Pilates Reformer Tower atau Matras, Simak Panduan Lengkapnya Agar Sesuai Kebutuhan Tubuhmu
Nisrina - Friday, 30 January 2026 | 11:15 AM


Dunia kebugaran saat ini sedang demam dengan tren olahraga Pilates yang digandrungi oleh berbagai kalangan mulai dari selebritas hingga pekerja kantoran. Olahraga yang diciptakan oleh Joseph Pilates ini dikenal sangat efektif untuk memperbaiki postur tubuh sekaligus menguatkan otot inti atau core muscle. Namun bagi pemula yang baru ingin terjun ke dunia ini sering kali merasa bingung dengan banyaknya variasi alat yang ditawarkan di studio kebugaran.
Pertanyaan yang paling sering muncul adalah apa perbedaan mendasar antara Pilates Matras atau Mat Pilates dengan yang menggunakan alat seperti Reformer dan Tower. Apakah latihan dengan mesin canggih selalu lebih baik daripada latihan di atas lantai. Atau justru sebaliknya latihan tanpa alat memberikan fondasi yang lebih kuat bagi tubuh. Kebingungan ini wajar terjadi mengingat setiap metode memiliki karakteristik dan manfaat uniknya masing masing.
Memilih jenis kelas Pilates yang tepat sangat krusial agar Anda mendapatkan hasil maksimal sesuai dengan tujuan kebugaran pribadi. Artikel ini akan membedah secara tuntas perbedaan antara Pilates Matras Reformer dan Tower. Kami akan membantu Anda menentukan mana yang terbaik untuk kondisi tubuh dan target kesehatan Anda saat ini.
Pilates Matras Fondasi Utama untuk Membangun Kekuatan Inti
Pilates Matras atau sering disebut Mat Pilates adalah bentuk paling murni dan orisinal dari metode olahraga ini. Sesuai namanya latihan ini dilakukan di atas matras yoga yang tebal tanpa bantuan mesin canggih apa pun. Banyak orang salah kaprah menganggap bahwa Pilates Matras itu mudah karena hanya menggunakan berat badan sendiri sebagai beban.
Padahal kenyataannya justru sebaliknya karena latihan ini bisa terasa sangat menantang. Di atas matras tubuh Anda harus bekerja ekstra keras untuk melawan gravitasi dan menjaga kestabilan tanpa bantuan pegas atau tali. Anda sepenuhnya mengandalkan kekuatan otot perut dan punggung untuk mengontrol setiap gerakan yang dilakukan.
Instruktur sering menyarankan pemula untuk mencoba kelas matras terlebih dahulu guna mempelajari prinsip dasar pernapasan dan kontrol panggul. Ini adalah tempat terbaik untuk membangun koneksi pikiran dan tubuh atau mind body connection. Jika Anda bisa menguasai gerakan di atas matras maka transisi ke alat alat besar nantinya akan terasa jauh lebih mudah dan efektif.
Pilates Reformer Sensasi Latihan Dinamis dengan Bantuan Pegas
Beralih ke jenis yang paling populer dan instagramable saat ini yaitu Pilates Reformer. Alat ini berbentuk seperti tempat tidur yang dilengkapi dengan bantalan geser atau carriage serta serangkaian pegas dan tali penarik. Keunikan utama dari Reformer terletak pada sistem pegasnya yang bisa diatur tingkat resistensinya sesuai kemampuan pengguna.
Pegas pada Reformer berfungsi ganda yaitu sebagai pemberat untuk melatih kekuatan otot atau sebagai bantuan untuk mempermudah gerakan tertentu. Fleksibilitas ini membuat Reformer sangat ramah bagi mereka yang sedang dalam masa pemulihan cedera. Alat ini membantu menopang berat tubuh sehingga tekanan pada sendi bisa diminimalkan namun otot tetap bekerja maksimal.
Latihan dengan Reformer menawarkan variasi gerakan yang hampir tak terbatas. Anda bisa melakukan gerakan sambil berbaring duduk berlutut hingga berdiri di atas mesin yang bergerak. Sensasi meluncur di atas carriage memberikan tantangan keseimbangan yang unik yang tidak bisa didapatkan saat latihan di lantai yang statis.
Pilates Tower Fokus pada Peregangan dan Keseimbangan Tubuh
Varian ketiga yang tidak kalah menarik adalah Pilates Tower. Alat ini biasanya berupa kerangka logam vertikal yang dipasang di dinding atau menyatu dengan mesin Reformer. Berbeda dengan Reformer yang memiliki alas bergerak Tower bersifat statis namun dilengkapi dengan berbagai pegas push through bar dan roll down bar dari berbagai sudut ketinggian.
Keunggulan utama dari Pilates Tower adalah kemampuannya untuk membuka ruang gerak sendi dan melakukan peregangan mendalam. Pegas yang posisinya berada di atas kepala atau sejajar dengan tubuh memungkinkan kita untuk melatih otot secara terisolasi. Ini sangat efektif untuk memperbaiki ketidakseimbangan otot antara sisi kiri dan kanan tubuh.
Gerakan di Tower sering kali terasa lebih stabil dibandingkan Reformer karena kita berbaring atau berdiri di permukaan yang tidak bergerak. Hal ini membuat instruktur lebih mudah mengoreksi postur dan keselarasan tulang belakang muridnya. Bagi Anda yang ingin fokus pada kelenturan punggung dan pembukaan area pinggul Tower adalah pilihan yang sangat tepat.
Mana yang Terbaik untuk Pemula
Jika Anda benar benar baru dan belum pernah mencoba Pilates sebelumnya jawabannya tergantung pada kondisi fisik Anda. Jika Anda memiliki riwayat sakit punggung atau cedera sendi memulai dengan Reformer atau Tower mungkin lebih bijaksana. Bantuan pegas pada alat tersebut akan menopang tubuh Anda sehingga risiko salah urat bisa dihindari.
Namun jika tubuh Anda bugar dan tidak ada keluhan cedera memulai dari Matras adalah investasi jangka panjang yang baik. Anda akan belajar bagaimana mengaktifkan otot inti dengan benar tanpa bergantung pada alat. Penguasaan teknik dasar di matras akan menjadi bekal berharga saat Anda mencoba alat alat yang lebih kompleks.
Banyak studio Pilates modern kini menawarkan kelas gabungan atau hybrid. Misalnya sesi pemanasan dilakukan di atas matras kemudian inti latihan menggunakan Reformer dan pendinginan menggunakan Tower. Metode ini dinilai paling efektif karena memberikan manfaat menyeluruh bagi tubuh dalam satu sesi latihan.
Pertimbangan Biaya dan Aksesibilitas
Faktor lain yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah biaya dan kemudahan akses. Kelas Pilates Matras biasanya dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan kelas alat. Selain itu Pilates Matras sangat praktis karena bisa dilakukan di mana saja bahkan di rumah bermodalkan video panduan daring.
Sementara itu kelas Reformer dan Tower membutuhkan biaya investasi yang lebih tinggi karena mahalnya harga peralatan dan perawatan mesin. Anda juga harus datang ke studio khusus untuk bisa menggunakan alat alat tersebut. Jadi jika anggaran dan waktu menjadi kendala Pilates Matras adalah solusi paling realistis untuk tetap bugar.
Namun harga yang lebih mahal pada kelas alat sebanding dengan pengalaman dan koreksi mendetail yang diberikan instruktur. Mesin Pilates memberikan umpan balik taktil yang langsung terasa di otot sehingga Anda tahu persis apakah gerakan yang dilakukan sudah benar atau belum.
Dengarkan Tubuh Anda
Pada akhirnya tidak ada satu jenis Pilates yang mutlak lebih baik dari yang lainnya. Ketiganya yaitu Matras Reformer dan Tower adalah elemen yang saling melengkapi dalam ekosistem metode Pilates. Kombinasi ketiganya justru akan memberikan hasil pembentukan tubuh yang paling optimal dan seimbang.
Saran terbaik adalah mencoba setidaknya satu kali sesi untuk masing masing jenis kelas tersebut. Rasakan bagaimana respon tubuh Anda setelah latihan apakah Anda merasa lebih bugar lebih lentur atau justru terlalu lelah. Tubuh Anda memiliki kecerdasan sendiri untuk memberi tahu mana yang paling dibutuhkannya saat ini.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan instruktur bersertifikat sebelum memulai program latihan rutin. Pilates adalah perjalanan untuk mengenali tubuh sendiri jadi nikmatilah setiap prosesnya baik itu di atas matras maupun di atas mesin canggih. Selamat berlatih dan temukan versi terbaik dari diri Anda.
Next News

Mental Baja Guardiola Saat City Tertinggal Jauh dari Arsenal
a day ago

Mengapa Lari Hanya Modal Aplikasi Strava Belum Cukup untuk Performa Maksimal
2 days ago

Lolos ke Final Thailand Masters 2026 Amallia Fadia Jaga Asa Juara Ganda Putri Indonesia di Bangkok
4 days ago

Ubed Pastikan Langkah ke Final Thailand Masters 2026 Setelah Tumbangkan Alwi Farhan
4 days ago

Berotot Tanpa Gym? Panduan Lengkap Calisthenics untuk Menambah Berat Badan
5 days ago

Megawati dan Tim Fokus Benahi Permainan Setelah Jakarta Pertamina Enduro
5 days ago

Tubuh Punya Pelatih Tak Terlihat, Begini Jam Biologis Menentukan Hasil Olahraga
6 days ago

Filosofi di Balik Kokohnya Pertahanan Persebaya Surabaya
6 days ago

Bernardo Tavares Pastikan Skuad Bajul Ijo Siap Tempur Hadapi Dewa United
6 days ago

Main Futsal Tanpa Paham Formasi? Ini Dua Pola Dasarnya
7 days ago






