Daftar Pemain Persebaya yang Kontraknya Habis Pertengahan 2026
Nisrina - Wednesday, 21 January 2026 | 09:15 AM


Manajemen Persebaya Surabaya kini tengah berpacu dengan waktu untuk mengamankan tanda tangan para pemain kuncinya. Berdasarkan data kontrak yang tercatat, terdapat empat pilar asing utama dalam skuad Green Force yang masa baktinya akan resmi berakhir pada pertengahan tahun 2026. Situasi ini menjadi sangat krusial karena keempat pemain ini merupakan tulang punggung tim dalam mengarungi kompetisi Liga 1. Jika tidak segera dipagari dengan kontrak baru, Persebaya berisiko kehilangan mereka secara gratis atau free transfer ke klub pesaing yang siap membajak.
Bruno Moreira
Pemain pertama dan yang paling menyita perhatian adalah Bruno Moreira. Winger asal Brasil ini bukan sekadar pemain asing biasa, melainkan telah menjelma menjadi ikon dan idola bagi para Bonek. Sejak kepulangannya kembali ke Surabaya, Bruno didapuk sebagai salah satu kapten tim yang menunjukkan kepemimpinan luar biasa di lapangan. Kontraknya yang akan habis pada pertengahan 2026 membuat banyak pihak waswas. Kehilangan Bruno akan menjadi kerugian terbesar bagi Persebaya, mengingat kontribusinya yang konsisten dalam mencetak gol, memberikan assist, serta kemampuannya mengacak-acak pertahanan lawan dari sisi sayap yang sulit dicari tandingannya.
Francisco Rivera
Nama selanjutnya adalah Francisco Israel Rivera atau yang akrab disapa Cachis. Gelandang serang berpaspor Meksiko ini didatangkan dengan status mentereng sebagai Pemain Terbaik Liga 1 musim sebelumnya. Di Persebaya, Rivera memegang peran sentral sebagai otak serangan atau playmaker yang mengatur ritme permainan. Visi bermainnya yang di atas rata-rata dan umpan-umpan kuncinya sangat memanjakan para penyerang. Dengan kontrak yang berakhir pada 2026, manajemen harus bergerak cepat karena pemain dengan kualitas teknis setinggi Rivera adalah komoditas panas yang pasti diincar banyak tim kaya di liga domestik.
Gilson Costa
Di sektor gelandang bertahan, ada nama Gilson Costa yang juga mendekati akhir masa kerjanya. Pemain asal Portugal ini didatangkan untuk memberikan keseimbangan di lini tengah Persebaya. Perannya sebagai gelandang box-to-box atau pemutus serangan lawan sangat vital untuk menjaga kedalaman tim. Gilson dikenal memiliki fisik yang kuat dan kemampuan pembacaan permainan yang baik, yang menjadi filter pertama sebelum serangan lawan menembus jantung pertahanan. Kehadirannya memberikan rasa aman bagi para bek, sehingga perpanjangan kontraknya dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas sistem pertahanan tim di musim depan.
Slavko Damjanovic
Pemain terakhir dalam daftar ini adalah Slavko Damjanovic. Bek tengah jangkung asal Montenegro ini menjadi pilar utama di jantung pertahanan Green Force. Sejak bergabung, Slavko diandalkan untuk menggantikan peran bek asing sebelumnya dan berduet dengan Kadek Raditya atau bek lokal lainnya. Kemampuannya dalam duel udara serta ketenangannya dalam melakukan build-up serangan dari bawah menjadikannya aset berharga. Jika kontraknya tidak diperbaharui, Persebaya harus kembali bersusah payah mencari bek asing baru yang belum tentu bisa langsung beradaptasi dengan cepat seperti Slavko.
Keempat pemain ini membentuk poros kekuatan Persebaya mulai dari belakang, tengah, hingga depan. Manajemen diharapkan dapat segera melakukan negosiasi agar kerangka tim yang sudah terbentuk solid ini tidak bongkar pasang lagi di musim mendatang.
Next News

Panduan Lengkap Target Langkah Kaki Harian yang Ideal Berdasarkan Kategori Usia
10 minutes ago

Revolusi Skuad Persebaya, Kadek Raditya Resmi Hengkang
4 hours ago

Momen Bersejarah Sepak Bola Nasional Saat Indonesia Dipercaya Menggelar FIFA Series 2026
a day ago

Pesta Rakyat di Istora Senayan Kembali Bergemuruh Lewat Indonesia Masters 2026
a day ago

Dukungan Penuh untuk Srikandi Tenis Indonesia di Panggung Grand Slam
2 days ago

Tiket Semifinal di Tangan, Jonatan Christie Buktikan Kelas Dunia di India Open Lewat Duel Sengit
5 days ago

Start Keras di Awal Tahun, Pembuktian Mental Juara Wakil Indonesia di India Open
7 days ago

Evaluasi Langkah Aldila Sutjiadi di Hobart International 2026
7 days ago

John Herdman Resmi Nakhodai Timnas Indonesia
8 days ago

Belajar dari Kekalahan Jonatan Christie: Ketika Kesabaran Menjadi Senjata Paling Mematikan di Lapangan
10 days ago





