Tak Perlu Suntik atau Laser, Akupunktur Bisa Merangsang Kolagen


Tren kecantikan terus berkembang. Selain penggunaan skincare dan perawatan laser, metode tradisional seperti akupunktur kini mulai diminati sebagai alternatif untuk kesehatan kulit.
Dokter ahli estetika dan akupunktur medis menjelaskan bahwa tusuk jarum tidak hanya bermanfaat untuk meredakan nyeri tubuh, tetapi juga efektif untuk memperbaiki kondisi kulit wajah. Metode ini dikenal sebagai Cosmetic Acupuncture atau akupunktur estetik.
Berikut adalah 4 alasan medis mengapa akupunktur bisa membuat kulit wajah menjadi lebih cerah (glowing) dan sehat:
1. Melancarkan Sirkulasi Darah ke Wajah
Tusukan jarum halus pada titik-titik tertentu di wajah berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah. Hal ini meningkatkan aliran oksigen dan nutrisi menuju sel-sel kulit.
Hasilnya, kulit yang sebelumnya terlihat pucat atau kusam akan tampak lebih segar dan merona alami karena sirkulasi darah yang lancar. Ini juga membantu proses detoksifikasi atau pembuangan racun dari kulit.
2. Memicu Produksi Kolagen Alami
Saat jarum ditusukkan, tubuh meresponsnya sebagai "luka mikro" yang perlu diperbaiki. Respons alami tubuh adalah memproduksi lebih banyak kolagen dan elastin di area tersebut.
Kolagen berfungsi menjaga kekenyalan kulit, sementara elastin menjaga elastisitasnya. Peningkatan kedua protein ini secara alami akan membantu menyamarkan garis halus dan mencegah penuaan dini tanpa perlu suntikan bahan asing.
3. Merelaksasi Otot Wajah yang Tegang
Kerutan di wajah sering kali disebabkan oleh ketegangan otot yang terjadi terus-menerus, seperti saat mengerutkan dahi atau menyipitkan mata.
Terapi akupunktur bekerja dengan cara merelaksasi otot-otot wajah yang kaku tersebut. Efek relaksasi ini membantu menghaluskan tekstur kulit dan mengurangi kedalaman kerutan yang sudah terbentuk.
4. Minim Efek Samping
Dibandingkan dengan prosedur medis invasif (seperti operasi) atau penggunaan krim berbahan kimia keras, akupunktur dinilai lebih aman. Risiko iritasi atau alergi sangat rendah karena tidak memasukkan zat kimia ke dalam tubuh.
Meski demikian, dokter menyarankan agar terapi ini dilakukan oleh tenaga profesional bersertifikat untuk menghindari risiko infeksi atau lebam akibat kesalahan penusukan.
Next News

Bukan Sekadar Bedak, Makeup Adalah Rekaman Sejarah
a month ago

Mendengarkan Musik Saat Berkendara: Bikin Fokus atau Justru Bahaya?
a month ago

Transformasi Artis: Tinggalkan Panggung Demi Kursi Politik
a month ago

Waspada Bahaya Abu Vulkanik bagi Kesehatan dan Cat Mobil
a month ago

Dari War Tiket ke OOTD: Rahasia Dibalik Ritual Konser Masa Kini
a month ago

Mahalnya Harga di Balik Wajah yang "Nggak Pakai Apa-Apa"
a month ago

Akademik vs Praktisi: Rahasia Memilih Sekolah yang Tepat
a month ago

Alasan Kenapa Makanan Bioskop Lebih Mahal Daripada Tiket Film Yang Dijual
2 months ago

Kenapa Film Horor Selalu Laris di Indonesia? Membedah Fenomena Genre Paling Konsisten
2 months ago

Kenapa Abu Vulkanik Sangat Berbahaya Bagi Mesin Pesawat?
2 months ago

