Rupiah Ngegas Pagi 22 Januari 2026! Menguat 0,17% di Tengah Isu Greenland dan Defisit Fiskal


Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Kamis (22/1/2026) dibuka di level Rp16.907 per USD, mengalami penguatan tipis sebesar 29 poin atau 0,17% dari posisi penutupan sebelumnya di Rp16.934 per USD.
Sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini berasal dari faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, tekanan datang dari pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali menegaskan keinginannya untuk menguasai Greenland dengan dalih kepentingan keamanan kawasan Arktik. Sikap tersebut disertai ancaman pengenaan tarif terhadap negara-negara Eropa, sehingga menambah ketegangan pasar keuangan yang sebelumnya sudah dibayangi risiko perang dagang global.
Sementara dari dalam negeri, sentimen muncul dari pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menegaskan bahwa pelebaran defisit fiskal APBN 2025 hingga 2,92%, atau mendekati batas maksimal 3%, merupakan langkah strategis untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. Kebijakan tersebut ditempuh sebagai strategi countercyclical guna membalikkan tren perlambatan ekonomi yang membayangi Indonesia sepanjang tahun 2025.
Selain terhadap dolar AS, rupiah juga bergerak beragam di hadapan mata uang global lainnya.
Kurs Rupiah Terhadap Mata Uang Utama:
- EUR (Euro): Rp19.774
- JPY (Yen): Rp10.685 per 100 yen
- GBP (Poundsterling): Rp22.687
- AUD (Dolar Australia): Rp11.394
- SGD (Dolar Singapura): Rp13.147
- CNY (Yuan): Rp2.423
*Data berdasarkan kurs transaksi Bank Indonesia
Dengan dinamika pasar global yang masih bergerak cepat, pelaku usaha dan masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan kurs harian.
Next News

Gelombang PHK karena AI Berbalik Arah: Kenapa Perusahaan Kini Rekrut Karyawan Lagi?
a month ago

Pentingnya Jujur Soal Hutang Sebelum Naik ke Atas Pelaminan
a month ago

Analogi Nongkrong: Mengenal Peran Penting Menteri Keuangan RI
a month ago

Dampak Doom Spending Bagi Finansial Anak Muda di Masa Depan
a month ago

Tanggal Tua Tak Harus Sengsara, Ini Cara Mengatur Keuangan Akhir Bulan
2 months ago

Masih Bawa Uang Cash? Simak Alasan Dompet Mulai Terlupakan
2 months ago

Fenomena In This Economy: Saat Uang Seolah Lari dari Dompet
2 months ago

Cashless Society: Siapkah Kita Hidup Tanpa Uang Tunai?
3 months ago

Split Bill: Solusi Patungan yang Makin Populer di Kalangan Anak Muda
3 months ago

PayLater Semakin Populer, Kemudahan atau Godaan Belanja?
3 months ago

