Ceritra
Ceritra Warga

Kena Bulu Babi atau Tergores Karang? Ini Panduan Pertolongan Pertama yang Benar

Refa - Thursday, 05 February 2026 | 03:00 PM

Background
Kena Bulu Babi atau Tergores Karang? Ini Panduan Pertolongan Pertama yang Benar
Ilustrasi terknea bulu babi (alodokter.com/)

Tergores karang atau tertusuk bulu babi adalah risiko yang sering dialami saat snorkeling, terutama jika arus sedang kuat. Meskipun terlihat seperti luka kecil, keduanya memerlukan penanganan segera karena adanya risiko infeksi bakteri laut atau racun protein yang tertinggal di dalam kulit.

Berikut adalah langkah-langkah darurat dan pengobatan yang tepat:

1. Menangani Luka Tergores Karang

Karang bukan sekadar batu, melainkan makhluk hidup yang mengandung protein hewani dan bakteri. Luka gores karang sering kali sulit sembuh jika tidak dibersihkan dengan benar.

  • Bilas dengan Air Tawar: Segera setelah naik ke daratan, bilas luka dengan air tawar yang mengalir untuk membuang pasir dan sisa-sisa jaringan karang.
  • Gunakan Sabun Antiseptik: Cuci luka dengan sabun dan sikat lembut (jika memungkinkan) untuk memastikan tidak ada partikel mikro karang yang tertanam, karena partikel ini bisa menyebabkan peradangan kronis.
  • Cuka atau Alkohol: Usapkan cuka (asam asetat) atau alkohol medis untuk menetralkan sisa-sisa racun protein dari karang.
  • Salep Antibiotik: Oleskan salep antibiotik dan tutup dengan perban kedap air jika Anda masih harus beraktivitas di area lembap.

2. Menangani Tusukan Bulu Babi

Duri bulu babi sangat rapuh dan mudah patah di dalam daging. Duri ini mengandung racun ringan yang menyebabkan rasa nyeri, gatal, dan pembengkakan.

  • Jangan Dicabut Paksa dengan Pinset: Duri bulu babi sangat rapuh. Menggunakan pinset sering kali justru membuatnya hancur dan semakin sulit dikeluarkan.
  • Gunakan Cairan Asam (Cuka): Rendam bagian yang tertusuk dengan cuka selama 20-30 menit. Asam asetat dalam cuka akan membantu melarutkan kalsium karbonat (bahan utama duri) sehingga duri akan hancur atau terserap oleh tubuh.
  • Teknik "Pukul Perlahan": Jika duri tertanam cukup dalam, beberapa penduduk lokal sering memukul perlahan area tusukan menggunakan benda tumpul agar duri hancur di dalam dan lebih cepat diserap tubuh. Lakukan ini hanya jika duri sudah mulai lunak karena cuka.
  • Rendam Air Hangat: Rendam area luka dalam air hangat (suhu sekitar 43-45°C) selama 30-90 menit. Panas dapat membantu menetralkan racun protein dari bulu babi.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari bantuan medis jika Anda mengalami gejala berikut:

  1. Reaksi Alergi: Sesak napas, pusing, atau pembengkakan di wajah.
  2. Infeksi Berat: Luka bernanah, muncul garis merah yang menjalar dari luka (tanda infeksi sistemik), atau demam.
  3. Duri di Sendi: Jika duri bulu babi menembus area sendi, ini memerlukan tindakan medis profesional untuk mencegah kerusakan jaringan permanen.

Tips Mencegah: Gunakan booties (sepatu selam) atau water shoes yang memiliki sol tebal. Hindari berdiri di atas karang, bukan hanya untuk melindungi kaki Anda, tapi juga untuk menjaga kelestarian ekosistem laut.


Logo Radio
🔴 Radio Live