari.

Persiapan Dokumen Utama Permohonan Visa

Proses pengajuan Visa Schengen sering kali dianggap sulit dan menakutkan karena tingkat penolakannya yang cukup tinggi. Kunci utama keberhasilan aplikasi Anda terletak pada kelengkapan dan keabsahan dokumen pendukung. Pihak kedutaan sangat teliti dalam memverifikasi setiap berkas yang Anda serahkan.

Dokumen pertama yang wajib disiapkan adalah formulir permohonan yang telah diisi lengkap dan ditandatangani beserta pas foto terbaru sesuai standar ukuran biometrik Eropa. Anda juga wajib menyerahkan paspor asli yang masih memiliki masa berlaku minimal enam bulan setelah tanggal perkiraan Anda kembali ke Indonesia dan memiliki setidaknya dua halaman kosong untuk menempelkan stiker visa.

Dokumen penting selanjutnya adalah bukti pemesanan tiket pesawat pulang pergi dan bukti pemesanan akomodasi penginapan selama Anda berada di sana. Pihak kedutaan perlu memastikan bahwa Anda memiliki rencana perjalanan yang logis dan memiliki tempat tinggal yang jelas. Anda tidak diwajibkan untuk melunasi tiket pesawat tersebut terlebih dahulu cukup sertakan bukti reservasi sementara untuk menghindari kerugian finansial jika permohonan Anda ditolak.

Pemerintah negara negara Eropa juga sangat mengkhawatirkan masalah imigran gelap. Oleh karena itu Anda wajib membuktikan bahwa Anda memiliki ikatan yang kuat dengan tanah air dan memiliki kemampuan finansial yang memadai untuk membiayai seluruh liburan Anda. Anda harus melampirkan rekening koran bank selama tiga bulan terakhir surat keterangan bekerja dari perusahaan tempat Anda bernaung dan bukti kepemilikan aset jika diperlukan.

Asuransi Perjalanan Syarat Mutlak yang Tidak Boleh Diabaikan

Satu hal yang paling ditekankan dalam ulasan Travelsafe ACA dan menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar dalam pengajuan Visa Schengen adalah asuransi perjalanan medis. Pemerintah wilayah Schengen mewajibkan setiap pemohon visa untuk memiliki asuransi perjalanan internasional.

Asuransi ini bukan sekadar asuransi biasa melainkan harus memenuhi kriteria perlindungan minimum sebesar tiga puluh ribu Euro. Asuransi tersebut harus mencakup biaya jaminan perawatan medis darurat perawatan rumah sakit darurat hingga biaya repatriasi atau pemulangan jenazah kembali ke negara asal apabila terjadi hal hal buruk yang tidak diinginkan selama masa liburan.

Tanpa melampirkan polis asuransi perjalanan yang sah dan diakui oleh pihak kedutaan berkas permohonan Visa Schengen Anda sudah dipastikan akan langsung ditolak mentah mentah pada tahap penyaringan awal. Memiliki asuransi perjalanan yang kredibel seperti yang ditawarkan oleh ACA pada dasarnya bukan hanya untuk memenuhi syarat birokrasi kedutaan melainkan untuk memberikan ketenangan pikiran bagi Anda sendiri saat menjelajahi benua orang.

Strategi Memilih Kedutaan yang Tepat untuk Pengajuan

Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pelancong pemula adalah salah memilih kedutaan tempat mereka mengajukan visa. Anda tidak bisa secara sembarangan memilih kedutaan negara yang antreannya paling sepi. Terdapat aturan yurisdiksi yang sangat jelas mengenai ke kedutaan mana Anda harus menyerahkan berkas permohonan.

Aturan utamanya adalah Anda harus mengajukan visa ke kedutaan negara yang menjadi destinasi utama atau tempat Anda menghabiskan malam paling banyak selama durasi perjalanan Anda. Misalnya jika Anda berencana berlibur selama sepuluh hari dengan rincian tiga hari di Belanda lima hari di Prancis dan dua hari di Italia maka Anda wajib mengajukan permohonan visa Anda ke Kedutaan Besar Prancis.

Namun jika durasi kunjungan Anda di setiap negara tersebut sama rata misalnya tiga hari di Belanda tiga hari di Prancis dan tiga hari di Italia maka Anda harus mengajukan permohonan visa ke kedutaan negara yang menjadi titik masuk pertama Anda mendarat di wilayah Schengen. Berdasarkan contoh tersebut jika penerbangan Anda dari Jakarta mendarat pertama kali di bandara Schiphol maka Anda wajib mengajukan visa Anda ke Kedutaan Besar Belanda. Mengikuti aturan main ini dengan disiplin akan sangat meningkatkan peluang persetujuan visa Anda.

Merencanakan liburan melintasi benua Eropa memang membutuhkan dedikasi ketelitian dan persiapan administratif yang matang. Namun semua rasa lelah menyusun tumpukan dokumen tersebut akan terbayar lunas ketika Anda melihat stiker Visa Schengen menempel indah di halaman paspor Anda. Persiapkan rencana perjalanan Anda dengan detail siapkan tabungan Anda lengkapi perlindungan diri dengan asuransi perjalanan terbaik dan bersiaplah untuk menciptakan kenangan indah yang akan terus Anda ceritakan seumur hidup di daratan Eropa.

Logo Radio
🔴 Radio Live