Lombok di Balik Pesisir: Menjelajahi 3 Desa Adat yang Menjaga Tradisi Murni Sasak
Refa - Friday, 13 February 2026 | 03:00 PM


Lombok sering kali dijuluki sebagai "Pulau Seribu Masjid" dengan garis pantai yang menyaingi Maladewa. Namun, di balik keindahan air biru toska-nya, Pulau Sasak ini menyimpan kekayaan budaya yang masih terjaga murni di kaki Gunung Rinjani dan perbukitan selatan.
Jika kamu ingin merasakan sisi magis dan otentik dari Lombok, menepilah sejenak dari pesisir dan kunjungilah 3 desa adat berikut yang akan membawamu kembali ke masa lalu.
1. Desa Sade: Penjaga Tradisi Tenun di Selatan
Desa Sade mungkin adalah desa adat paling populer di Lombok, namun popularitasnya tidak melunturkan keaslian gaya hidup warganya.
- Keunikan Arsitektur: Rumah-rumah di sini disebut Bale Tani, dengan atap ilalang dan dinding bambu. Uniknya, lantai rumah secara rutin dibersihkan menggunakan kotoran kerbau yang dipercaya dapat memperkuat lantai, mengusir nyamuk, dan menolak bala tanpa meninggalkan bau setelah kering.
- Pengalaman Budaya: Kamu bisa melihat langsung para perempuan Sasak menenun kain Songket dengan alat tradisional. Di sini, seorang wanita baru dianggap dewasa dan boleh menikah jika sudah mahir menenun.
- Lokasi: Rembitan, Pujut, Lombok Tengah (Sangat dekat dari Bandara Internasional Lombok).
2. Desa Senaru: Gerbang Rinjani yang Bersahaja
Terletak di ketinggian 600 meter di atas permukaan laut, Senaru adalah pintu masuk utama pendakian Gunung Rinjani, namun desa adatnya sendiri adalah destinasi yang memukau.
- Keunikan: Desa ini memiliki Bale Balaq, rumah adat bertiang rendah yang tahan gempa. Masyarakat Senaru masih memegang teguh konsep Wetu Telu, sebuah sinkretisme budaya unik yang hanya ada di Lombok Utara.
- Pengalaman Budaya: Selain berjalan di antara rumah-rumah bambu yang asri, kamu bisa melakukan soft trekking menuju air terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep yang legendaris, yang menurut mitos warga setempat dapat membuat awet muda.
- Lokasi: Bayan, Lombok Utara.
3. Desa Beleq: Jejak Sejarah di Balik Rimbunnya Sembalun
Berbeda dengan desa adat lainnya, Desa Beleq adalah situs desa asli yang menjadi cikal bakal pemukiman di dataran tinggi Sembalun.
- Keunikan: Desa ini hanya terdiri dari tujuh buah rumah asli yang mewakili tujuh keluarga pertama yang menghuni wilayah tersebut. Letaknya berada di bawah kaki bukit Selong, memberikan latar belakang pemandangan sawah kotak-kotak yang ikonik.
- Pengalaman Budaya: Di sini kamu bisa merasakan ketenangan yang luar biasa. Suasananya sangat sunyi, dingin, dan sakral. Kamu bisa belajar tentang sistem penyimpanan padi tradisional (Lumbung) yang sangat efisien dan sejarah penyebaran Islam di wilayah pegunungan.
- Lokasi: Sembalun Lawang, Lombok Timur.
Etika Berkunjung ke Desa Adat di Lombok:
- Gunakan Pakaian Sopan: Mengingat budaya Sasak sangat erat dengan nilai Islami, gunakan pakaian yang menutupi bahu dan lutut.
- Minta Izin Sebelum Memotret: Meski warga sangat ramah, selalu minta izin (terutama saat masuk ke dalam rumah) sebelum mengambil foto penghuni desa.
- Gunakan Pemandu Lokal: Sangat disarankan menggunakan jasa pemandu dari warga setempat. Selain membantu komunikasi, ini adalah cara langsung untuk mendukung ekonomi komunitas tersebut.
Next News

6 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Wajib Masuk Bagasi Kamu
14 hours ago

Jangan Salah Pilih Jalur! Inilah Perbedaan Medan Sembalun dan Senaru Gunung Rinjani
in 7 hours

Jangan Nekat! Inilah Waktu Paling Aman dan Magis untuk Summit Attack di Rinjani
in 6 hours

3 Hidden Gem di Pantura yang Wajib Kamu Kunjungi
in 3 hours

Cara Menawar Barang Antik dengan Harga Lokal di Pasar Klithikan
3 hours ago

Tradisi Sakral Klenteng Eng An Kiong Sambut Imlek 2026
19 hours ago

5 Rekomendasi Pet-Friendly Cafe Terbaik di Surabaya
a day ago

Menggali Makna Falsafah Olo Manin Aso Buen Sio Londo Warisan Luhur Masyarakat Paser
4 days ago

Pesona Kebun Raya Purwodadi Gudang Tanaman Biji Terlengkap di Indonesia
4 days ago

Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza Tembus Event Nasional Terbaik
5 days ago






