Hati-hati! Stres Bisa Bikin Gemuk Jika Lakukan 5 Kebiasaan Buruk Ini
Nisrina - Friday, 23 January 2026 | 12:15 PM


Tanpa disadari, tekanan mental atau stres sering kali menjadi biang kerok utama kenaikan berat badan yang drastis. Banyak orang mengira mereka gemuk hanya karena kurang olahraga, padahal pengelolaan emosi yang buruk adalah penyebab utamanya. Tubuh yang stres akan memproduksi hormon kortisol dalam jumlah berlebih yang memicu rasa lapar palsu terus-menerus.
Kebiasaan buruk pertama yang paling sering dilakukan adalah menjadikan makanan sebagai pelarian emosi atau emotional eating. Saat sedang pusing memikirkan masalah, otak cenderung meminta asupan gula dan lemak tinggi untuk mendapatkan rasa nyaman sesaat. Akhirnya tangan kita secara otomatis meraih camilan manis, cokelat, atau gorengan tanpa kontrol porsi.
Kesalahan fatal kedua adalah melewatkan jam makan karena merasa terlalu sibuk atau tidak nafsu makan saat sedang banyak pikiran. Padahal perut yang dibiarkan kosong terlalu lama akan memicu aksi balas dendam saat makan berikutnya. Anda akan cenderung makan dengan porsi dua kali lipat lebih banyak karena rasa lapar yang sudah tidak tertahankan lagi.
Kurang tidur atau begadang juga menjadi kebiasaan toksik yang sering menyertai orang yang sedang stres berat. Saat waktu tidur terganggu, hormon pengatur nafsu makan dalam tubuh menjadi kacau balau dan metabolisme melambat. Akibatnya Anda akan terbangun dengan rasa lapar yang hebat dan keinginan mengunyah karbohidrat tinggi keesokan harinya.
Selain itu orang yang stres cenderung malas bergerak atau menjadi "kaum rebahan" seharian di kamar karena energi mentalnya habis. Alih-alih berolahraga untuk melepas penat, banyak yang memilih menghabiskan waktu dengan menonton film atau bermain media sosial sambil ngemil. Aktivitas fisik yang minim membuat kalori yang masuk tidak terbakar dan menumpuk menjadi lemak jahat di perut.
Terakhir adalah konsumsi minuman berkafein atau bergula secara berlebihan seperti kopi susu kekinian atau minuman bersoda. Niat awalnya mungkin untuk mencari energi tambahan agar tetap fokus bekerja di bawah tekanan tenggat waktu. Namun tanpa sadar Anda sedang menimbun ratusan kalori cair yang sebenarnya tidak memberikan rasa kenyang sama sekali.
Mengelola stres dengan bijak adalah kunci utama untuk menjaga berat badan tetap ideal dan sehat. Cobalah ganti cemilan dengan meditasi atau berjalan kaki santai saat pikiran sedang ruwet. Jangan biarkan masalah hidup merusak penampilan dan kesehatan tubuh Anda dalam jangka panjang.
Next News

Sengkarut Hukum Roy Suryo dan Teka-Teki Ijazah Jokowi yang Memasuki Babak Baru Penuh Ketegangan
7 hours ago

Spider-Noir dan Perang Estetika Antara Hitam Putih Klasik Lawan Warna Modern
8 days ago

Met Gala: Arisan Sosialita Level Dewa atau Sekadar Karnaval Baju Aneh?
7 days ago

Rahasia di Balik Guling: Dari "Istri Belanda" Hingga Jadi Teman Tidur Wajib Orang Indonesia
8 days ago

Dinamika Reshuffle: Antara Raport Merah, Catur Politik, dan Kebutuhan Zaman
8 days ago

Skena Lari Surabaya: Kenapa Harus Terbelah Jadi Banyak Komunitas? Kok Nggak Satu Saja?
20 days ago

Dollar, Militer, dan Big Mac: Alasan Kenapa Kita Semua Masih Hidup di 'Dunia Amerika
20 days ago

Bukan Cuma Modal Pede! Kenapa Kamu Wajib Jadi 'Bunglon' Saat Public Speaking
20 days ago

Jangan Sampai Perut Kenyang Tapi Otak "Busung Lapar": Membedah Prioritas Pendidikan Selain MBG
22 days ago

Soft saving vs YOLO spending: nabung pelan atau nikmatin hidup sekarang?
24 days ago





