Ceritra
Ceritra Warga

Kenali 5 Penyebab Kulit Telapak Kaki Menebal dan Mengeras

Nisrina - Thursday, 05 February 2026 | 11:45 AM

Background
Kenali 5 Penyebab Kulit Telapak Kaki Menebal dan Mengeras
Ilustrasi (dermatrials.medicine.iu.edu/)

Memiliki telapak kaki yang halus dan mulus adalah dambaan setiap orang. Namun realitanya banyak dari kita yang justru mengalami masalah kulit kaki yang kasar pecah pecah hingga menebal seperti kapalan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu penampilan saat ingin mengenakan sandal terbuka tetapi juga sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman atau bahkan nyeri saat berjalan.

Banyak orang mengira penebalan kulit kaki hanyalah masalah kosmetik biasa akibat kurang perawatan atau terlalu sering berjalan tanpa alas kaki. Padahal dalam dunia medis kondisi penebalan kulit pada telapak kaki dan tangan ini dikenal dengan istilah Keratoderma. Kondisi ini bisa menjadi sinyal bahwa kulit Anda sedang bereaksi terhadap tekanan berlebih atau bahkan menandakan adanya gangguan kesehatan yang lebih serius.

Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu Keratoderma dan lima penyebab utama mengapa kulit telapak kaki Anda bisa menebal dan mengeras. Dengan memahami akar masalahnya Anda bisa menentukan langkah perawatan yang tepat agar kaki kembali sehat dan mulus. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu Keratoderma

Sebelum membahas penyebabnya kita perlu memahami apa sebenarnya Keratoderma itu. Keratoderma adalah istilah medis untuk penebalan yang terjadi pada lapisan kulit terluar atau epidermis khususnya di area telapak tangan dan telapak kaki. Penebalan ini terjadi karena adanya produksi keratin yang berlebihan.

Keratin adalah protein keras yang berfungsi melindungi kulit dari kerusakan atau infeksi. Namun ketika produksinya tidak terkendali kulit akan menumpuk menjadi lapisan yang tebal keras dan sering kali berwarna kekuningan. Meskipun umumnya tidak berbahaya penebalan yang ekstrem bisa menyebabkan kulit menjadi kaku dan mudah retak hingga berdarah.

Tekanan dan Gesekan Berulang atau Kapalan

Penyebab paling umum dan paling sering ditemui dari penebalan kulit kaki adalah kapalan atau callus. Ini adalah mekanisme pertahanan alami tubuh. Ketika kulit kaki menerima tekanan atau gesekan yang berulang ulang secara terus menerus tubuh akan merespons dengan mempertebal lapisan kulit di area tersebut untuk mencegah terjadinya luka atau lecet.

Kondisi ini sering dialami oleh mereka yang gemar menggunakan sepatu yang terlalu sempit sepatu hak tinggi atau sepatu dengan sol yang keras tanpa bantalan empuk. Selain itu atlet lari atau orang yang pekerjaannya mengharuskan berdiri dalam waktu lama juga sangat rentan mengalami hal ini.

Meskipun bertujuan melindungi kapalan yang terlalu tebal justru bisa menjadi sumber rasa sakit. Tekanan dari sepatu akan menekan lapisan kulit keras tersebut ke dalam jaringan lunak di bawahnya sehingga menimbulkan sensasi seperti tertusuk duri saat berjalan.

Infeksi Jamur Kaki Atlet

Penyebab kedua yang sering diabaikan adalah infeksi jamur atau yang dikenal dengan istilah Tinea Pedis atau Athlete's Foot. Jamur sangat menyukai lingkungan yang lembap hangat dan gelap seperti bagian dalam sepatu yang berkeringat.

Ketika jamur menginfeksi kulit kaki reaksi yang muncul bukan hanya rasa gatal dan kemerahan. Pada jenis infeksi tertentu jamur dapat menyebabkan kulit telapak kaki menjadi sangat kering bersisik dan menebal secara merata. Penebalan ini sering kali disalahartikan sebagai kulit kering biasa.

Jika Anda rajin menggunakan pelembap namun kulit kaki tetap tebal dan kasar besar kemungkinan ada infeksi jamur yang sedang bersarang di sana. Penanganan untuk kasus ini tidak cukup dengan krim pelembap biasa melainkan memerlukan krim antijamur khusus untuk mematikan mikroorganisme penyebabnya.

Gangguan Kulit Eksem atau Dermatitis

Eksem atau dermatitis adalah kondisi peradangan pada kulit yang juga bisa menyerang telapak kaki. Kondisi ini bisa dipicu oleh reaksi alergi terhadap bahan alas kaki kaus kaki atau bahan kimia tertentu seperti detergen pencuci lantai.

Dermatitis pada kaki sering kali menyebabkan kulit menjadi sangat gatal meradang dan pecah pecah. Sebagai respons terhadap peradangan kronis ini kulit akan melakukan proses penebalan atau likenifikasi. Kulit yang menebal akibat eksem biasanya memiliki tekstur yang sangat kasar dan garis garis kulit yang terlihat lebih jelas.

Penderita eksem di kaki sering kali merasa serba salah. Jika digaruk kulit akan semakin tebal dan luka. Jika dibiarkan rasa gatalnya sangat menyiksa. Kunci penanganannya adalah menghindari pemicu alergi dan menjaga kelembapan kulit secara ekstra.

Penyakit Autoimun Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit autoimun kronis yang mempercepat siklus pertumbuhan sel kulit. Pada orang normal sel kulit akan berganti setiap satu bulan sekali. Namun pada penderita psoriasis proses ini terjadi hanya dalam beberapa hari.

Akibatnya sel kulit mati menumpuk dengan cepat di permukaan kulit sebelum sempat terkelupas secara alami. Penumpukan ini membentuk plak tebal bersisik dan berwarna keperakan. Jika psoriasis menyerang telapak kaki kondisi ini disebut Palmoplantar Psoriasis.

Penebalan kulit akibat psoriasis biasanya sangat tebal kaku dan disertai rasa nyeri yang dalam. Kulit juga mudah retak hingga berdarah sehingga membuat penderitanya kesulitan untuk berjalan dengan normal. Ini adalah kondisi medis serius yang memerlukan penanganan dokter spesialis kulit untuk mengontrol sistem imun tubuh.

Faktor Keturunan atau Genetik

Terakhir penebalan kulit kaki juga bisa disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan. Ada jenis Keratoderma yang bersifat herediter di mana seseorang lahir dengan kelainan genetik yang membuat kulit telapak tangan dan kakinya menebal secara tidak wajar.

Kondisi ini biasanya sudah mulai terlihat sejak masa kanak kanak atau remaja. Penebalan kulit karena faktor genetik ini biasanya terjadi secara menyeluruh di seluruh permukaan telapak kaki dan sangat sulit untuk dihilangkan hanya dengan perawatan rumahan biasa. Meskipun jarang terjadi faktor ini tetap harus diwaspadai jika Anda memiliki anggota keluarga dengan riwayat keluhan serupa.

Tips Merawat Kaki Agar Tetap Sehat

Mengetahui penyebabnya adalah langkah awal kesembuhan. Untuk mencegah dan mengurangi penebalan kulit kaki ada beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah. Pertama pastikan Anda selalu menggunakan alas kaki yang nyaman dengan ukuran yang pas dan bantalan yang empuk.

Kedua rajinlah melakukan eksfoliasi atau pengikisan kulit mati. Anda bisa merendam kaki di air hangat selama sepuluh menit lalu gosok perlahan area yang tebal menggunakan batu apung. Jangan pernah mengiris kulit tebal dengan silet atau pisau karena berisiko infeksi.

Ketiga gunakan pelembap khusus kaki yang mengandung urea atau asam salisilat setiap malam sebelum tidur. Kandungan ini berfungsi untuk melunakkan keratin yang keras sehingga kulit menjadi lebih lembut. Dengan perawatan yang rutin dan tepat kulit telapak kaki yang tebal dan kasar bisa kembali halus dan sehat.

Logo Radio
🔴 Radio Live