MSCI Keluarkan Warning Keras, IHSG Terjun Bebas ke Level 8.379


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (28/1/2026) dibuka di level 8.379,41 mengalami penurunan sebesar 600,82 poin atau 6,69% dibandingkan penutupan kemarin.
Sebanyak 488 saham tercatat melemah, 408 saham bergerak stagnan, dan hanya 62 saham yang mampu menguat. Hingga perdagangan pagi, nilai transaksi mencapai Rp2,62 triliun dengan volume 3,94 miliar saham yang diperdagangkan dalam 209.900 kali transaksi.
Tekanan tajam pada IHSG terjadi setelah penyedia indeks global MSCI melontarkan peringatan serius terhadap pasar modal Indonesia. Dalam pengumuman terkininya, MSCI memutuskan untuk membekukan sementara perlakuan indeks terhadap saham-saham Indonesia, seiring meningkatnya kekhawatiran terkait isu free float serta keterbatasan aksesibilitas pasar.
Tak berhenti di situ, MSCI juga membuka peluang penerapan langkah lanjutan yang lebih drastis apabila tidak terdapat perbaikan signifikan dalam aspek transparansi dan kemudahan akses pasar. Skenario tersebut mencakup pengurangan bobot Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets hingga kemungkinan penurunan status Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market.
Next News

Tanggal Tua Tak Harus Sengsara, Ini Cara Mengatur Keuangan Akhir Bulan
10 days ago

Masih Bawa Uang Cash? Simak Alasan Dompet Mulai Terlupakan
a month ago

Fenomena In This Economy: Saat Uang Seolah Lari dari Dompet
a month ago

Cashless Society: Siapkah Kita Hidup Tanpa Uang Tunai?
2 months ago

Split Bill: Solusi Patungan yang Makin Populer di Kalangan Anak Muda
2 months ago

PayLater Semakin Populer, Kemudahan atau Godaan Belanja?
2 months ago

QRIS: Mengapa Satu Kode QR Bisa Dipakai di Berbagai Aplikasi?
2 months ago

Teknologi Finansial dalam Kehidupan Sehari-hari: Cara Baru Kita Mengelola dan Menggunakan Uang
2 months ago

Dari Sosmed ke Bursa: Panduan Lengkap Mengenal Istilah IPO
2 months ago

Isi Bensin Bikin Stres? Rahasia Hemat BBM Biar Dompet Sehat
2 months ago




