Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza Tembus Event Nasional Terbaik
Nisrina - Sunday, 08 February 2026 | 06:15 AM


Kota Surabaya tidak hanya dikenal sebagai Kota Pahlawan dengan sejarah perjuangannya yang kental. Ibu kota Jawa Timur ini juga telah menjelma menjadi destinasi wisata berbasis festival yang sangat atraktif dan dinamis. Bukti nyata dari keberhasilan pengelolaan pariwisata ini adalah pengakuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf Republik Indonesia.
Dua acara andalan Surabaya yakni Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza berhasil lolos kurasi ketat dan masuk dalam daftar prestisius Karisma Event Nusantara atau KEN. Pencapaian ini bukanlah hal yang mudah karena harus bersaing dengan ratusan acara lain dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Masuknya kedua festival ini ke dalam kalender wisata nasional menegaskan bahwa Surabaya memiliki daya tarik budaya dan kreativitas yang layak dinikmati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Artikel ini akan mengupas tuntas pesona kedua festival tersebut. Kita akan melihat bagaimana sepiring rujak bisa menyatukan ribuan warga dan bagaimana pawai bunga bisa menyulap jalanan kota menjadi panggung fantasi yang memukau. Simak ulasan lengkapnya sebagai panduan bagi Anda yang merencanakan liburan ke Surabaya.
Prestasi Membanggakan di Panggung Nasional
Karisma Event Nusantara atau KEN adalah strategi kolaborasi Kemenparekraf bersama pemerintah daerah untuk menaikkan citra pariwisata Indonesia dan menggerakkan sektor ekonomi kreatif. Proses seleksi untuk masuk ke dalam daftar ini sangatlah ketat. Setiap daerah harus mempresentasikan keunikan konsep nilai ekonomi serta keberlanjutan dari acara yang mereka usulkan.
Keberhasilan Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza menembus daftar acara terbaik nasional menunjukkan kualitas manajemen acara yang profesional. Hal ini juga menjadi bukti bahwa kedua acara tersebut bukan sekadar pesta rakyat biasa melainkan aset budaya yang memiliki nilai jual tinggi. Pemerintah Kota Surabaya dinilai berhasil mengemas tradisi lokal menjadi tontonan berkelas yang mampu mendatangkan perputaran ekonomi yang signifikan.
Pengakuan ini tentu menjadi angin segar bagi para pelaku industri pariwisata di Surabaya. Status sebagai event nasional akan mendatangkan promosi yang lebih luas sehingga potensi kunjungan wisatawan akan meningkat tajam setiap tahunnya saat acara ini digelar.
Keunikan Festival Rujak Uleg yang Melegenda
Rujak uleg bukan sekadar makanan bagi warga Surabaya. Kuliner ini adalah simbol keberagaman dan kebersamaan. Festival Rujak Uleg biasanya digelar dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Surabaya atau HJKS pada bulan Mei.
Daya tarik utama festival ini terletak pada konsep "nguleg bareng" yang melibatkan ribuan peserta. Mereka terdiri dari perwakilan kelurahan komunitas perusahaan swasta hingga tamu kehormatan dari negara sahabat. Semua peserta mengenakan kostum unik dan heboh sambil berjoget dan mengulek bumbu rujak di atas cobek batu.
Salah satu momen yang paling ditunggu adalah kehadiran cobek raksasa di tengah arena festival. Pejabat daerah biasanya akan membuka acara dengan mengulek bumbu di cobek raksasa tersebut. Aroma kacang sangrai petis udang khas Surabaya dan irisan buah segar yang bercampur menjadi satu menciptakan sensasi kuliner yang menggugah selera.
Festival ini juga menjadi ajang pelestarian budaya. Generasi muda diajak untuk mengenal dan mencintai kuliner tradisional mereka. Selain itu festival ini menghidupkan ekonomi para penjual rujak cingur dan produsen petis rumahan yang menjadi tulang punggung cita rasa kuliner Surabaya.
Kemegahan Pawai Bunga di Surabaya Vaganza
Jika Festival Rujak Uleg memanjakan lidah maka Surabaya Vaganza adalah pesta visual yang memanjakan mata. Acara ini merupakan parade budaya dan bunga yang sering disandingkan dengan Tournament of Roses di Pasadena Amerika Serikat.
Surabaya Vaganza biasanya terbagi menjadi dua sesi utama yang sangat menarik. Sesi pertama berlangsung pada siang hingga sore hari yang menampilkan Parade Bunga dan Budaya. Jalanan protokol kota Surabaya akan dipenuhi oleh mobil hias raksasa yang didekorasi dengan ribuan bunga segar berwarna warni.
Mobil hias ini bukan sekadar kendaraan yang ditempeli bunga. Desainnya sangat artistik mengangkat tema tema sejarah ikon kota hingga fantasi modern. Di sela sela mobil hias terdapat barisan penari dan marching band yang membuat suasana semakin meriah.
Sesi kedua berlangsung pada malam hari yang dikenal dengan Parade Cahaya atau Light Parade. Saat matahari terbenam suasana berubah menjadi magis dengan iring iringan mobil yang dihiasi lampu LED warna warni dan atraksi kostum yang menyala dalam gelap. Surabaya Vaganza benar benar menawarkan pengalaman wisata urban yang lengkap dan instagramable.
Dampak Positif Bagi Ekonomi Kreatif
Penyelenggaraan dua event besar ini memberikan efek domino yang luar biasa bagi perekonomian kota. Sektor perhotelan menjadi pihak yang paling diuntungkan karena tingkat hunian kamar atau okupansi melonjak tajam saat festival berlangsung. Wisatawan dari luar kota dan luar pulau berbondong bondong datang untuk menyaksikan kemeriahan tersebut.
Selain hotel sektor kuliner dan UMKM juga mendapatkan berkah. Pedagang kaki lima toko oleh oleh hingga penyedia jasa transportasi online merasakan peningkatan pendapatan. Festival ini membuka lapak bagi para pengrajin lokal untuk memamerkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.
Pemerintah kota juga secara konsisten melibatkan seniman lokal dan sanggar tari dalam setiap perhelatan. Hal ini memastikan bahwa ekosistem seni dan budaya di Surabaya tetap hidup dan para seniman mendapatkan panggung untuk berekspresi sekaligus mendapatkan apresiasi finansial yang layak.
Tips Menikmati Festival di Surabaya
Bagi Anda yang tertarik untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Rujak Uleg atau Surabaya Vaganza ada beberapa tips yang perlu diperhatikan agar liburan Anda nyaman. Pertama pantau terus jadwal resmi dari Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya karena tanggal acara bisa berubah menyesuaikan kalender tahunan.
Kedua datanglah lebih awal ke lokasi acara. Antusiasme warga Surabaya sangat tinggi sehingga lokasi festival biasanya sudah padat sejak pagi hari. Datang lebih awal memungkinkan Anda mendapatkan posisi atau spot menonton yang strategis untuk mengambil foto.
Ketiga gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Cuaca Surabaya dikenal cukup terik terutama saat siang hari. Jangan lupa membawa topi kacamata hitam dan air minum yang cukup agar tidak dehidrasi saat menikmati parade.
Next News

Petani Alpukat Purwodadi Pasuruan Mulai Nikmati Hasil Panen Apit
5 days ago

Pesona Kebun Kelengkeng Ngasem Bojonegoro Destinasi Wisata Keluarga
5 days ago

Kripik Tempe Qi, Primadona Camilan Renyah dari Pandaan
5 days ago

Keindahan Kain Tenun Bumpak Khas Seluma yang Kini Terancam Hanya Menjadi Kenangan
7 days ago

Menjelajahi Kecamatan Lumbang Surga Tersembunyi Bagi Pecinta Durian
8 days ago

5 Spot Kuliner Malam Paling Hits di Surabaya yang Jadi Penyelamat Perut Pekerja Shift dan Insomnia
9 days ago

Surga Belanja Mainan Murah di Gang Boneka Sumbergedang Pasuruan
11 days ago

10 Rekomendasi Wisata Hits di Malang Raya yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan
12 days ago

Makna Mendalam Tradisi Penggunaan Nama Pahlawan untuk Jalan di Indonesia
13 days ago

Upaya Pemkab Pasuruan Mempercantik Kawasan Wisata Belanja Pasar Cheng Hoo Pandaan
13 days ago




