Ceritra
Ceritra Warga

Kenali Tanda Heatstroke dan Cara Menangani Anabul yang Kepanasan

Refa - Thursday, 12 February 2026 | 08:00 AM

Background
Kenali Tanda Heatstroke dan Cara Menangani Anabul yang Kepanasan
Ilustrasi anjing kepanasan (Freepik/Freepik)

Surabaya dan kota-kota besar di Indonesia sering kali memiliki suhu yang cukup ekstrem, apalagi jika kita memasuki puncak musim kemarau. Di balik teriknya matahari, ada ancaman serius yang mengintai anabul kita, yakni Heatstroke (sengatan panas).

Berbeda dengan manusia yang memiliki kelenjar keringat di seluruh tubuh untuk mendinginkan diri, anjing dan kucing hanya bisa mendinginkan suhu tubuh melalui telapak kaki dan dengan cara terengah-engah (panting). Itulah mengapa mereka jauh lebih rentan terhadap suhu panas dibandingkan kita.

Apa Itu Heatstroke pada Hewan?

Heatstroke terjadi ketika suhu tubuh hewan meningkat secara drastis di atas batas normal (biasanya di atas 40°C) dan mereka tidak lagi mampu menurunkannya. Kondisi ini adalah keadaan darurat medis yang dapat menyebabkan kegagalan organ, kerusakan otak, hingga kematian dalam waktu singkat.

Tanda-Tanda Anabul Mengalami Heatstroke

Sebagai pemilik, kamu harus sangat peka jika melihat gejala berikut saat sedang berada di luar ruangan atau di dalam rumah yang gerah:

  1. Terengah-engah yang Berlebihan: Napas yang sangat cepat dan terlihat sangat berat/lelah.
  2. Lidah dan Gusi Berwarna Merah Tua/Gelap: Ini menandakan aliran darah yang terganggu dan kurangnya oksigen.
  3. Air Liur Berlebih: Produksi air liur yang kental dan banyak.
  4. Tubuh Lemas atau Limbung: Hewan terlihat pusing, sulit berdiri, atau jalannya tidak stabil.
  5. Muntah atau Diare: Dalam kondisi parah, sistem pencernaan mulai terdampak.
  6. Kejang atau Pingsan: Ini adalah tanda tahap akhir yang sangat kritis.

Cara Mencegah Heatstroke di Kota Panas

1. Hindari Jam "Matahari Ganas"

Jangan ajak anjing jalan-jalan antara jam 10 pagi hingga 4 sore. Aspal atau trotoar di jam tersebut bisa sangat panas dan membakar telapak kaki (paw pads) mereka. Gunakan aturan 5 detik: tempelkan punggung tangan ke aspal selama 5 detik; jika terlalu panas, maka itu terlalu panas bagi anabul.

2. Pastikan Hidrasi Selalu Tersedia

Selalu bawa botol minum khusus hewan saat bepergian. Di rumah, letakkan beberapa mangkuk air di tempat berbeda dan pastikan airnya tetap segar dan dingin (boleh sesekali dicampur es batu).

3. Jangan Pernah Tinggalkan Hewan di Dalam Mobil

Meskipun kaca dibuka sedikit, suhu di dalam mobil yang terparkir bisa naik hingga 10 derajat dalam hitungan menit. Ini adalah penyebab nomor satu kematian akibat heatstroke pada hewan peliharaan di daerah tropis.

4. Perhatikan Ras Hewan

Ras Brachycephalic (anjing/kucing berwajah pesek seperti Pug, Bulldog, Frenchie, atau Persian) memiliki saluran napas yang pendek. Mereka jauh lebih sulit mendinginkan tubuh melalui pernapasan dan memiliki risiko heatstroke dua kali lipat lebih tinggi.

Langkah Darurat Jika Terjadi Heatstroke

Jika curiga anabul mengalami serangan panas, segera lakukan langkah "Pertolongan Pertama" ini sebelum menuju dokter hewan:

  • Pindahkan ke Tempat Teduh: Segera bawa ke ruangan ber-AC atau depan kipas angin.
  • Basahi Tubuh dengan Air Biasa: Gunakan air suhu ruang (jangan air es/dingin karena bisa memicu syok). Fokuskan pada area ketiak, perut, dan telapak kaki.
  • Jangan Paksa Minum: Jika mereka terlalu lemah, jangan tuangkan air ke mulut karena bisa masuk ke paru-paru. Cukup basahi lidah mereka.
  • Segera ke Klinik: Meskipun mereka terlihat membaik, heatstroke bisa menyebabkan komplikasi internal yang baru muncul beberapa jam kemudian.
Logo Radio
🔴 Radio Live