Ceritra
Ceritra Warga

Terlalu Lama Tatap Gawai? Coba Trik Sederhana Ini agar Mata Kembali Segar

Refa - Monday, 19 January 2026 | 06:30 PM

Background
Terlalu Lama Tatap Gawai? Coba Trik Sederhana Ini agar Mata Kembali Segar
Ilustrasi mata lelah (Pinterest/ChanelMuslimMedia)

Di era digital yang menuntut mobilitas tinggi, hampir sebagian besar aktivitas sehari-hari tidak bisa lepas dari layar gawai. Mulai dari pekerja kantoran yang menatap laptop seharian, hingga pelajar yang harus maraton membaca materi ujian secara daring, semuanya rentan mengalami kelelahan mata. Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal dengan sebutan Computer Vision Syndrome atau Digital Eye Strain.

Gejala yang muncul biasanya sangat mengganggu produktivitas, seperti mata terasa kering, pandangan menjadi kabur, sakit kepala, hingga ketegangan pada leher. Jika gejala ini mulai dirasakan, sangat disarankan untuk tidak memaksakan diri atau langsung bergantung pada obat tetes mata kimia. Terdapat serangkaian cara alami dan cepat yang terbukti ampuh meredakan ketegangan otot mata dalam hitungan menit.

Berikut adalah panduan praktis pertolongan pertama untuk mengatasi mata lelah yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Terapkan Rumus Ajaib 20-20-20

Metode ini merupakan standar emas yang direkomendasikan oleh banyak dokter mata di seluruh dunia untuk menjaga kesehatan penglihatan para pengguna komputer. Prinsipnya sangat sederhana namun sering dilupakan karena terlalu asyik bekerja. Rumus ini mengharuskan pengguna untuk mengambil jeda istirahat singkat setiap 20 menit sekali.

Pada saat jeda tersebut, pengguna wajib mengalihkan pandangan dari layar ke sebuah objek yang berjarak minimal 20 kaki atau sekitar 6 meter. Tatapan ke objek jauh tersebut harus ditahan selama minimal 20 detik. Tindakan melihat objek jarak jauh ini berfungsi untuk mengendurkan otot siliaris mata yang tegang akibat terus-menerus melakukan fokus jarak dekat, sehingga mata menjadi lebih rileks seketika.

Teknik Palming untuk Relaksasi Total

Apabila mata terasa sangat pedih dan berat, teknik yoga mata yang disebut Palming dapat menjadi solusi instan. Teknik ini memanfaatkan suhu hangat alami tubuh untuk melancarkan sirkulasi darah di area sekitar mata. Caranya dimulai dengan menggosokkan kedua telapak tangan dengan cepat hingga timbul rasa hangat atau panas pada permukaan kulit tangan.

Setelah tangan terasa hangat, tempelkan kedua telapak tangan tersebut untuk menutupi kelopak mata dalam kondisi terpejam. Pastikan posisi tangan melengkung seperti mangkuk agar tidak menekan bola mata, dan pastikan tidak ada cahaya luar yang masuk. Diamkan selama satu hingga dua menit sambil mengatur napas. Kegelapan total yang dipadukan dengan sensasi hangat akan memberikan sinyal istirahat pada saraf optik.

Latihan Berkedip Secara Sadar

Salah satu penyebab utama mata kering dan iritasi saat menggunakan gawai adalah berkurangnya frekuensi berkedip. Penelitian menunjukkan bahwa manusia cenderung jarang berkedip saat sedang fokus menatap layar, dari yang normalnya 15 kali per menit menjadi hanya 5 kali per menit. Hal ini menyebabkan air mata menguap dengan cepat.

Untuk mengatasinya, perlu dilakukan latihan berkedip secara sadar dan sengaja. Pengguna disarankan untuk menutup mata secara perlahan selayaknya orang hendak tidur, diamkan sejenak, lalu buka kembali. Ulangi gerakan ini beberapa kali di sela-sela aktivitas. Gerakan ini akan menstimulasi kelenjar air mata untuk memproduksi cairan dan meratakannya ke seluruh permukaan kornea sebagai pelumas alami.

Penyesuaian Pencahayaan dan Filter Layar

Faktor eksternal seperti pengaturan cahaya sering kali menjadi biang kerok kelelahan mata yang tidak disadari. Layar gawai tidak boleh menjadi sumber cahaya yang paling terang di ruangan yang gelap, begitu pula sebaliknya. Tingkat kecerahan layar harus seimbang dengan cahaya lingkungan sekitar agar pupil mata tidak bekerja terlalu keras untuk beradaptasi.

Selain mengatur kecerahan, mengaktifkan fitur penyaring cahaya biru atau Blue Light Filter sangat dianjurkan. Fitur yang kini tersedia di hampir semua ponsel pintar ini akan mengubah temperatur warna layar menjadi lebih hangat atau kekuningan, yang terbukti lebih ramah dan tidak menyakitkan mata dibandingkan cahaya biru yang tajam.

Perbaiki Posisi Ergonomis Layar

Posisi fisik layar terhadap sudut pandang mata memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kekeringan mata. Posisi yang paling ideal adalah menempatkan layar monitor atau ponsel sedikit di bawah garis pandang mata lurus, kira-kira turun sekitar 15 hingga 20 derajat.

Dengan melihat sedikit ke arah bawah, kelopak mata secara otomatis akan menutupi sebagian besar permukaan bola mata. Kondisi ini sangat menguntungkan karena area permukaan mata yang terpapar udara menjadi lebih kecil, sehingga penguapan air mata dapat diminimalisir. Sebaliknya, posisi layar yang terlalu tinggi akan memaksa mata terbuka lebar dan mempercepat proses pengeringan bola mata.

Logo Radio
🔴 Radio Live