Ceritra
Ceritra Uang

Rupiah 12 Januari 2026 Masih Tertekan, Pelaku Pasar Waspada Volatilitas

Refa - Monday, 12 January 2026 | 10:45 AM

Background
Rupiah 12 Januari 2026 Masih Tertekan, Pelaku Pasar Waspada Volatilitas
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (Pinterest/dailypostgo)

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Senin, (12/1/2026) dibuka di level Rp16.848 per USD, mengalami pelemahan sebesar 29 poin dari posisi penutupan sebelumnya di Rp16.819 per USD.

Pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi oleh kombinasi penguatan data ekonomi Amerika Serikat serta munculnya ketidakpastian politik baru di negara tersebut.

Pergerakan tersebut dipengaruhi oleh kombinasi penguatan data ekonomi Amerika Serikat serta munculnya ketidakpastian politik baru di negara tersebut. Pasar dikejutkan oleh laporan dibukanya penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, yang memicu volatilitas tinggi pada indeks dolar AS (DXY) dan menekan mata uang negara berkembang. Di sisi lain, meskipun pertumbuhan lapangan kerja AS pada Desember 2025 melambat dengan penambahan sekitar 50.000 pekerjaan, penurunan tingkat pengangguran ke level 4,4 persen menunjukkan pasar tenaga kerja masih cukup tangguh sehingga menopang kekuatan dolar.

Sentimen global juga dibayangi meningkatnya instabilitas politik di Iran serta memanasnya ketegangan perdagangan Amerika Serikat dengan sejumlah negara pada awal 2026, yang mendorong investor beralih ke aset aman seperti dolar AS. Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar masih menantikan rilis data penjualan ritel Indonesia pagi ini yang diharapkan dapat memberikan sinyal positif terhadap daya beli masyarakat pada kuartal I-2026.

Selain terhadap dolar AS, rupiah juga bergerak beragam di hadapan mata uang global lainnya.

Kurs Rupiah Terhadap Mata Uang Utama:

  • USD (Dolar AS): Rp16.848
  • EUR (Euro): Rp19.513
  • JPY (Yen): Rp10.634 per 100 yen
  • GBP (Poundsterling): Rp22.490
  • AUD (Dolar Australia): Rp11.188
  • SGD (Dolar Singapura): Rp13.016
  • CNY (Yuan): Rp2.398

Dengan dinamika pasar global yang masih bergerak cepat, pelaku usaha dan masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan kurs harian.

Logo Radio
🔴 Radio Live