Waspada Red Flag! Cara Mengetahui Aplikasi Keuangan yang Aman vs Berbahaya
Refa - Monday, 09 February 2026 | 01:00 PM


Menghubungkan rekening bank ke aplikasi pengatur keuangan memang memberikan kenyamanan otomatisasi, namun di sisi lain, hal ini membuka pintu akses terhadap data sensitif. Di tahun 2026, teknologi Open Banking dan standar keamanan API (Application Programming Interface) telah menjadi standar industri untuk memastikan proses ini berjalan aman tanpa harus menyerahkan kendali penuh kepada pihak ketiga.
Keamanan data adalah tanggung jawab bersama antara penyedia layanan dan pengguna. Berikut adalah langkah-langkah taktis untuk memastikan keamanan data saat menghubungkan bank ke aplikasi.
1. Gunakan Koneksi API Resmi (Open Banking)
Hindari aplikasi yang meminta nama pengguna (username) dan kata sandi (password) bank secara langsung di dalam aplikasi mereka (teknik screen scraping).
- Standar Aman: Pilihlah aplikasi yang menggunakan protokol OAuth 2.0. Dengan protokol ini, aplikasi akan mengarahkan ke halaman resmi bank untuk otorisasi. Anda memberikan izin kepada bank untuk membagikan data tertentu tanpa pernah membagikan kata sandi bank kepada aplikasi tersebut.
- Tanda Keamanan: Pastikan terdapat logo bank resmi atau konfirmasi otorisasi melalui aplikasi mobile banking utama Anda saat proses penyambungan berlangsung.
2. Periksa Sertifikasi Keamanan Internasional
Aplikasi keuangan yang kredibel biasanya mempublikasikan standar keamanan yang mereka terapkan untuk melindungi data pengguna dari serangan siber.
- Sertifikasi Wajib: Carilah aplikasi yang memiliki sertifikasi ISO 27001 (Standar Manajemen Keamanan Informasi) atau PCI DSS jika aplikasi tersebut juga menangani transaksi kartu.
- Enkripsi: Pastikan aplikasi menggunakan enkripsi setara perbankan, minimal AES-256, untuk melindungi data saat dikirim maupun saat disimpan di server mereka.
3. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA) dan Biometrik
Keamanan akun aplikasi keuangan sama pentingnya dengan keamanan akun bank itu sendiri. Jangan biarkan aplikasi hanya dilindungi oleh satu lapis kata sandi.
- Tindakan: Aktifkan 2FA menggunakan aplikasi autentikator atau kode SMS/Email. Selain itu, gunakan fitur login biometrik (Fingerprint atau Face ID) yang kini sering dilengkapi dengan Liveness Detection untuk memastikan bahwa pemindai adalah manusia asli, bukan foto atau rekaman.
- Manfaat: Jika ponsel hilang atau dicuri, lapisan keamanan ini akan mencegah pihak luar membuka data finansial Anda dengan mudah.
4. Batasi Izin Akses (Permissions) yang Diminta
Sering kali aplikasi meminta akses lebih dari yang mereka butuhkan. Jadilah pengguna yang selektif terhadap apa yang boleh diakses oleh aplikasi tersebut.
- Evaluasi: Aplikasi pengatur keuangan biasanya tidak membutuhkan akses ke daftar kontak, mikrofon, atau galeri foto Anda. Jika sebuah aplikasi meminta izin yang tidak relevan, ini adalah "lampu merah" (red flag) terhadap privasi data Anda.
- Prinsip: Berikan hanya izin akses baca saja (read-only access) pada rekening bank, sehingga aplikasi hanya bisa mencatat transaksi tanpa memiliki kemampuan untuk melakukan transfer atau pemindahan dana.
5. Hindari Penggunaan Wi-Fi Publik
Melakukan sinkronisasi data bank melalui jaringan Wi-Fi publik di kafe atau bandara sangat berisiko terhadap serangan Man-in-the-Middle (MitM), di mana peretas dapat mencegat data yang sedang dikirim.
- Aturan: Selalu gunakan koneksi data seluler pribadi atau VPN yang tepercaya saat menghubungkan bank ke aplikasi atau saat melakukan pengecekan saldo di tempat umum.
- Pantau Rutin: Sempatkan waktu setidaknya seminggu sekali untuk memeriksa mutasi rekening secara langsung melalui aplikasi resmi bank untuk memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan yang terlewatkan.
Penutup: Kontrol Ada di Tangan Pengguna
Keamanan data finansial di era digital bukan berarti tidak menggunakan teknologi sama sekali, melainkan menggunakannya dengan penuh kesadaran. Selalu baca kebijakan privasi aplikasi untuk mengetahui apakah mereka menjual data Anda ke pihak ketiga atau tidak. Dengan memilih aplikasi yang patuh pada regulasi OJK dan standar keamanan internasional, manfaat otomatisasi keuangan dapat dinikmati dengan rasa tenang.
Next News

Panduan Cek Komponen Dalaman Saat Beli HP Bekas
in 6 hours

Rencana Revolusi OpenAI Lewat Earbud Pintar Masa Depan
in an hour

Laptop Mulai Lemot? 5 Langkah Taktis Mengembalikan Kecepatan Tanpa Instal Ulang
in an hour

Baterai Laptop Cepat Drop? Terapkan 5 Kebiasaan Kecil Ini
in 7 minutes

Cara Bikin Tren Caricature of Me and My Job Viral Pakai ChatGPT
38 minutes ago

Banyak yang Salah Sangka Ternyata Ini Arti Sebenarnya APK di Android
a day ago

Jangan Cuma Uninstall! Cara Benar Memutus Akses Bank dari Aplikasi Keuangan
a day ago

Pernah Diminta Password Bank oleh Aplikasi? Ini Risiko Besar di Baliknya
a day ago

YouTube Luncurkan Fitur Pengawasan Baru Demi Kesehatan Digital Remaja
3 days ago

Sering Pusing dan Sulit Tidur? Kenali Sumber Radiasi Elektromagnetik di Sekitar
3 days ago






