Panduan Lengkap Target Langkah Kaki Harian yang Ideal Berdasarkan Kategori Usia
Nisrina - Wednesday, 21 January 2026 | 12:45 PM


Berjalan kaki telah lama diakui sebagai salah satu bentuk olahraga kardiovaskular yang paling sederhana, murah, dan efektif untuk menjaga kebugaran tubuh. Selama bertahun-tahun lamanya, angka 10.000 langkah per hari seolah menjadi standar emas yang diyakini oleh masyarakat luas sebagai kunci kesehatan mutlak. Namun seiring dengan berkembangnya penelitian medis modern, para ahli kesehatan mulai meluruskan bahwa target tersebut sebenarnya bukanlah ukuran yang baku untuk semua orang. Kebutuhan aktivitas fisik manusia ternyata sangat dinamis dan dipengaruhi oleh faktor fisiologis serta tahapan usia. Memahami target langkah yang spesifik sesuai umur sangat penting agar manfaat olahraga bisa didapatkan secara maksimal tanpa membebani tubuh secara berlebihan. Berikut adalah rincian rekomendasi jumlah langkah harian yang ideal dibagi berdasarkan kelompok usia.
Anak-anak dan Remaja Usia 6 hingga 17 Tahun
Pada fase kehidupan ini, tubuh manusia sedang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Oleh karena itu, kebutuhan akan aktivitas fisik bagi anak-anak dan remaja berada pada titik tertinggi dibandingkan kelompok usia lainnya. Para ahli sangat merekomendasikan kelompok usia ini untuk mencapai target antara 10.000 hingga 15.000 langkah setiap harinya. Angka yang terlihat besar ini setara dengan anjuran medis untuk melakukan aktivitas fisik moderat hingga intens selama minimal 60 menit sehari.
Aktivitas berjalan kaki atau berlari dengan intensitas tinggi ini memiliki peran krusial dalam pembentukan kepadatan tulang yang optimal dan perkembangan otot yang kuat. Selain itu, kebiasaan bergerak aktif sejak dini sangat ampuh untuk mengontrol berat badan dan mencegah risiko obesitas yang kini makin marak menyerang anak-anak. Langkah kaki yang banyak juga terbukti membantu meningkatkan konsentrasi belajar di sekolah dan membangun pola tidur yang lebih berkualitas bagi remaja yang sedang dalam masa pubertas.
Orang Dewasa Usia 18 hingga 64 Tahun
Memasuki fase dewasa, prioritas aktivitas fisik bergeser dari pertumbuhan menjadi pemeliharaan kesehatan organ dan pencegahan penyakit degeneratif. Meskipun target 10.000 langkah masih dianggap sangat baik, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ambang batas untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang signifikan ternyata lebih rendah dari angka tersebut. Target yang realistis dan efektif bagi orang dewasa produktif berada di kisaran 7.000 hingga 10.000 langkah per hari.
Sebuah studi komprehensif yang dipublikasikan dalam jurnal medis The Lancet menemukan fakta menarik bahwa risiko kematian dini pada orang dewasa mulai menurun secara drastis pada mereka yang konsisten berjalan minimal 7.000 langkah setiap hari. Pada rentang langkah ini, tubuh sudah mendapatkan manfaat maksimal dalam hal penurunan tekanan darah, pengendalian kadar gula darah, serta manajemen stres akibat pekerjaan. Memaksakan diri mencapai angka yang jauh lebih tinggi tidak selalu memberikan manfaat tambahan yang sepadan, sehingga konsistensi di angka 7.000 langkah jauh lebih disarankan daripada sesekali berjalan jauh namun tidak rutin.
Kelompok Lanjut Usia di Atas 65 Tahun
Bagi kelompok lansia, pendekatan terhadap aktivitas fisik harus dilakukan dengan lebih bijaksana dengan mengutamakan keselamatan sendi dan kenyamanan. Seiring bertambahnya usia, tingkat energi alami tubuh dan ketahanan otot tentu mengalami penurunan. Oleh sebab itu, target langkah yang direkomendasikan untuk lansia adalah sekitar 3.000 hingga 7.000 langkah per hari. Angka ini dinilai cukup moderat namun sangat efektif untuk menjaga kualitas hidup di masa tua.
Rutin berjalan kaki dalam rentang jumlah tersebut sudah cukup untuk melancarkan sirkulasi darah yang penting bagi kesehatan jantung dan otak. Aktivitas ini membantu menjaga mobilitas sendi agar tidak kaku serta mencegah penurunan fungsi kognitif atau demensia. Bagi lansia, memaksakan diri mencapai target 10.000 langkah seperti saat muda justru berisiko menimbulkan cedera lutut atau kelelahan ekstrem yang berbahaya. Aktivitas ringan seperti berkebun, berjalan santai di pagi hari, atau sekadar beraktivitas di dalam rumah sudah cukup untuk memenuhi kuota langkah harian ini demi menjaga vitalitas tubuh tetap terjaga.
Next News

Daftar Pemain Persebaya yang Kontraknya Habis Pertengahan 2026
4 hours ago

Revolusi Skuad Persebaya, Kadek Raditya Resmi Hengkang
4 hours ago

Momen Bersejarah Sepak Bola Nasional Saat Indonesia Dipercaya Menggelar FIFA Series 2026
a day ago

Pesta Rakyat di Istora Senayan Kembali Bergemuruh Lewat Indonesia Masters 2026
a day ago

Dukungan Penuh untuk Srikandi Tenis Indonesia di Panggung Grand Slam
2 days ago

Tiket Semifinal di Tangan, Jonatan Christie Buktikan Kelas Dunia di India Open Lewat Duel Sengit
5 days ago

Start Keras di Awal Tahun, Pembuktian Mental Juara Wakil Indonesia di India Open
7 days ago

Evaluasi Langkah Aldila Sutjiadi di Hobart International 2026
7 days ago

John Herdman Resmi Nakhodai Timnas Indonesia
8 days ago

Belajar dari Kekalahan Jonatan Christie: Ketika Kesabaran Menjadi Senjata Paling Mematikan di Lapangan
10 days ago





