Ceritra
Ceritra Warga

Douyin Makeup vs Korean Makeup, Mana Kiblatmu Sekarang?

Refa - Sunday, 04 January 2026 | 01:15 PM

Background
Douyin Makeup vs Korean Makeup, Mana Kiblatmu Sekarang?
Ilustrasi Makeup (pexels/MART PRODUCTION)

Bagi kamu yang menghabiskan waktu menelusuri laman For You Page (FYP) di TikTok atau Instagram, pasti menyadari adanya pergeseran besar dalam tren kecantikan Asia. Selama satu dekade terakhir, kita terbiasa berkiblat pada Korean Beauty (K-Beauty) yang memuja kulit basah dan riasan minimalis. Namun, belakangan ini, tahta itu mulai digoyang oleh pendatang baru yang lebih berani, lebih berkilau, dan lebih tajam: Douyin Makeup dari China.

Sering kali kita melihat tutorial makeup yang membuat wajah seseorang berubah drastis menjadi seperti karakter anime atau boneka porselen. Itulah inti dari riasan Douyin. Lantas, di mana letak perbedaan mendasarnya dengan gaya Korea, dan mana yang sebenarnya lebih cocok untuk struktur wajahmu? Mari kita bedah filosofi di balik kedua kubu ini.

Filosofi Dasar: Perbaikan vs Transformasi

Perbedaan paling mencolok dimulai dari niat dasarnya. Korean Makeup berakar pada filosofi "less is more". Tujuannya adalah membuatmu terlihat seperti versi dirimu sendiri yang lebih segar, seolah-olah kamu baru saja minum delapan gelas air dan tidur cukup. Fokus utamanya adalah kulit yang sehat, sehingga penggunaan foundation biasanya sangat tipis untuk menonjolkan tekstur asli kulit.

Sebaliknya, Douyin Makeup—yang namanya diambil dari aplikasi TikTok versi China—memiliki pendekatan yang lebih artistik dan transformatif. Riasan ini tidak takut untuk mengubah proporsi wajah. Tujuannya adalah mencapai estetika eteral atau seperti tidak nyata, mirip boneka atau karakter manhua (komik China). Jika K-Beauty ingin orang berpikir "dia cantik alami", Douyin Makeup ingin orang berpikir "teknik makeup-nya luar biasa".

Kompleksi Wajah: Glass Skin vs Matte Porcelain

Dalam hal dasar wajah atau complexion, Korea masih memegang teguh prinsip Glass Skin atau Chok-chok. Hasil akhirnya harus terlihat basah (dewy), memantulkan cahaya, dan sangat lembap. Bedak tabur sering kali dihindari atau hanya dipakai di area T-zone agar kilau alaminya tidak hilang.

Di sisi lain, Douyin Makeup lebih menyukai hasil akhir yang semi-matte atau soft matte yang memberikan efek seperti kulit porselen atau filter kamera. Mereka menggunakan foundation dengan daya tutup (coverage) yang lebih tinggi untuk menyamarkan segala noda, menciptakan kanvas yang putih bersih dan mulus tanpa cela. Ini memberikan kesan wajah yang lebih "mahal" dan siap kamera, namun mungkin terlihat sedikit lebih berat untuk aktivitas sehari-hari dibandingkan gaya Korea.

Mata yang Berbicara

Sektor mata adalah medan pertempuran sesungguhnya. Riasan mata ala Korea biasanya sangat halus. Eyeliner cokelat ditarik lurus atau sedikit turun (puppy eyes) untuk memberikan kesan polos dan awet muda. Bulu mata dijepit lentik natural, dan eyeshadow yang digunakan berkisar pada warna peach atau cokelat muda yang membaur lembut.

Berbeda 180 derajat, Douyin Makeup bermain sangat agresif di area mata. Ciri khas utamanya adalah "Manhua Lashes", yaitu bulu mata palsu yang dipasang per helai dengan pola tajam-tajam seperti karakter komik. Eyeliner ditarik tajam dan panjang (foxy eyes) untuk membuka mata. Selain itu, penggunaan glitter cair di tengah kelopak mata dan area aegyosal (kantung mata buatan) adalah wajib hukumnya. Di Douyin Makeup, aegyosal digambar dengan sangat tegas untuk memberikan ilusi mata yang lebih besar dan ekspresif, sering kali ditambah dengan garis bawah mata (lower lash line) yang digambar ulang agak jauh dari garis mata asli.

Bibir: Gradasi Lembut vs Pouty Lips

Urusan pewarna bibir, Korea mempopulerkan teknik gradient lips atau ombre yang memberikan efek seperti baru saja makan buah beri. Garis bibir biasanya disamarkan (blurred) dengan concealer untuk menciptakan efek bibir yang lebih kecil dan imut.

Sebaliknya, tren Douyin justru memuja bibir yang penuh dan plump. Teknik overlining atau menggambar bibir sedikit melebihi garis asli sangat umum dilakukan, terutama di bagian cupid's bow (lengkungan atas bibir) untuk menghilangkan sudut tajamnya. Hasilnya adalah bibir yang terlihat bulat dan "manyun" (pouty), sering kali dilapisi dengan lip gloss bening yang melimpah untuk memberikan efek bibir kaca (tanghulu lips) yang menggoda.

Mana yang Harus Kamu Pilih?

Pada akhirnya, pilihan antara Douyin dan Korean Makeup bergantung pada tujuan dan karaktermu. Jika kamu mencari tampilan sehari-hari untuk ke kantor atau kampus yang tidak memakan waktu lama dan terlihat profesional namun santai, K-Beauty adalah pilihan aman.

Namun, jika kamu hendak pergi ke pesta malam, konser, atau sesi pemotretan di mana kamu ingin menjadi pusat perhatian dan terlihat menonjol di bawah sorotan lampu, teknik Douyin Makeup adalah senjata rahasiamu. Douyin Makeup mengajarkan kita bahwa makeup adalah alat bermain yang menyenangkan, sementara Korean Makeup mengingatkan kita untuk mencintai kulit asli kita. Keduanya indah dengan caranya masing-masing.

Logo Radio
🔴 Radio Live