Atap Sekolah Roboh Disambar Petir — Siapa yang Tahu Awan Bisa Jadi "Penjahat" di Ruang Belajar?


Hujan deras dan kilat melesat di SMA Negeri 17 Legok, lalu atap kelas pun runtuh dan membangunkan kepanikan serentak. Senin (20 Oktober 2025) mendadak jadi mimpi buruk di sekolah. Sebuah petir menyambar atap ruang kelas di SMA Negeri 17 Legok, Tangerang, dan dalam sekejap struktur itu rubuh, siswa langsung berlarian ketakutan.
Kejadian berlangsung sekitar siang hari saat hujan mulai turun deras di wilayah Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Petir yang menyambar langsung membuat atap kamar kelas ambruk, menimbulkan debu, gemuruh dan jeritan panik dari siswa yang sedang berada di dalam dan sekitar kelas. beritasatu.com
Seorang guru yang berada di lorong sekolah saat itu mengungkapkan: "Tiba-tiba suara keras dari atas, saya langsung lari ke anak-anak dan bilang: Keluar sekarang!," katanya sambil menggambarkan adegan panik yang tertangkap dalam kamera ponsel.
Beruntung tidak ada korban jiwa yang dilaporkan hingga berita ini ditulis, namun beberapa siswa mengalami luka ringan karena tertimpa serpihan atap dan terpeleset saat menuju pintu darurat. Pihak sekolah langsung mengevakuasi kelas dan menutup area tersebut untuk sementara waktu sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Insiden ini memunculkan pertanyaan lebih besar tentang kesiapan bangunan sekolah dalam kondisi cuaca ekstrem. Orang tua siswa mendesak pihak sekolah dan dinas terkait untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh dan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang.
Mungkin kita tak bisa menghentikan hujan atau kilat datang kapan saja—tapi kita bisa memastikan ruang belajar aman sebelum langit memutuskan untuk "beraksi". Sekolah bukan cuma tempat mengukir prestasi, tapi juga tempat anak-anak kita merasa terlindungi.
Next News

Lebih dari Sekadar Rapat, Ini Makna Mendalam Muktamar bagi Warga NU
9 days ago

Persebaya Tak Mau Sekadar Meramaikan Liga, Targetnya Kini Juara
11 days ago

Polres Tanjung Perak Bongkar Peredaran 89,81 Gram Sabu, Pelaku Ternyata Residivis
21 days ago

Tragedi Langit Kuning: Realita Musim Karhutla Kalimantan
21 days ago

Out of the Further: Rahasia di Balik Teror Ikonik Film Insidious
21 days ago

Mengapa Bantuan Bencana di Indonesia Dianggap Sering Terlambat Sampai ke Tangan Korban?
21 days ago

Olivia Rodrigo x LEGO Hadirkan Vinyl Limited Edition, Hanya 333 di Dunia
22 days ago

Paskibraka Nasional: Pengorbanan dan Kebanggaan di 17 Agustus
23 days ago

Ketika Lantai NTT Bergetar: Cerita Gempa dan Dampak Sosial
23 days ago

Ada Aroma Keputusasaan di Balik Siswa Tangsel Tertabrak KRL
a month ago




