Ceritra
Ceritra Warga

Kacang Hijau Superfood Lokal Murah Ampuh Lawan Stunting Anak

Nisrina - Wednesday, 11 February 2026 | 06:16 PM

Background
Kacang Hijau Superfood Lokal Murah Ampuh Lawan Stunting Anak
Kacang hijau (Freepik/evening_tao)

Masalah stunting atau gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis masih menjadi tantangan kesehatan utama di Indonesia. Banyak orang tua yang merasa cemas dan berpikir bahwa memberikan gizi terbaik haruslah mahal. Mereka membayangkan daging sapi impor ikan salmon atau suplemen vitamin yang harganya menguras kantong. Padahal solusi emas untuk masalah ini sebenarnya sudah ada di dapur kita sehari hari dan harganya sangat terjangkau.

Solusi tersebut adalah kacang hijau. Bahan pangan lokal yang sering kita temui dalam bentuk bubur manis atau isian onde onde ini ternyata menyimpan kekuatan nutrisi yang luar biasa. Selama ini kacang hijau sering dipandang sebelah mata hanya sebagai makanan penutup atau jajanan pasar. Namun faktanya biji kecil berwarna hijau ini adalah superfood asli Indonesia yang digadang gadang mampu menjadi senjata utama dalam menekan angka stunting nasional.

Merujuk pada ulasan dari Media Indonesia Humaniora optimalisasi kacang hijau sebagai sumber protein nabati adalah langkah strategis yang cerdas. Artikel ini akan mengupas tuntas mengapa kacang hijau sangat ampuh mencegah stunting kandungan gizi rahasianya dan bagaimana cara mengolahnya agar manfaatnya maksimal untuk tumbuh kembang buah hati Anda.

Kekayaan Nutrisi di Balik Biji Kecil

Jangan tertipu dengan ukurannya yang mungil. Kacang hijau atau Vigna radiata adalah gudangnya nutrisi. Untuk mencegah stunting anak membutuhkan asupan makronutrien dan mikronutrien yang seimbang terutama di masa 1000 Hari Pertama Kehidupan atau HPK.

Kacang hijau mengandung protein nabati yang sangat tinggi. Protein adalah batu bata penyusun sel tubuh yang krusial untuk pertumbuhan tinggi badan dan perkembangan organ. Selain protein kacang hijau juga kaya akan zat besi. Zat besi sangat penting untuk mencegah anemia pada ibu hamil dan balita. Anemia adalah salah satu pintu masuk penyebab bayi lahir dengan berat badan rendah yang berisiko stunting.

Tidak berhenti di situ kacang hijau juga mengandung zinc atau seng dan asam folat. Zinc berperan penting dalam mengaktifkan hormon pertumbuhan sementara asam folat sangat vital untuk perkembangan otak dan sistem saraf. Kombinasi nutrisi ini menjadikan kacang hijau paket lengkap untuk mendukung pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak.

Solusi Pangan Murah yang Mudah Didapat

Salah satu hambatan terbesar dalam pemenuhan gizi di Indonesia adalah faktor ekonomi dan aksesibilitas. Banyak sumber protein hewani yang harganya fluktuatif dan sulit dijangkau oleh masyarakat kelas menengah ke bawah di daerah terpencil.

Di sinilah keunggulan kacang hijau bersinar. Tanaman ini sangat mudah tumbuh di iklim tropis Indonesia dan tersedia melimpah sepanjang tahun. Harganya pun sangat stabil dan murah meriah. Dengan uang yang sama untuk membeli sepotong kecil daging impor seorang ibu bisa membeli sekilo kacang hijau yang bisa memberi makan satu keluarga selama berhari hari.

Ketersediaan ini membuat kacang hijau menjadi solusi yang inklusif. Siapa saja dari lapisan ekonomi mana saja bisa mendapatkan akses ke sumber gizi berkualitas tinggi ini. Ini sejalan dengan program pemerintah untuk menggalakkan pangan lokal demi ketahanan pangan nasional.

Mengatasi Masalah Pencernaan pada Anak

Banyak orang tua khawatir memberikan kacang kacangan kepada balita karena takut menyebabkan kembung atau sulit dicerna. Namun kacang hijau memiliki keistimewaan dibandingkan jenis kacang lainnya.

Kacang hijau dikenal rendah akan oligosakarida yang sering menyebabkan perut bergas. Selain itu teksturnya yang lembut setelah dimasak membuatnya sangat mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang belum sempurna.

Kacang hijau juga kaya akan serat pangan yang baik. Serat ini membantu menjaga kesehatan usus atau mikrobiota usus anak. Usus yang sehat berarti penyerapan nutrisi dari makanan lain akan menjadi lebih optimal. Jadi kacang hijau tidak hanya memberikan nutrisi tetapi juga mempersiapkan perut anak untuk menyerap gizi lebih baik.

Strategi Olahan Kacang Hijau untuk MPASI

Tantangan berikutnya adalah bagaimana cara menyajikan kacang hijau agar disukai anak dan tidak membosankan. Selama ini kita terjebak pada stigma bahwa kacang hijau harus diolah menjadi bubur manis dengan santan dan gula merah.

Padahal gula berlebih justru tidak baik untuk kesehatan anak. Untuk melawan stunting kita perlu kreatif dalam mengolah kacang hijau menjadi menu Makanan Pendamping ASI atau MPASI yang gurih dan padat gizi.

Anda bisa mengolah kacang hijau menjadi bubur saring yang dicampur dengan kaldu ayam atau daging. Kacang hijau juga bisa dibuat menjadi perkedel sop krim kacang hijau atau bahkan puding tanpa gula berlebih. Tepung kacang hijau atau pati hunkwe juga bisa menjadi alternatif karbohidrat yang sehat. Variasi ini penting agar anak tidak melakukan Gerakan Tutup Mulut atau GTM saat makan.

Peran Penting Ibu Hamil dan Menyusui

Pencegahan stunting tidak dimulai saat anak lahir tetapi sejak dalam kandungan. Ibu hamil sangat disarankan untuk rutin mengonsumsi kacang hijau. Kandungan asam folat yang tinggi pada kacang hijau efektif mencegah cacat tabung saraf pada janin.

Selain itu bagi ibu menyusui kacang hijau juga dipercaya sebagai booster ASI alami. Vitamin B kompleks di dalamnya membantu metabolisme energi ibu sehingga tidak mudah lelah dan produksi ASI tetap lancar. Dengan ASI yang berkualitas bayi akan mendapatkan imunisasi alami pertama yang melindunginya dari berbagai infeksi penghambat pertumbuhan.

Membangun Generasi Emas dengan Pangan Lokal

Optimalisasi kacang hijau bukan sekadar tren kuliner tetapi sebuah gerakan kesadaran gizi. Kita tidak perlu selalu berkiblat pada makanan barat untuk menjadi sehat. Tanah Indonesia sudah menyediakan segalanya.

Pemerintah melalui posyandu dan puskesmas kini gencar memasukkan kacang hijau dalam program Pemberian Makanan Tambahan atau PMT. Namun peran orang tua di rumahlah yang paling menentukan.

Dengan menyadari potensi besar dari kacang hijau kita bisa memutus mata rantai stunting di Indonesia. Anak anak yang tumbuh sehat cerdas dan tinggi tidak harus lahir dari keluarga kaya raya tetapi dari keluarga yang cerdas memanfaatkan pangan lokal yang bergizi. Mari kita kembali ke dapur dan sajikan semangkuk kebaikan kacang hijau untuk masa depan buah hati kita.

Tags

Logo Radio
🔴 Radio Live