Ceritra
Ceritra Warga

72 Jam Penentu Hidup-Mati, Ini Isi Tas Siaga Bencana Versi BNPB

Refa - Monday, 26 January 2026 | 04:00 PM

Background
72 Jam Penentu Hidup-Mati, Ini Isi Tas Siaga Bencana Versi BNPB
Ilustrasi tas siaga bencana (Pinterest/beautynesiaid)

Bencana alam seperti gempa bumi, banjir, atau kebakaran sering kali terjadi tanpa peringatan. Dalam situasi kepanikan, waktu untuk berpikir jernih dan mengemas barang sangatlah terbatas.

Oleh karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mewajibkan setiap keluarga memiliki minimal satu "Tas Siaga Bencana" (Go-Bag). Tas ini harus diletakkan di tempat yang mudah dijangkau, dekat pintu keluar, dan siap dijinjing dalam hitungan detik saat darurat.

Tas Siaga ini dirancang untuk menunjang kehidupan mandiri selama 3 x 24 jam (72 jam) pertama pascabencana, sebelum bantuan resmi datang. Berikut adalah 3 komponen utama yang wajib masuk ke dalamnya:

1. Dokumen Penting Anti-Air

Harta benda bisa dicari lagi, tapi dokumen identitas sangat sulit diurus ulang jika musnah. Masukkan fotokopi atau dokumen asli ke dalam plastik kedap air (ziplock).

Dokumen prioritas meliputi: Kartu Keluarga (KK), KTP, surat tanah/sertifikat rumah, ijazah, buku tabungan, dan polis asuransi. Simpan juga uang tunai secukupnya (receh dan lembaran kecil) karena mesin ATM sering kali mati total saat bencana.

2. Logistik Makanan & Obat (P3K)

Siapkan makanan yang tidak mudah busuk, padat kalori, dan tidak butuh dimasak. Contoh terbaik adalah biskuit gandum, cokelat, abon, atau makanan kaleng siap santap. Sediakan juga air mineral kemasan setidaknya untuk kebutuhan minum satu hari.

Jangan lupa kotak P3K berisi obat merah, perban, plester, serta obat-obatan pribadi khusus bagi anggota keluarga yang memiliki penyakit bawaan (seperti asma atau diabetes).

3. Alat Bantu Penyelamatan & Komunikasi

Saat bencana malam hari, listrik hampir pasti padam. Senter (beserta baterai cadangan) adalah barang wajib. Selain itu, peluit sangat krusial.

Suara peluit jauh lebih nyaring daripada teriakan manusia dan tidak menguras tenaga. Peluit berguna untuk memberi sinyal posisi kepada Tim SAR jika korban terjebak di reruntuhan. Tambahkan juga powerbank terisi penuh, masker, dan jas hujan plastik tipis.

Tips Penting

Tas Siaga bukan barang yang disiapkan sekali untuk selamanya. Cek kembali isi tas setiap 6 bulan sekali (misalnya saat lebaran atau tahun baru) untuk mengganti makanan/obat yang kedaluwarsa dan mengecek kondisi baterai.

Logo Radio
🔴 Radio Live