Cara Membersihkan Emas Sesuai Jenis dan Kandungannya
Refa - Monday, 02 February 2026 | 10:30 AM


Perhiasan emas bukan sekadar aksesori untuk mempercantik diri, melainkan juga investasi yang memiliki nilai emosional dan finansial. Namun, seiring berjalannya waktu, kalung, cincin, atau anting favorit sering kali kehilangan kilaunya. Debu, sisa sabun, keringat, hingga paparan losion bisa menumpuk dan membuat permukaan emas terlihat kusam dan tidak menarik.
Kabar baiknya, tidak perlu selalu pergi ke toko perhiasan profesional untuk mengembalikan kilau mewah koleksi pribadi. Dengan bahan-bahan sederhana yang biasanya sudah tersedia di dapur atau kamar mandi, perhiasan emas bisa kembali tampak seperti baru. Mari simak panduan praktis membersihkan emas di rumah dengan aman tanpa merusak materialnya.
Mengapa Emas Bisa Menjadi Kusam?
Sebelum masuk ke tahap pembersihan, penting untuk memahami bahwa emas, terutama yang memiliki kadar karat di bawah 24K, mengandung campuran logam lain seperti tembaga atau perak. Logam-logam campuran inilah yang bereaksi terhadap oksigen dan bahan kimia harian, sehingga menimbulkan lapisan kusam. Selain itu, kotoran yang terselip di sela-sela ukiran perhiasan jika dibiarkan terlalu lama bisa mengeras dan sulit dibersihkan jika hanya dibilas air biasa.
Metode 1: Menggunakan Sabun Cuci Piring (Paling Aman)
Ini adalah metode yang paling direkomendasikan karena sifatnya yang lembut namun efektif mengangkat lemak dan kotoran ringan.
Alat dan Bahan:
- Air hangat (jangan air mendidih).
- Beberapa tetes sabun cuci piring cair.
- Sikat gigi berbulu sangat halus (sikat gigi bayi lebih baik).
- Wadah kecil.
Langkah-Langkah:
- Rendam: Campurkan air hangat dengan sabun cuci piring. Rendam perhiasan emas selama 15–30 menit untuk melunakkan kotoran yang menempel.
- Sikat Lembut: Gunakan sikat gigi halus untuk menggosok bagian sela-sela atau ukiran secara perlahan. Hindari menyikat terlalu kuat agar tidak menimbulkan goresan halus pada permukaan emas.
- Bilas: Bilas perhiasan di bawah air mengalir. Pastikan lubang wastafel sudah tertutup agar perhiasan tidak tergelincir jatuh ke saluran pembuangan.
- Keringkan: Lap menggunakan kain mikrofiber atau kain flanel yang lembut. Hindari penggunaan tisu karena seratnya yang kasar bisa meninggalkan goresan mikroskopis.
Metode 2: Rahasia Kilau dengan Air Soda
Jika perhiasan terlihat sangat kusam, air soda (carbonated water) tanpa rasa bisa menjadi solusi jitu. Gelembung karbonasi pada air soda membantu melepaskan kotoran yang terjebak di area yang sulit dijangkau oleh bulu sikat.
Caranya hampir sama dengan metode sabun, cukup ganti air biasa dengan air soda saat merendam. Reaksi dari karbonasi akan membantu mengangkat partikel debu lebih cepat dan memberikan efek kilap yang lebih tajam.
Hal Penting: Perhatikan Perhiasan dengan Batu Permata
Membersihkan emas polos tentu berbeda dengan emas yang memiliki hiasan batu permata seperti berlian, safir, atau mutiara.
- Berlian dan Batu Keras: Umumnya aman dibersihkan dengan air hangat dan sabun.
- Mutiara atau Batu Lunak (Opal): Jangan pernah merendam mutiara di dalam air. Mutiara sangat sensitif terhadap zat kimia dan air yang terlalu banyak. Cukup usap dengan kain lembap yang sudah dicelupkan ke air sabun ringan, lalu segera keringkan.
- Lem Perhiasan: Beberapa perhiasan menggunakan lem untuk merekatkan batu. Merendamnya di air hangat terlalu lama bisa membuat lem melunak dan batu lepas.
Tips Menjaga Kilau Emas agar Tahan Lama
Mencegah tentu lebih baik daripada sering-seling membersihkan. Berikut adalah beberapa kebiasaan kecil yang bisa membantu menjaga perhiasan tetap bersinar:
- Pakai Terakhir, Lepas Pertama: Gunakan perhiasan setelah selesai memakai parfum, hairspray, atau losion. Zat kimia dalam produk kecantikan adalah musuh utama kilau emas.
- Lepas Saat Berenang: Kaporit dalam kolam renang bisa merusak warna emas dan membuatnya rapuh dalam jangka panjang.
- Simpan di Kotak Terpisah: Simpan setiap perhiasan dalam kantong kain kecil atau sekat kotak yang berbeda agar tidak saling bergesekan dan menimbulkan goresan.
Kesimpulan: Kilau Mewah dengan Perawatan Sederhana
Membersihkan perhiasan emas di rumah secara rutin (sekitar satu bulan sekali) akan memastikan koleksi tetap tampak elegan dan siap pakai kapan saja. Dengan perawatan yang benar, nilai estetika dan nilai investasi dari logam mulia tersebut akan terjaga hingga bertahun-tahun mendatang. Namun, jika perhiasan memiliki kotoran yang sangat membandel atau kerusakan fisik, membawanya ke pengrajin emas profesional tetap menjadi pilihan terbaik.
Next News

Birthday Blues: Mengapa Sebagian Orang Justru Merasa Sedih Saat Ulang Tahun?
7 days ago

Mengapa Kita Senang Mendapat Ucapan Ulang Tahun?
7 days ago

Kue Ulang Tahun: Bagaimana Tradisi Ini Berawal?
7 days ago

Kenapa Tiup Lilin Menjadi Tradisi Saat Ulang Tahun?
7 days ago

Ulang Tahun: Mengapa Momen Bertambah Usia Selalu Terasa Istimewa?
7 days ago

Rumah Sebagai Safe Space: Mengapa Lingkungan Tempat Tinggal yang Bersih Memengaruhi Kesejahteraan Kita?
13 days ago

Menjemur di Bawah Matahari atau Di Tempat Teduh, Mana yang Lebih Baik?
13 days ago

Kebiasaan yang Tanpa Sadar Mengundang Kecoak, Tikus, dan Hama Lainnya Ke Rumah
13 days ago

Dari Mana Asal Debu di Rumah? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
13 days ago

Jangan Asal Campur Bahan Pembersih Ini Risiko Fatalnya
13 days ago

