8 Khasiat Jahe bagi Kesehatan Tubuh
Refa - Friday, 02 January 2026 | 04:30 PM


Mengonsumsi jahe secara rutin diketahui memberikan beragam manfaat bagi kesehatan, mulai dari meredakan nyeri dan mual hingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Khasiat tersebut berasal dari sifat antimikroba, antiinflamasi, serta antiemetik yang dimiliki jahe.
Mengutip laman Health, berikut sejumlah manfaat jahe bagi kesehatan tubuh:
1. Mendukung sistem kekebalan tubuh
Jahe mengandung berbagai senyawa bioaktif yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Senyawa seperti gingerol dan shogaol memberikan rasa pedas khas sekaligus berperan sebagai antiinflamasi. Sementara paradol dan zingeron memiliki sifat antimikroba dan antioksidan, serta terpenoid dan terpena yang membantu melawan kerusakan sel dan berpotensi melindungi kesehatan otak.
2. Meredakan nyeri otot dan sendi
Jahe dapat membantu mengurangi nyeri otot setelah aktivitas fisik dengan menekan proses peradangan. Konsumsi sekitar 2 gram jahe per hari diketahui mampu menurunkan peradangan, sedangkan dosis 4 gram dapat mempercepat pemulihan otot. Jahe juga berpotensi meredakan keluhan pada penderita radang sendi.
3. Mendukung kesehatan pencernaan
Jahe berperan menenangkan saluran pencernaan, mempercepat pengosongan lambung, serta merangsang pergerakan usus. Efek ini membantu meredakan gangguan seperti mual, mulas, dispepsia, hingga refluks asam lambung.
4. Membantu meningkatkan metabolisme
Kandungan jahe dapat meningkatkan proses termogenesis, yaitu energi yang digunakan tubuh untuk mencerna makanan, sehingga membantu metabolisme bekerja lebih optimal.
5. Melancarkan aliran darah
Senyawa 6-gingerol dalam jahe diketahui mendukung pelebaran pembuluh darah dan membantu mengatur kadar natrium, sehingga berkontribusi pada aliran darah yang sehat dan fungsi jantung yang lebih baik.
6. Menjaga kadar gula darah
Konsumsi jahe sebanyak 1–3 gram per hari selama beberapa minggu dilaporkan dapat membantu menstabilkan kadar gula darah puasa dan HbA1c. Pada beberapa kasus, jahe juga membantu menurunkan trigliserida dan kolesterol, terutama pada penderita diabetes tipe 2.
7. Membantu menjaga kadar kolesterol
Jika dikombinasikan dengan pola hidup sehat dan aktivitas fisik rutin, jahe dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap seimbang dan menurunkan risiko penyakit jantung.
8. Menurunkan risiko kanker tertentu
Senyawa 6-gingerol berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker dengan membersihkan sel yang rusak, menghambat suplai darah ke tumor, serta memperlambat penyebaran sel kanker. Sifat antiinflamasi jahe juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker, termasuk kanker payudara.
Next News

Kenapa Petinggi Korporat Sekarang Lebih Pilih Ransel daripada Pakai Koper?
3 days ago

Keren Sejak Dulu! Intip Skena Musik Indonesia Zaman Kolonial
4 days ago

Penyelamat Nasi Putih: Bagaimana Sambal Menjadi Simbol Kemewahan Paling Murah di Indonesia
3 days ago

Kenapa Radang Tenggorokan Lebih Sering Menyerang Anak-Anak Daripada Orang Dewasa?
4 days ago

Lebih dari Sekadar "Jamet": Membedah Filosofi di Balik Gaya Rambut Sasuke dan Subkultur Emo
6 days ago

Jangan Kaget Dulu! Membedah Kenapa "Jancok" Jadi Bahasa Cinta Arek Suroboyo
6 days ago

Tren Jorts dan Baggy Jeans 2026: Alasan Mengapa Celana Lebar Lebih Disukai daripada Skinny Jeans
6 days ago

Emang Masih Jaman Baca Koran? Alasan Koran Masih Tetap Layak Untuk Dibeli di Era Digital
7 days ago

Bukan Sekadar Mendayu, Ini Alasan Politis di Balik Vibe Melayu pada Lagu Nasional Indonesia
9 days ago

Bukan Sekadar Lomba 17-an, Egrang adalah "Life Lesson" Tentang Keseimbangan dan Ego
10 days ago



