Panduan Decluttering Buku ala Marie Kondo yang Penuh Rasa Hormat
Refa - Sunday, 22 February 2026 | 08:00 AM


Bagi para pencinta buku, membuang atau menyumbangkan koleksi bisa terasa seperti mengkhianati sahabat lama. Namun, rak yang terlalu penuh hingga berdebu justru bisa membebani pikiran dan menutupi buku-buku yang sebenarnya benar-benar kamu cintai.
Metode KonMari dari Marie Kondo tetap menjadi standar emas untuk melakukan decluttering dengan penuh rasa hormat. Intinya bukan "membuang", tapi "memilih apa yang layak dipertahankan".
Filosofi Marie Kondo: "Spark Joy"
Marie Kondo percaya bahwa buku adalah cerminan dari pemikiran dan nilai-nilai kita. Jika sebuah buku tidak lagi memberikan percikan kegembiraan (spark joy), maka tugasnya dalam hidupmu mungkin sudah selesai.
Langkah-Langkah Decluttering Buku ala KonMari:
1. Kumpulkan Semua Buku di Lantai
Jangan menyortir langsung di rak. Keluarkan semua buku dan tumpuk di lantai.
- Alasannya: Dengan memindahkan buku dari tempatnya, kamu "membangunkan" buku tersebut dari statusnya sebagai dekorasi rak, sehingga kamu bisa menilainya secara objektif sebagai objek fisik.
2. Sentuh dan Rasakan, Jangan Dibaca
Ini adalah kesalahan paling umum. Saat memegang buku, jangan mulai membaca isinya, karena kamu akan terjebak dalam nostalgia dan tidak akan selesai menyortir.
- Tanya pada diri sendiri: "Apakah buku ini memberikan kegembiraan saat saya memegangnya?" atau "Apakah saya ingin membawa buku ini menuju masa depan saya?"
3. Kategorikan Berdasarkan "Hubungan"
Jika sulit menentukan, bagi buku ke dalam 4 kategori praktis:
- General (Umum): Buku yang kamu baca untuk kesenangan.
- Practical (Referensi): Buku resep, buku pelajaran, atau panduan hobi.
- Visual: Buku fotografi atau art books.
- Hall of Fame: Buku-buku yang sangat berharga dan pasti kamu simpan selamanya.
4. Ucapkan Terima Kasih
Jika ada buku yang belum sempat dibaca tapi kamu merasa tidak akan membacanya dalam waktu dekat, lepaskanlah.
- Filosofinya: Buku tersebut sudah memberikan pelajaran tentang "apa yang tidak kamu minati" atau "kapan kamu tidak punya waktu". Ucapkan terima kasih atas pelajaran itu, lalu donasikan.
Keuntungan Setelah Decluttering
- Rak Lebih Bernapas: Kamu bisa menerapkan metode Minimalist Shelf yang kita bahas sebelumnya (memberikan negative space).
- Menemukan Harta Karun: Kamu akan melihat kembali buku-buku hebat yang sebelumnya tertutup tumpukan buku yang tidak relevan.
- Energi Positif: Sudut baca menjadi lebih ringan, bersih, dan memicu kreativitas.
Tip Pro: Setelah selesai, jangan buang buku ke tempat sampah. Salurkan ke taman bacaan, perpustakaan desa, atau book swap komunitas agar buku tersebut bisa memberikan "percikan kegembiraan" bagi orang lain.
Next News

Bye Hidung Mampet! 7 Cara Tidur Nyenyak Meski Sedang Flu
in 5 hours

Fungsi Unik Irisan Bawang Merah di Kamar yang Jarang Diketahui
in 5 hours

Menahan Lapar Itu Mudah, Menahan Nafsu Makan Saat Maghrib?
in an hour

Derita Jet Lag: Kenapa Tidur Malam Jadi Susah Saat Traveling?
in 6 hours

Niatnya Biar Kuat Puasa, 5 Pola Sahur Ini Malah Bikin Lambungmu 'Jerit-jerit' Minta Tolong!
in 7 hours

Kenali Gejala Greges dan Cara Mengatasinya Sebelum Parah
in 5 hours

Mengapa Pujian 'Kamu Pintar' Berbahaya Untuk Mental Anak
in 4 hours

Panduan Cepat Keringkan Satu Baju dalam Semalam Tanpa Matahari
in 6 hours

Cara Meminta Maaf yang Benar Agar Masalah Tidak Semakin Runyam
in 3 hours

Jangan Kalap! Dampak Buruk Buka Puasa Pakai Cara Balas Dendam
in 4 hours






