Apple Rilis AirTag Generasi Terbaru dengan Akurasi Lebih Tinggi
Refa - Wednesday, 28 January 2026 | 05:00 PM


Apple secara resmi memperkenalkan generasi terbaru dari perangkat pelacak pintar mereka, AirTag. Versi teranyar ini membawa sejumlah peningkatan signifikan pada aspek teknis yang selama ini menjadi fokus utama pengguna, yakni akurasi lokasi dan kemudahan dalam mendeteksi keberadaan barang yang hilang.
Meskipun mendapatkan peningkatan spesifikasi yang cukup besar, Apple memutuskan untuk tidak menaikkan harga jualnya. Strategi ini memperkuat posisi AirTag yang saat ini mendominasi hampir 70 persen pangsa pasar perangkat pelacak Bluetooth global.
Berikut adalah 3 pembaruan utama yang dihadirkan pada AirTag versi terbaru:
1. Chip Ultra Wideband Generasi Kedua
Peningkatan paling krusial terletak pada penggunaan chip Ultra Wideband (UWB) generasi kedua. Teknologi ini sama dengan yang tertanam pada iPhone 17 dan Apple Watch Series 11. Berkat chip baru ini, fitur pelacakan presisi (Precision Finding) diklaim mampu bekerja hingga jangkauan 50 persen lebih jauh dibandingkan generasi sebelumnya. Pengguna kini bisa mendapatkan panduan visual, getaran, dan suara yang jauh lebih akurat saat berada di area pencarian.
2. Speaker 50 Persen Lebih Keras
Keluhan mengenai suara penanda (chime) yang kurang terdengar di tempat bising atau saat tertutup benda tebal dijawab Apple dengan peningkatan perangkat keras suara. Speaker pada AirTag terbaru kini memiliki volume 50 persen lebih keras. Hal ini memungkinkan bunyi peringatan terdengar hingga dua kali lebih jauh dari jarak jangkauan biasanya, sehingga memudahkan pencarian kunci atau dompet yang terselip di balik sofa atau tumpukan pakaian.
3. Fitur Share Item Location untuk Maskapai
AirTag terbaru kini terintegrasi penuh dengan fitur Share Item Location pada iOS. Fitur ini memungkinkan pemilik AirTag untuk berbagi lokasi barang secara sementara dengan pihak ketiga secara aman, termasuk dengan petugas bandara. Saat ini, Apple telah bermitra dengan sekitar 50 maskapai penerbangan dunia untuk mendukung fitur pelacakan bagasi ini, sehingga membantu mempercepat proses pencarian koper yang tertinggal atau salah rute.
Next News

Saat Data Menjadi Aset Baru: Mengenal Kedaulatan Digital Indonesia
in 5 hours

Google Mulai Ditinggalkan, TikTok Jadi Referensi Utama Anak Muda
6 days ago

Panduan Upgrade Skill Excel Agar CV Kamu Bukan Sekadar Janji
7 days ago

Evolusi Teknologi Mendengar Musik: Dari Benda Fisik Hingga Jadi Kode Digital
15 days ago

Gerah Maksimal! Kenali Tanda Freon AC Bermasalah Sekarang
14 days ago

Biar Nggak Salah Sebut: Membedah Perbedaan SLR, DSLR, Mirrorless, dan Kamera Instan
15 days ago

Pilih Earphone TWS atau Kabel? Simak Perbandingan Lengkapnya
19 days ago

Cara Mengubah Deadline Jadi Seru dengan Keyboard Mekanik
20 days ago

Cerita Berkembangnya Air Mineral Kemasan di Indonesia: Dulu Jadi Lelucon Kini Jadi Kebutuhan
21 days ago

Komputer Kuantum: Mimpi Buruk atau Evolusi Teknologi Kripto?
21 days ago






