Keliling Jawa Timur Kini Lebih Nyaman dengan Bus Listrik Trans Jatim
Refa - Tuesday, 16 December 2025 | 02:00 PM


Warga Jawa Timur kini punya alasan kuat untuk meninggalkan kendaraan pribadi di rumah. Program andalan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Bus Trans Jatim, terus berinovasi memanjakan penumpangnya.
Di penghujung tahun 2025 ini, Trans Jatim tidak hanya menambah rute koridor baru, tetapi juga mulai mengoperasikan armada bus listrik yang super senyap dan ramah lingkungan.
Jika dulu naik bus umum identik dengan panas, berdesakan, dan ugal-ugalan, Trans Jatim mengubah total citra tersebut. Masuk ke dalam kabin bus, hawa sejuk AC langsung menyapa. Tidak ada suara bising mesin, hanya kenyamanan layaknya kendaraan pribadi.
Fasilitas Mewah, Tarif Murah
Yang membuat bus ini jadi primadona adalah fasilitasnya yang "wah" tapi tarifnya tetap "murah".
Di setiap baris kursi, tersedia colokan USB untuk mengisi daya ponsel, fitur yang sangat dicari oleh generasi milenial dan pekerja kantoran. Keamanan juga terjamin berkat kamera CCTV yang diawasi oleh petugas di dalam bus maupun di pusat kendali. Bahkan, pramugara dan pramugari yang ramah siap membantu penumpang lansia atau ibu membawa anak.
Hebatnya, dengan semua kemewahan ini, tarif yang dikenakan tetap sangat terjangkau. Bagi pelajar dan santri, harganya bahkan lebih murah dari sebotol air mineral kemasan.
Aplikasi 'Ajaib' Anti Nyasar
Salah satu kunci sukses Trans Jatim adalah integrasi digital lewat aplikasi Trans Jatim - Ajaib.
Lewat ponsel, calon penumpang bisa memantau posisi bus secara real-time. Tidak ada lagi cerita menunggu berjam-jam di halte tanpa kepastian. Penumpang bisa melihat bus mana yang masih kosong dan bus mana yang penuh, serta estimasi waktu tiba yang sangat akurat.
Sistem pembayaran pun sudah non-tunai (cashless), tinggal tempel kartu atau pindai kode QR, perjalanan pun lancar tanpa ribet mencari uang receh.
Mengubah Budaya Bertransportasi
Kehadiran Trans Jatim pelan tapi pasti mengubah budaya mobilitas warga di wilayah Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan) hingga Malang Raya.
Banyak kendaraan pribadi kini berkurang dari jalan raya karena pemiliknya beralih menjadi "Sobat Trans Jatim". Selain menghemat pengeluaran bulanan, langkah ini turut membantu mengurangi polusi udara di langit Jawa Timur.
Ini adalah bukti nyata bahwa jika transportasi umum dibuat nyaman, aman, dan terjangkau, masyarakat pasti akan beralih dengan senang hati.
Next News

"Kerja Terus, Cukup Nggak?": May Day 2026 Jadi Suara Keresahan Buruh Muda
6 days ago

Wisata Lengkap Ponorogo: Dari Magisnya Reog, Lezatnya Sate, hingga Syahdunya Telaga Ngebel
12 days ago

Gagal PTN Bukan Kiamat: Menakar Lifestyle dan Peluang Kerja di Kampus Swasta Hits Surabaya
13 days ago

Era Overstimulasi: Saat Otak Dipaksa Lari Maraton Tanpa Henti
17 days ago

Career Cushioning: Seni Menyiapkan Bantalan Sebelum Terjun Bebas di Dunia Kerja
18 days ago

Menolak Lupa di Jembatan Merah: Tempat Merdeka Dipertaruhkan dengan Nyawa
23 days ago

Rekomendasi Restoran Fine Dining di Surabaya untuk Pengalaman Kuliner Berkelas
23 days ago

Throwback Ke Citayam Fashion Week di 2022
23 days ago

Bukan Sekadar Panas dan Kemacetan, Intip Lima Cara Menikmati Kota Surabaya
a month ago

Menemukan Nyawa Flores di Tengah Kabut, Kopi, dan Tradisi Megalitikum Bajawa
a month ago






