Kalori Berlebih Bisa Bahaya? Begini Perhitungan Menu MBG Ibu Hamil
Refa - Saturday, 10 January 2026 | 07:00 PM


Ahli Gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) Wiwit Suastika menjelaskan bahwa jumlah kalori dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil tidak bisa disamaratakan, melainkan harus disesuaikan dengan usia trimester kehamilan. Pasalnya, kebutuhan energi ibu hamil berbeda pada setiap fase perkembangan janin.
Ia menyebutkan bahwa pada enam bulan pertama kehamilan, ibu hamil membutuhkan tambahan sekitar 300 kilokalori per hari. Sementara pada enam bulan berikutnya, tambahan energi meningkat menjadi sekitar 500 kilokalori per hari. Adapun kebutuhan kalori harian untuk kelompok lain juga telah ditetapkan, yakni balita sekitar 240 kkal, ibu hamil total 670 kkal, dan ibu menyusui sekitar 720 kkal, dengan gramasi yang disesuaikan untuk masing-masing kelompok.
Selain makanan utama, pemberian susu UHT juga telah diperhitungkan secara cermat agar kandungan gula tidak melebihi batas konsumsi harian yang dianjurkan. Wiwit menambahkan bahwa pemilihan menu MBG telah melalui proses observasi dan uji coba, sehingga makanan yang disajikan dapat diterima dengan baik oleh berbagai kelompok usia penerima manfaat.
Next News

Kenapa Petinggi Korporat Sekarang Lebih Pilih Ransel daripada Pakai Koper?
3 days ago

Keren Sejak Dulu! Intip Skena Musik Indonesia Zaman Kolonial
4 days ago

Penyelamat Nasi Putih: Bagaimana Sambal Menjadi Simbol Kemewahan Paling Murah di Indonesia
3 days ago

Kenapa Radang Tenggorokan Lebih Sering Menyerang Anak-Anak Daripada Orang Dewasa?
4 days ago

Lebih dari Sekadar "Jamet": Membedah Filosofi di Balik Gaya Rambut Sasuke dan Subkultur Emo
6 days ago

Jangan Kaget Dulu! Membedah Kenapa "Jancok" Jadi Bahasa Cinta Arek Suroboyo
6 days ago

Tren Jorts dan Baggy Jeans 2026: Alasan Mengapa Celana Lebar Lebih Disukai daripada Skinny Jeans
6 days ago

Emang Masih Jaman Baca Koran? Alasan Koran Masih Tetap Layak Untuk Dibeli di Era Digital
7 days ago

Bukan Sekadar Mendayu, Ini Alasan Politis di Balik Vibe Melayu pada Lagu Nasional Indonesia
9 days ago

Bukan Sekadar Lomba 17-an, Egrang adalah "Life Lesson" Tentang Keseimbangan dan Ego
10 days ago



