Ceritra
Ceritra Warga

Cara Ampuh Menghilangkan Panas Cabai di Tangan dengan Cepat

Nisrina - Wednesday, 11 February 2026 | 08:15 AM

Background
Cara Ampuh Menghilangkan Panas Cabai di Tangan dengan Cepat
Ilustrasi mengulek sambal. (Shutterstock/)

Bagi pecinta kuliner pedas mengolah cabai adalah bagian tak terpisahkan dari ritual memasak. Mulai dari membuat sambal terasi memotong cabai rawit untuk gorengan hingga meracik bumbu balado yang menggugah selera. Namun kegiatan yang menyenangkan ini sering kali berakhir dengan insiden kecil yang menyiksa yaitu tangan terasa panas seperti terbakar atau dikenal dengan istilah "tangan pedas".

Sensasi panas ini bisa bertahan berjam jam bahkan hingga seharian jika tidak ditangani dengan tepat. Parahnya lagi rasa panas ini bisa menyebar jika Anda tidak sengaja mengusap mata atau menyentuh wajah. Banyak orang panik dan langsung mencuci tangan dengan air dingin biasa. Sayangnya cara ini sering kali tidak membuahkan hasil dan rasa perih tetap menyengat.

Mengapa air saja tidak cukup. Jawabannya terletak pada senyawa kimia bernama capsaicin. Zat inilah yang memberikan rasa pedas pada cabai. Capsaicin memiliki sifat seperti minyak yang tidak larut dalam air. Menyiramnya dengan air justru hanya akan menyebarkan zat tersebut ke permukaan kulit yang lebih luas.

Merujuk pada panduan medis dari Alodokter ada beberapa bahan sederhana di rumah yang jauh lebih efektif daripada air untuk meluruhkan capsaicin. Artikel ini akan mengupas tuntas lima metode rumahan yang terbukti ampuh untuk meredakan "kebakaran" di tangan Anda agar Anda bisa kembali memasak dengan tenang.

Menggunakan Minyak Goreng atau Minyak Zaitun

Karena capsaicin bersifat larut dalam lemak atau minyak maka melawan minyak dengan minyak adalah strategi yang sangat cerdas. Ini adalah prinsip kimia sederhana like dissolves like. Minyak akan mengikat capsaicin yang menempel di pori pori kulit dan mengangkatnya.

Caranya sangat mudah. Sebelum Anda mencuci tangan dengan air ambil sedikit minyak goreng minyak zaitun atau minyak kelapa yang ada di dapur. Gosokkan minyak tersebut ke seluruh bagian tangan yang terasa panas. Lakukan gerakan memijat ringan selama kurang lebih satu atau dua menit.

Setelah dirasa cukup barulah cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air mengalir untuk membilas sisa minyak beserta capsaicin yang sudah terikat tadi. Selain sebagai obat penawar minyak juga bisa digunakan sebagai pencegahan. Mengoleskan sedikit minyak di tangan sebelum memotong cabai dapat membentuk lapisan pelindung yang mencegah rasa panas meresap ke kulit.

Cuci dengan Sabun Cuci Piring Cair

Jika sabun cuci tangan biasa terasa kurang mempan cobalah beralih ke sabun cuci piring. Sabun cuci piring diformulasikan khusus untuk menghancurkan lemak dan minyak membandel pada peralatan masak. Mengingat capsaicin memiliki sifat seperti minyak sabun cuci piring jauh lebih efektif dalam melarutkannya dibandingkan sabun mandi biasa yang formulanya lebih lembut.

Gunakan sabun cuci piring secukupnya lalu gosok tangan Anda dengan saksama. Jangan lupa untuk menggosok bagian sela sela jari dan di bawah kuku tempat residu cabai sering bersembunyi. Bilas dengan air mengalir hingga bersih.

Namun perlu diingat bahwa sabun cuci piring bisa membuat kulit menjadi kering jika digunakan terlalu sering. Setelah rasa panas hilang disarankan untuk menggunakan pelembap atau hand cream agar kulit tangan tetap lembut dan tidak iritasi.

Rendam dalam Susu atau Yoghurt Dingin

Pernahkah Anda melihat orang minum susu saat kepedasan makan mi instan. Prinsip yang sama berlaku untuk kulit tangan Anda. Susu dan produk olahan susu lainnya seperti yoghurt mengandung protein yang disebut kasein.

Kasein bekerja seperti deterjen alami yang mampu memecah ikatan capsaicin pada reseptor saraf kulit. Inilah sebabnya susu jauh lebih cepat meredakan pedas dibandingkan air putih atau teh manis.

Untuk meredakan panas di tangan tuangkan susu cair dingin atau yoghurt ke dalam mangkuk. Rendam tangan Anda yang terasa terbakar ke dalamnya. Biarkan selama beberapa menit hingga sensasi panas mereda. Lemak dalam susu juga membantu melarutkan capsaicin. Semakin tinggi kandungan lemak susunya (seperti full cream) biasanya hasilnya akan semakin efektif. Selain menghilangkan rasa sakit suhu dingin dari susu juga memberikan efek kompres yang menenangkan.

Manfaatkan Alkohol atau Hand Sanitizer

Jika Anda sedang terburu buru dan tidak memiliki susu atau minyak alkohol bisa menjadi penyelamat. Capsaicin sangat mudah larut dalam alkohol. Anda bisa menggunakan alkohol medis (rubbing alcohol) dengan kadar 70 persen atau minuman beralkohol seperti vodka jika ada.

Tuangkan alkohol secukupnya ke telapak tangan lalu gosokkan ke area yang terpapar cabai. Sensasi dingin dari alkohol akan membantu mengalihkan rasa sakit sementara sifat pelarutnya akan mengangkat minyak cabai dari kulit.

Jika tidak ada alkohol murni hand sanitizer yang mengandung alkohol tinggi juga bisa digunakan. Pastikan gel pembersih tangan tersebut mengandung setidaknya 60 persen alkohol. Setelah menggosokkan alkohol segera cuci tangan dengan sabun dan air untuk membilas residu capsaicin yang sudah terlepas.

Menggunakan Pasta Gigi

Meskipun belum banyak penelitian medis khusus mengenai ini banyak orang yang bersaksi akan keampuhan pasta gigi untuk meredakan panas akibat cabai. Pasta gigi biasanya mengandung menthol atau peppermint yang memberikan sensasi dingin.

Sensasi dingin ini dapat membantu menutupi sinyal rasa sakit dan panas yang dikirimkan oleh reseptor kulit ke otak. Selain itu beberapa kandungan dalam pasta gigi dapat membantu mengeringkan minyak cabai di permukaan kulit.

Oleskan pasta gigi secukupnya pada area yang panas dan biarkan hingga mengering. Setelah rasa perih berkurang bilas dengan air hangat dan sabun. Metode ini sangat praktis karena hampir setiap rumah pasti memiliki pasta gigi di kamar mandi.

Langkah Pencegahan di Masa Depan

Meskipun Anda sudah tahu cara mengobatinya mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Rasa panas akibat cabai bisa sangat mengganggu aktivitas dan tidur malam Anda.

Untuk menghindari insiden ini terulang kembali usahakan untuk selalu menggunakan sarung tangan plastik atau karet saat akan memotong cabai dalam jumlah banyak. Jika tidak nyaman menggunakan sarung tangan oleskan minyak goreng pada tangan sebelum mulai memasak.

Hindari menyentuh area wajah terutama mata dan hidung saat sedang berurusan dengan cabai. Jika tangan sudah terlanjur panas jangan panik dan segera praktikkan salah satu dari lima cara di atas. Dengan pengetahuan ini Anda tidak perlu lagi takut untuk berkreasi dengan masakan pedas favorit keluarga.

Logo Radio
🔴 Radio Live