Bye-Bye Stempel Basah, Hello EES: Sistem Imigrasi Eropa yang Baru.


Buat kita yang hobi traveling, halaman paspor yang penuh cap warna-warni itu rasanya kayak piala. Ada kepuasan tersendiri tiap kali dengar bunyi "ceklok" stempel petugas imigrasi mendarat di kertas. Tapi, kalau kamu ada rencana ke Eropa tahun 2025 ini, siap-siap sedikit "patah hati" ya. Koleksi cap paspor manual itu perlahan bakal hilang.
Uni Eropa sedang merombak total pintu masuk mereka dengan sistem baru bernama EES (Entry/Exit System). Singkatnya, wajah dan sidik jarimu sekarang adalah tiket masuk yang sesungguhnya, menggantikan tinta stempel.
Biar kamu nggak kaget pas mendarat di Paris atau Amsterdam nanti, ini beberapa hal krusial yang perlu dicatat:
Wajib Scan Wajah & Jari (Biometrik)
Begitu sampai di bandara, kamu nggak lagi cuma nyodorin paspor ke petugas. Kamu bakal diarahkan ke mesin/kios mandiri untuk dipindai wajah dan sidik jarinya. Jadi, pastikan wajahmu nggak tertutup masker atau topi saat di depan mesin, ya.
Hati-Hati dengan Hitungan "90 Hari"
Dulu, petugas menghitung durasi tinggal kita secara manual (yang kadang bisa meleset). Sekarang, sistem komputer yang menghitung otomatis. Jika visa kamu berlaku 90 hari, jangan coba-coba pulang di hari ke-91. Sistem bakal langsung mendeteksi kamu overstay dan ini bisa bikin susah bikin visa lagi ke depannya.
Antrean "Pertama Kali" Mungkin Lebih Lama
Jujur saja, saat pertama kali sistem ini aktif, antrean imigrasi mungkin bakal lebih padat karena semua turis harus rekam data biometrik dari nol. Tapi tenang saja, untuk kunjungan kedua dan seterusnya, prosesnya bakal jauh lebih cepat karena datamu sudah tersimpan.
Intinya, Eropa jadi makin canggih dan ketat. Walaupun paspor kita nanti bakal terlihat lebih "sepi" tanpa cap, setidaknya proses imigrasi dijanjikan bakal lebih aman dan modern. Jadi, yang penting dokumen lengkap dan patuhi aturan mainnya, liburanmu pasti tetap aman!
Next News

Lebih dari Sekadar Rapat, Ini Makna Mendalam Muktamar bagi Warga NU
8 days ago

Persebaya Tak Mau Sekadar Meramaikan Liga, Targetnya Kini Juara
11 days ago

Polres Tanjung Perak Bongkar Peredaran 89,81 Gram Sabu, Pelaku Ternyata Residivis
21 days ago

Tragedi Langit Kuning: Realita Musim Karhutla Kalimantan
20 days ago

Out of the Further: Rahasia di Balik Teror Ikonik Film Insidious
20 days ago

Mengapa Bantuan Bencana di Indonesia Dianggap Sering Terlambat Sampai ke Tangan Korban?
21 days ago

Olivia Rodrigo x LEGO Hadirkan Vinyl Limited Edition, Hanya 333 di Dunia
22 days ago

Paskibraka Nasional: Pengorbanan dan Kebanggaan di 17 Agustus
23 days ago

Ketika Lantai NTT Bergetar: Cerita Gempa dan Dampak Sosial
23 days ago

Ada Aroma Keputusasaan di Balik Siswa Tangsel Tertabrak KRL
a month ago




