Ceritra
Ceritra Warga

Mengenal Undertow, Arus Bawah yang Sering Menjatuhkan Wisatawan di Bibir Pantai

Refa - Monday, 16 February 2026 | 02:00 PM

Background
Mengenal Undertow, Arus Bawah yang Sering Menjatuhkan Wisatawan di Bibir Pantai
Ilustrasi bawah laut (Freepik/frimufilms)

Banyak orang sering menyamakan Undertow dengan Rip Current, padahal keduanya adalah fenomena yang berbeda dengan cara penanganan yang berbeda pula. Memahami Undertow sangat penting, terutama jika kamu sedang berwisata di pantai dengan ombak besar seperti di pesisir selatan Jawa atau pantai-pantai di Bali.

Berikut adalah panduan untuk mengenal apa itu Undertow dan bagaimana cara menyelamatkan diri darinya:

Apa itu Undertow?

Undertow adalah arus balik bawah air yang terjadi ketika ombak pecah di bibir pantai. Setelah ombak besar menghempas daratan, volume air yang besar tersebut harus kembali ke laut. Air ini mengalir kembali melalui bagian bawah (dasar lantai pantai), tepat di bawah ombak yang sedang bergerak maju.

  • Karakteristik: Arus ini biasanya hanya terasa di area dekat bibir pantai di mana ombak pecah (surf zone).
  • Sensasi: Kamu akan merasa seolah-olah kaki atau tubuh bagian bawahmu "ditarik" atau "disedot" ke arah laut dalam saat ombak kembali.

Mengapa Undertow Berbahaya?

Bahaya utama Undertow bukan karena ia akan membawamu ke tengah laut lepas (seperti Rip Current), melainkan:

  1. Membuat Hilang Keseimbangan: Tarikannya bisa menjatuhkan orang dewasa dan menyeret anak kecil ke area yang lebih dalam.
  2. Efek "Mesin Cuci": Saat kamu terjatuh karena tarikan undertow, ombak berikutnya yang datang akan menghempasmu saat kamu sedang tidak siap, membuatmu tergulung-gulung di dalam air.
  3. Kelelahan & Panik: Korban sering kali panik karena merasa "disedot" ke bawah, sehingga mereka menghabiskan energi untuk melawan arus pendek ini.

Cara Menghindari dan Menghadapinya

1. Jangan Melawan Tarikan ke Bawah

Jika kamu merasa kaki terseret saat ombak kembali, jangan kaku atau mencoba berdiri tegak melawan tarikan tersebut.

  • Tindakan: Cobalah untuk tetap rileks. Undertow biasanya hanya berlangsung beberapa detik dan jarak tarikannya sangat pendek (hanya sampai area di belakang ombak pecah).

2. Berdiri dengan Posisi "Kuda-kuda"

Saat berada di bibir pantai yang berombak, jangan berdiri dengan kaki sejajar rapat.

  • Tindakan: Posisikan satu kaki di depan dan satu di belakang, serta sedikit tekuk lutut. Posisi ini memberikan stabilitas lebih baik terhadap tarikan air yang kembali ke laut.

3. Jaga Anak Kecil di Jangkauan Tangan

Bagi anak-anak, undertow bisa sangat mematikan karena pusat gravitasi mereka yang rendah.

  • Tindakan: Selalu pegang tangan anak saat berada di tepi air. Jangan biarkan mereka berdiri membelakangi ombak, karena mereka tidak akan melihat kapan tarikan air akan terjadi.

4. Berenang Menuju Permukaan

Jika kamu terjatuh dan terseret ke dalam air oleh undertow:

  • Tindakan: Segera berenang ke atas menuju permukaan untuk mengambil napas. Begitu tarikan air mereda (biasanya sangat cepat), segera berdiri atau berenang kembali ke daratan di antara jeda datangnya ombak berikutnya.
Logo Radio
🔴 Radio Live