Dokter Ungkap Cara Sederhana Cegah HMPV: Cukup Berkumur Rutin, Virus Bisa Disapu dari Tenggorokan
Refa - Thursday, 22 January 2026 | 03:00 PM


Di tengah kekhawatiran masyarakat akan merebaknya virus Human Metapneumovirus (HMPV), sebuah metode pencegahan sederhana namun ampuh kembali didengungkan oleh para ahli medis. Ternyata, melindungi diri dari virus jahat ini tidak melulu soal masker atau vitamin mahal.
Dokter spesialis THT dan penyakit dalam mengungkapkan bahwa kebiasaan berkumur (gargling) memiliki peran krusial dalam pertahanan awal tubuh. Leher dan tenggorokan adalah "ruang transit" virus sebelum mereka menginvasi paru-paru. Membersihkan area ini secara rutin diklaim mampu menurunkan risiko infeksi parah secara signifikan.
Berikut adalah penjelasan medis mengapa aktivitas sederhana ini wajib masuk dalam rutinitas harianmu:
Sapu Bersih Virus di "Gerbang Masuk"
Dokter menjelaskan bahwa virus pernapasan seperti HMPV sering kali bersarang dan berkembang biak di area nasofaring dan orofaring (belakang tenggorokan) selama beberapa hari setelah paparan awal.
Dengan melakukan gargle, yaitu berkumur hingga air mencapai pangkal tenggorokan, kita secara fisik membilas dan membuang koloni virus tersebut. Langkah ini mencegah virus turun lebih dalam ke saluran pernapasan bawah (paru-paru) yang bisa memicu pneumonia fatal.
Ramuan Sederhana dengan Air Garam atau Antiseptik?
Tidak perlu pusing mencari obat kumur mahal. Larutan air hangat yang dicampur garam dapur (saline) sudah cukup efektif untuk menciptakan lingkungan yang tidak nyaman bagi virus dan bakteri. Garam bersifat menarik cairan, yang dapat membantu meredakan bengkak dan mengencerkan lendir tempat virus bersembunyi.
Namun, untuk perlindungan ekstra, dokter menyarankan penggunaan obat kumur yang mengandung antiseptik Povidone-Iodine (PVP-I) 1%. Zat ini terbukti klinis mampu mematikan berbagai jenis virus dan bakteri dalam waktu singkat saat kontak terjadi.
Waktu Paling Krusial untuk Berkumur
Kapan waktu terbaik melakukannya? Dokter menegaskan bahwa berkumur bukan hanya dilakukan saat sikat gigi pagi hari. Momen paling krusial adalah segera setelah pulang ke rumah dari aktivitas di luar atau kerumunan.
Jadikan ini satu paket dengan mencuci tangan. Cuci tangan membersihkan permukaan luar, sementara berkumur membersihkan potensi virus yang terhirup. Bagi mereka yang sudah merasakan gejala awal seperti gatal tenggorokan, frekuensi berkumur disarankan ditingkatkan menjadi 3-4 kali sehari untuk menekan jumlah virus (viral load).
Next News

Sengkarut Hukum Roy Suryo dan Teka-Teki Ijazah Jokowi yang Memasuki Babak Baru Penuh Ketegangan
4 hours ago

Spider-Noir dan Perang Estetika Antara Hitam Putih Klasik Lawan Warna Modern
8 days ago

Met Gala: Arisan Sosialita Level Dewa atau Sekadar Karnaval Baju Aneh?
7 days ago

Rahasia di Balik Guling: Dari "Istri Belanda" Hingga Jadi Teman Tidur Wajib Orang Indonesia
8 days ago

Dinamika Reshuffle: Antara Raport Merah, Catur Politik, dan Kebutuhan Zaman
8 days ago

Skena Lari Surabaya: Kenapa Harus Terbelah Jadi Banyak Komunitas? Kok Nggak Satu Saja?
19 days ago

Dollar, Militer, dan Big Mac: Alasan Kenapa Kita Semua Masih Hidup di 'Dunia Amerika
20 days ago

Bukan Cuma Modal Pede! Kenapa Kamu Wajib Jadi 'Bunglon' Saat Public Speaking
20 days ago

Jangan Sampai Perut Kenyang Tapi Otak "Busung Lapar": Membedah Prioritas Pendidikan Selain MBG
22 days ago

Soft saving vs YOLO spending: nabung pelan atau nikmatin hidup sekarang?
24 days ago





