Ceritra
Ceritra Update

Di Tengah Krisis Pendidikan, Kemendikdasmen Umumkan ‘Bulan Guru Nasional’: Gimmick atau Gerakan Nyata?

- Friday, 31 October 2025 | 03:00 PM

Background
Di Tengah Krisis Pendidikan, Kemendikdasmen Umumkan ‘Bulan Guru Nasional’: Gimmick atau Gerakan Nyata?

Serangkaian program apresiasi dan pelatihan diumumkan jelang Hari Guru Nasional 25 November. Kementerian Dikdasmen meluncurkan “Bulan Guru Nasional” pada Jumat, 31 Oktober 2025, sebuah kampanye yang disebut sebagai ruang apresiasi sekaligus perbaikan mutu guru di tengah sorotan publik soal kualitas pendidikan.


Peluncuran dilakukan di Jakarta dengan acara sederhana namun ramai dihadiri komunitas pendidik. Program ini berisi kelas pengembangan, panggung cerita guru, hingga klinik kesejahteraan kerja. Menteri Dikdasmen menyebut gerakan ini “bukan seremoni musiman,” melainkan pengingat bahwa guru masih memikul beban terbesar dalam pembelajaran.


Di tengah sorotan soal kurikulum yang terus berubah, langkah ini mendapat sambutan campur-aduk. Beberapa guru merasa akhirnya diperhatikan, sementara lainnya skeptis. “Apresiasi bagus, tapi kami butuh kepastian kerja,” ujar Rini, guru honorer di Bekasi, yang mengikuti acara lewat siaran daring.


Selain kegiatan, kementerian juga membuka kanal pengaduan cepat yang bisa diakses selama satu bulan penuh. Fasilitas ini digadang-gadang sebagai pintu respons cepat terhadap masalah kesejahteraan dan keamanan guru, terutama di daerah terpencil yang jarang tersentuh kebijakan langsung.


Di balik sorak-sorai dan foto seremonial, esensi peringatan tetap sama: tak ada pendidikan tanpa guru yang kuat. Kampanye boleh datang dan pergi, tetapi keberpihakan nyata hanya terasa jika suara guru didengar bahkan setelah spanduk perayaan diturunkan.

Logo Radio
🔴 Radio Live