

Mengonsumsi jahe secara rutin diketahui memberikan beragam manfaat bagi kesehatan, mulai dari meredakan nyeri dan mual hingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Khasiat tersebut berasal dari sifat antimikroba, antiinflamasi, serta antiemetik yang dimiliki jahe.
Mengutip laman Health, berikut sejumlah manfaat jahe bagi kesehatan tubuh:
1. Mendukung sistem kekebalan tubuh
Jahe mengandung berbagai senyawa bioaktif yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Senyawa seperti gingerol dan shogaol memberikan rasa pedas khas sekaligus berperan sebagai antiinflamasi. Sementara paradol dan zingeron memiliki sifat antimikroba dan antioksidan, serta terpenoid dan terpena yang membantu melawan kerusakan sel dan berpotensi melindungi kesehatan otak.
2. Meredakan nyeri otot dan sendi
Jahe dapat membantu mengurangi nyeri otot setelah aktivitas fisik dengan menekan proses peradangan. Konsumsi sekitar 2 gram jahe per hari diketahui mampu menurunkan peradangan, sedangkan dosis 4 gram dapat mempercepat pemulihan otot. Jahe juga berpotensi meredakan keluhan pada penderita radang sendi.
3. Mendukung kesehatan pencernaan
Jahe berperan menenangkan saluran pencernaan, mempercepat pengosongan lambung, serta merangsang pergerakan usus. Efek ini membantu meredakan gangguan seperti mual, mulas, dispepsia, hingga refluks asam lambung.
4. Membantu meningkatkan metabolisme
Kandungan jahe dapat meningkatkan proses termogenesis, yaitu energi yang digunakan tubuh untuk mencerna makanan, sehingga membantu metabolisme bekerja lebih optimal.
5. Melancarkan aliran darah
Senyawa 6-gingerol dalam jahe diketahui mendukung pelebaran pembuluh darah dan membantu mengatur kadar natrium, sehingga berkontribusi pada aliran darah yang sehat dan fungsi jantung yang lebih baik.
6. Menjaga kadar gula darah
Konsumsi jahe sebanyak 1–3 gram per hari selama beberapa minggu dilaporkan dapat membantu menstabilkan kadar gula darah puasa dan HbA1c. Pada beberapa kasus, jahe juga membantu menurunkan trigliserida dan kolesterol, terutama pada penderita diabetes tipe 2.
7. Membantu menjaga kadar kolesterol
Jika dikombinasikan dengan pola hidup sehat dan aktivitas fisik rutin, jahe dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap seimbang dan menurunkan risiko penyakit jantung.
8. Menurunkan risiko kanker tertentu
Senyawa 6-gingerol berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker dengan membersihkan sel yang rusak, menghambat suplai darah ke tumor, serta memperlambat penyebaran sel kanker. Sifat antiinflamasi jahe juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker, termasuk kanker payudara.
Next News

Alasan Kenapa Makanan Bioskop Lebih Mahal Daripada Tiket Film Yang Dijual
9 hours ago

Kenapa Film Horor Selalu Laris di Indonesia? Membedah Fenomena Genre Paling Konsisten
13 hours ago

Kenapa Abu Vulkanik Sangat Berbahaya Bagi Mesin Pesawat?
10 hours ago

Kenapa Ada Orang Harus Dengar Musik Agar Bisa Konsentrasi?
8 days ago

Alasan Medis Kenapa Toleransi Pedas Tiap Orang Berbeda
8 days ago

Termometer Sang Konduktor: Bagaimana Suhu Mengatur Jam Kehidupan Surabaya
9 days ago

Tren Belanja Online Warga Surabaya: Dari Marketplace ke Live Shopping
9 days ago

Bukan Sekadar 'Buta Aturan': Menelusuri Akar Rendahnya Kepatuhan Hukum di Indonesia
20 days ago

Trotoar Berbagi: Dilema Pedagang Kaki Lima Antara Hak Ekonomi dan Hak Pejalan Kaki
20 days ago

Graffiti: Seni atau Perusak Lingkungan?
20 days ago

