Ceritra
Ceritra Kota

Rekomendasi Makan Malam Otentik di Simpang Lima Semarang bagi Pecinta Kuliner

Refa - Friday, 13 February 2026 | 07:00 PM

Background
Rekomendasi Makan Malam Otentik di Simpang Lima Semarang bagi Pecinta Kuliner
Simpang Lima, Semarang (orami.co.id/)

Kawasan Simpang Lima, Semarang, adalah "titik nol" kebahagiaan bagi para pemburu kuliner malam. Di sini, aroma bumbu kacang, gurihnya santan, dan kepulan asap bakaran menyatu dengan hiruk-pikuk kota. Jika kamu sedang berada di Semarang, melewatkan makan malam di sini rasanya seperti pergi ke Paris tapi tidak melihat Menara Eiffel.

Berikut adalah rekomendasi kuliner legendaris di sekitar Simpang Lima yang wajib kamu coba minimal sekali seumur hidup:

1. Nasi Ayam Bu Puji (Simpang Lima)

Jangan tertukar dengan Nasi Liwet Solo; Nasi Ayam Semarang memiliki karakter rasa yang berbeda, lebih condong ke arah gurih dan light.

  • Keunikan: Nasi gurih yang disiram sayur labu siam, suwiran ayam, telur rebus pindang, dan yang paling ikonik: Krecek serta Areh (santan kental putih).
  • Tips: Tambahkan sate usus atau sate uritan agar teksturnya makin kaya. Rasanya sangat lembut dan cocok dimakan sebagai penutup hari yang panjang.

2. Tahu Gimbal H. Edy

Ini adalah "raja" kuliner di Jalan Menteri Supeno (tepi lapangan Simpang Lima). Belum ke Semarang kalau belum makan Tahu Gimbal.

  • Keunikan: Terdiri dari potongan tahu goreng, kol, lontong, dan Gimbal (bakwan udang lebar yang garing). Semua itu disiram saus kacang yang diulek kasar dengan petis udang khas Semarang.
  • Sensasi Rasa: Perpaduan manis, gurih, dan sedikit rasa laut dari petisnya akan membuat lidahmu menari. Tekstur gimbal udang yang renyah bertemu saus kacang adalah kombinasi maut.

3. Nasi Gudeg & Nasi Koyor Mbak Tum

Terletak sedikit bergeser ke arah Peterongan (namun tetap di radius Simpang Lima), tempat ini adalah "mekkah"-nya pecinta kuliner malam yang buka hingga dini hari.

  • Keunikan: Bintang utamanya adalah Koyor (urat sapi) yang dimasak hingga sangat empuk dan kenyal. Koyor ini disajikan dengan nasi gudeg yang cenderung gurih (tidak semanis gudeg Jogja).
  • Vibe: Makan di sini biasanya penuh perjuangan karena antreannya panjang, tapi rasa lezat koyor yang lumer di mulut akan membayar lunas semua penantianmu.

4. Es Pankuk Pak Yono

Untuk pencuci mulut, kamu wajib mencari gerobak legendaris ini.

  • Keunikan: Pankuk di sini sebenarnya adalah dadar tipis yang digulung, lalu di dalamnya diisi dengan beberapa scoop es krim tradisional buatan sendiri (biasanya rasa cokelat, vanila, kopyor, dan durian).
  • Visual: Disajikan di atas piring kecil dengan potongan roti tawar. Ini adalah dessert nostalgia yang sangat menyegarkan di tengah udara Semarang yang gerah.

5. Lumpia Gang Lombok (Cabang Simpang Lima)

Meski aslinya di Gang Lombok (Pecinan), beberapa gerai di sekitar Simpang Lima menjual versi yang tak kalah otentik.

  • Keunikan: Isian rebungnya tidak berbau (karena pengolahan yang rahasia), dipadu dengan udang dan telur. Saus kental cokelatnya yang manis-asin ditambah daun bawang segar dan acar timun memberikan keseimbangan rasa yang sempurna.

Tips Wisata Kuliner di Simpang Lima:

  • Datang di Atas Jam 7 Malam: Kawasan ini baru benar-benar "hidup" saat matahari sudah tenggelam dan trotoar berubah menjadi deretan lesehan.
  • Waspada Tempat Parkir: Karena sangat ramai, parkir di sekitar lapangan bisa cukup menantang. Jika menginap di sekitar situ, lebih baik jalan kaki atau gunakan ojek daring.
  • Harga: Meski kelas kaki lima, beberapa tempat legendaris memiliki harga yang sedikit di atas rata-rata pedagang biasa, namun tetap sangat worth it untuk kualitas rasanya.
Logo Radio
🔴 Radio Live